
Nexify - - Barcelona gagal mempertahankan gelar La Liga musim ini, setelah bermain imbang 1-1 melawan Atletico di Camp Nou. Setelah laga, Gerardo Martino mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi pelatih Barca.
Spekulasi pengganti Martino terus mencuat dengan nama Luis Enrique sebagai kandidat terkuat. Namun siapapun yang akan menjadi pelatih baru Barca, klub asal Catalan itu memiliki banyak masalah di musim ini. Kehadiran pelatih baru tak lantas menyelesaikan semua permasalahan yang terjadi di dalam kubu Barca.
Seperti dikutip Bleacherreport, berikut analisa masalah di kubu Barca hingga membuat mereka tampil limbung musim ini.
Bayang-bayang Pep Guardiola

Sukses di era Guardiola adalah satu kesatuan proses. Barca tentu tidak bisa mengharapkan hasil yang sama jika kehilangan salah satu elemen dari kesatuan proses tadi. Barcelona perlu segera move on dari era Guardiola dan kembali menemukan jati diri mereka sendiri.
Dalam sepakbola, kesuksesan tidak akan bertahan selamanya. Barca tidak hanya perlu menyadari hal ini, tetapi perlu segera menemukan cara untuk beradaptasi untuk meraih sukses tanpa harus merombak total filosofi grup yang berlangsung lebih dari satu dekade terakhir.
Menurunnya Performa Lionel Messi

Sayangnya rasio gol kurang dari 1 bukanlah hal yang wajar bagi standar Messi. Menurunnya performa Messi berdampak besar bagi pencapaian Barca musim ini.
Di saat penamoilan Messi di bawah standar, beberapa pemain senior di Barca seperti Xavi dan Carles Puyol malah gagal mengangkat moral rekan satu timnya. Sementara Neymar juga belum bisa tampil maksimal dan cenderung angin-anginan.
Barca jelas butuh mendatangkan pemain baru di bursa transfer musim panas mendatang. Pemain yang bisa tampil konsisten serta untuk menciptakan aroma kompetitif dalam tim yang sempat hilang di musim ini.
Masalah di luar lapangan

Masalah non teknis membuat tim tidak sepenuhnya fokus mengejar kemenangan di lapangan. Malah media Spanyol mengabarkan jika kontrak selangit Neymar menyebabkan perpecahan internal dalam skuat Barca. Bahkan ini juga yang kabarnya memicu Messi untuk meminta kontrak baru dengan nilai yang berada di atas Neymar.
Kisruh transfer Neymar tak hanya berdampak pada mundurnya Sandro Rosell. Jika Barca rela merogoh kocek dalam untuk Neymar, kemungkinan klub lainnya akan jual mahal dan mengulur waktu untuk mendapatkan harga mahal.
Kisruh di jajaran petinggi Barcelona, sedikitnya lulusan akademi La Masia membuat Barca gagal meneruskan tradisi juara di era Guardiola. Untuk bisa bangkit dan kembali mendominasi Eropa, Barcelona bersama pelatih baru mereka perlu banyak bekerja keras sepanjang musim panas mendatang.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 28 Juli 2026 11:03Ini Calon Nomor Punggung Yan Diomande di Real Madrid
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
editorial 3 Juli 2026 14:196 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
SOROT
-
Liputan6 29 Juli 2026 22:31Cerita Putra Papua Jhosua Lolos IPDN, Momen Dilantik Prabowo Bikin Haru
-
Liputan6 29 Juli 2026 22:06Kemenkes Ungkap 6 Dokter Internship Meninggal Mayoritas Disebabkan Sakit
-
Liputan6 29 Juli 2026 20:422 Temuan Mengejutkan Usai Insiden Keracunan MBG di Cibadak Sukabumi
-
Liputan6 29 Juli 2026 20:32KPK Bawa Dokumen Penting Usai Periksa Plt Bupati Sukoharjo
-
Liputan6 29 Juli 2026 20:21Bupati Gowa Diperiksa Terkait Kasus Korupsi Seragam Sekolah Rp 16 M
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























