
Nexify - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Surabaya mengecam keras pelaporan karya jurnalistik Jawa Pos oleh Manajemen Persebaya kepada Polrestabes setempat. AJI Surabaya menilai langkah tersebut adalah tindakan yang sangat gegabah.
Seperti diketahui, Jawa Pos dipolisikan oleh manajemen Persebaya atas berita berjudul ”Green Force Pun Terseret” edisi 6 Januari 2019. Berita tersebut menyajikan hasil investigasi seputar dugaan pengaturan skor pada laga Persebaya melawan Kalteng Putra, 12 Oktober 2017 lalu.
”Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Surabaya mengecam keras pelaporan karya jurnalistik ini ke kepolisian,” kata Ketua AJI Surabaya, Miftah Faridl dalam keterangan yang diterima Nexify
”Ini sama halnya dengan kriminalisasi para jurnalis dan media massa yang menjalankan fungsinya sesuai kode etik jurnalistik dan menjamin hak publik untuk tahu,” sambungnya.
Menurut Faridl, seharusnya manajemen Persebaya meminta hak jawab kepada media tersebut sesuai Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 atau UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Karena di dalamnya sudah diatur mengenai hak jawab dan koreksi.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Tindakan Gegabah
Lebih lanjut, Faridl mengatakan bahwa jurnalis dan media massa dalam hal ini Jawa Pos bukan lembaga penegak hukum sehingga fakta yang mereka dapatkan di lapangan tidak bisa dibuktikan dengan pendekataan hukum sebagaimana diinginkan manajemen Persebaya.
”Kerja-kerja jurnalis adalah memverifikasi fakta yang ia temukan sesuai kode etik jurnalistik, bukan membuktikan fakta hukum. Kami menganggap, tuntutan manajemen Persebaya agar Jawa Pos dan jurnalisnya membuktikan tuduhan itu sangat gegabah,” Faridl menegaskan.
Masih kata Faridl, Jawa Pos juga sudah menjalankan prosedur peliputan dengan berupaya melakukan klarifikasi kepada semua pihak. Mulai dari Cholid Ghoromah, Choirul Basalamah hingga manajemen Persebaya. Bahkan khusus Choirul, jurnalis Jawa Pos puluhan kali menghubunginya via telepon.
Mereka juga mendatangi kantor Persebaya tetapi tidak ada yang bisa dimintai klarifikasi. Hingga akhirnya, Persebaya melalui manajernya, Chandra Wahyudi menyampaikan bantahan.
”Secara teknis, seluruh prosedur peliputan sudah dijalankan Jawa Pos. Dewan Pers-lah yang memiliki kewenangan menguji prosedur, akurasi sampai keprofesionalan Jawa Pos dalam bekerja, bukan kepolisian,” jelas Jurnalis CNN Indonesia ini.
Desak Persebaya Cabut Laporan
Untuk itu, AJI Surabaya mendesak agar manajemen Persebaya mencabut laporan di Mapolrestabes Surabaya dan menempuh jalur hak jawab dan koreksi atau bisa disengketakan melalui Dewan Pers.
“Hal ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak termasuk media massa, tentang bagaimana seharusnya sengketa pemberitaan itu diselesaikan,” tegas Faridl.
Dan ia tentu menyayangkan sikap dari Polrestabes Surabaya yang menerima laporan tersebut dengan langsung mengeluarkan surat tanta terima laporan polisi dengan nomor STTLP/B/24/I/2019/JATIM/RESTABES SBY.
”Kami mengingatkan, ada Nota Kesepahaman antara Dewan Pers dan Polri, Nota ini bisa mejadi rujukan Polrestabes Surabaya untuk melindungi kemerdekaan pers,” tandasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 6 Agustus 2026 23:18Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Reza Arya Jadi Pahlawan!
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Agustus 2026 18:00Bek Baru Chelsea OTW ke Inggris untuk Rampungkan Transfer
-
Liga Inggris 7 Agustus 2026 17:00Newcastle Tutup Pintu Bagi MU untuk Transfer Lewis Hall
-
Liga Inggris 7 Agustus 2026 16:52Resmi, Klub Spanyol Ini Umumkan Transfer Pemain Manchester United
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 16:30Gercep, Barcelona Kebut Transfer Rodri dari Manchester City
-
Liga Italia 7 Agustus 2026 16:22AC Milan Rilis Jersey Ketiga, Debut di SUGBK
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 16:15Borneo FC Samarinda Resmikan Kadu Monteiro, Pengganti Nadeo Argawinata
BERITA LAINNYA
-
indonesia 7 Agustus 2026 16:15Borneo FC Samarinda Resmikan Kadu Monteiro, Pengganti Nadeo Argawinata
-
indonesia 7 Agustus 2026 14:00Piala Presiden 2026 Pecahkan Rekor Rating TV, Harsiwi Achmad Beberkan Kuncinya
SOROT
-
Liputan6 7 Agustus 2026 17:53Keluarga Bongkar Kejanggalan Kematian Mantan Istri Polisi di Medan
-
Liputan6 7 Agustus 2026 16:05Kronologi Orderan Pisang Jutaan Rupiah untuk MBG Mendadak Dibatalkan
-
Liputan6 7 Agustus 2026 15:26Kasus Keracunan MBG Massal di Papua Mengarah ke Tempe Bacem
-
Liputan6 7 Agustus 2026 15:23Pemilik Senjata Api di Sekolah Jaksel Sudah Meninggal Sejak 2020
-
Liputan6 7 Agustus 2026 15:01Istana Buka Suara soal Reshuffle, Dua Jabatan Ini Jadi Prioritas
-
Liputan6 7 Agustus 2026 14:45Prabowo Subianto Belum Kirim Nama Calon Gubernur BI Definitif ke DPR
MOST VIEWED
Link Nonton Streaming Persib vs Persija - Semifinal Piala Presiden 2026
Peluit Panjang dan Teriakan 'Cut!' yang Mengakhiri Rivalitas di Panggung Piala Presiden 2026
Prediksi Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya 6 Agustus 2026
Statistik Ungkap Kunci Kemenangan 2-1 Persib atas Persija di Semifinal Piala Presiden 2026
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















