
Nexify - - Eric Abidal kini telah menjadi bagian dari sejarah Barcelona.
Sejak direkrut dari Lyon pada tahun 2007 silam, pemain Prancis itu hampir selalu menjadi pilihan utama di sektor bek kiri Barcelona. Era paling hebat sang raksasa Catalan pun sudah pernah dirasakannya.
Karier Abidal di Barcelona mulai meredup setelah dia divonis memiliki tumor hati, tapi kemudian kembali ke lapangan dan menikmati kejayaan bersama klubnya. Namun, nama Abidal menghilang lagi karena harus menjalani operasi.
Bulan April kemarin, Abidal melakoni comeback keduanya. Akan tetapi, baru-baru saja diumumkan bahwa musim 2012/13 ini adalah musim terakhir Abidal bersama Barcelona.
Enam tahun di Camp Nou, Abidal telah membantu Barcelona meraih sederet trofi bergengsi, baik di kancah domestik, Eropa, maupun tingkat dunia. Empat gelar La Liga, dua Copa del Rey, tiga Supercopa de Espana, dua Liga Champions, dua Piala Super Eropa dan dua Piala Dunia Antarklub FIFA sudah dia menangi bersama Barcelona.
Kebersamaan Abidal dan Barcelona pun akan segera sampai pada titik penghabisan. Berikut ini kami uraikan beberapa momen paling penting dalam karier Abidal selama berseragam Blaugrana.
Mendarat di Camp Nou

Inilah awal dari segalanya. Pada 29 Juni 2007, Abidal datang untuk menggantikan Giovanni van Bronckhorst di pos bek kiri Barcelona.
Abidal diberi jersey nomor 22, karena nomor 20 yang biasa dipakainya di Lyon sudah dipakai oleh Deco.
Presiden Barcelona waktu itu, Joan Laporta, juga menyebutkan bahwa di dalam kontrak Abidal tercantum release clause sebesar €90 juta.
Debut Resmi

Abidal melakoni debutnya di La Liga pada 26 Agustus 2007, yaitu ketika Barcelona bermain imbang tanpa gol melawan Racing Santander di Nuevo Sardinero.
Abidal tampil penuh selama 90 menit dalam laga tersebut.
Treble di Roma

Setelah melalui musim perdana di Camp Nou tanpa gelar, Abidal merasakan treble pada musim keduanya.
Namun, akibat skorsing, Abidal harus absen dalam dua final Barcelona musim tersebut. Dia melewatkan laga pemungkas Copa del Rey di Valencia dan partai puncak Liga Champions 2009 kontra Manchester United di Olimpico, Roma.
Gol Perdana

Abidal butuh tiga setengah tahun untuk mendapatkan gol perdananya di Barcelona.
Gol itu tercipta pada 5 Januari 2011, yaitu ketika Barcelona melawat ke San Mames untuk menghadapi Athletic Bilbao di babak 16 besar Copa del Rey leg kedua.
Gol Abidal bahkan meloloskan Barcelona ke putaran selanjutnya dengan keunggulan gol away dalam agregat 1-1.
Divonis Tumor

Pada 15 Maret 2011, Barcelona mengumumkan bahwa Abidal mengidap tumor hati. Dua hari setelahnya, dia menjalani operasi.
Karena Abidal menginginkan privasi, Barcelona pun tak merilis informasi lebih lanjut tentang keadaannya. Berbagai dukungan dari seluruh dunia mengalir, baik lewat situs-situs olahraga maupun media jejaring sosial.
Beberapa pekan berselang, tepatnya pada 1 April 2011, Abidal datang berkunjung ke Camp Nou untuk menyaksikan sesi latihan Barcelona. Kunjungan yang cukup emosional bagi Abidal.
Comeback dan Disambut El Clasico

Setelah absen dua bulan lamanya, Abidal comeback pada menit-menit terakhir El Clascio melawan Real Madrid di semifinal Liga Champions 2010/11.
Abidal masuk menggantikan Puyol. Barcelona lolos ke final dengan agregat 3-1 dan Abidal disambut bak pahlawan.
Mengangkat Trofi di Wembley

Abidal bermain sebagai starter ketika Barcelona memukul Manchester United 3-1 dalam final Liga Champions 2011.
Sebagai bentuk penghormatan atas perjuangannya melawan penyakit, Abidal diserahi ban kapten oleh Puyol dan diberi kesempatan mengangkat trofi prestisius itu di hadapan 85.000 penonton yang memenuhi stadion Wembley.
Pada Februari 2012, Barcelona memperpanjang kontrak Abidal hingga 30 Juni 2013.
Transplantasi Hati

Pada 10 April 2012, Abidal menjalani operasi transplantasi hati, dengan sang sepupu Gerard sebagai donornya. Pada saat yang bersamaan, Barcelona menang 4-0 atas Getafe, dan kemenangan itu dipersembahkan untuk Abidal.
Mei 2012, Abidal diizinkan meninggalkan rumah sakit untuk melanjutkan proses penyembuhannya di rumah. Dokter menyatakan bahwa Abidal bisa kembali ke lapangan jika dia memang menginginkannya.
18 Desember 2012, Abidal mendapat lampu hijau untuk kembali berlatih.
Second Comeback

Pada 6 April 2013, Abidal kembali tampil di pertandingan resmi Barcelona. Dia masuk menggantikan Gerard Pique 20 menit jelang bubaran laga melawan Real Mallorca di Camp Nou, yang dimenangi Barcelona 5-0.
Dua minggu berselang, ketika melawan Levante, Abidal bermain penuh untuk kali pertama sejak comeback keduanya.
Dari Puyol Untuk Tito dan Abidal

Saat penyerahan trofi juara La Liga 2012/13, kapten Carles Puyol meminta pelatih Tito Vilanova dan Abidal untuk mengangkat trofi tersebut.
Perjuangan Tito dan Abidal untuk sembuh dari penyakit masing-masing dianggap sebagai kemenangan yang sesungguhnya bagi Barcelona.
Air Mata Perpisahan

30 Mei 2013, digelar sebuah konferensi pers di markas besar Barcelona. Dalam momen tersebut, diumumkan bahwa Abidal akan meninggalkan Camp Nou pada akhir musim La Liga setelah kontraknya tidak diperpanjang.
Barcelona sejatinya berniat menjadikan Abidal salah satu staf mereka, tapi Abidal masih ingin melanjutkan kariernya sebagai pemain. Maka, diambillah keputusan ini.
Abidal tak kuasa menahan kesedihan karena harus berpisah dengan Blaugrana. Namun, Abidal juga menegaskan bahwa dia akan kembali ke Camp Nou suatu hari nanti.
Abidal menutup konferensi pers tersebut dengan kalimat: "Visca Barca."
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 14:43Prancis vs Spanyol: Rekor Pertemuan Mbappe vs Yamal
-
Liga Spanyol 11 Juli 2026 07:27Here We Go! Barcelona Kunci Transfer Karim Adeyemi dari Dortmund!
-
Liga Spanyol 9 Juli 2026 16:47Gercep! Barcelona Capai Kesepakatan Pribadi dengan Karim Adeyemi
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 14:48Messi, Inggris, dan Pertemuan Perdana yang Dinanti
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 14:43Prancis vs Spanyol: Rekor Pertemuan Mbappe vs Yamal
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 14:36Kegigihan Bawa Argentina Terus Melangkah
BERITA LAINNYA
-
editorial 3 Juli 2026 14:196 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
-
editorial 15 Juni 2026 16:556 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
-
editorial 12 Juni 2026 14:4110 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
SOROT
-
Liputan6 13 Juli 2026 15:11DPR Dorong Hak Angket, Redam Konflik Buntut Kasus Febrie Adriansyah
-
Liputan6 13 Juli 2026 14:49Airlangga Bawa Skema Baru BBM Nelayan ke Presiden Prabowo
-
Liputan6 13 Juli 2026 14:45Viral Dentuman Meteor di Langit Pulau Jawa, Begini Penjelasan Pakar BRIN
-
Liputan6 13 Juli 2026 14:45Kepala SPPG Tewas Gantung Diri di Lantai 12 Parkiran Mal Bandung
-
Liputan6 13 Juli 2026 14:18Alasan Prabowo Belum Tunjuk Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah
-
Liputan6 13 Juli 2026 13:47Kondisi Terkini SDN Srengseng Sawah Usai Ancaman Bom
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























