
Nexify - Arema Cronus sukses mengemas kemenangan kala menjamu Persija Jakarta, Sabtu (07/3). Pada laga uji coba di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, tuan rumah menang lima gol tanpa balas. Gol-gol kemenangan Arema dicetak Hendro Siswanto, Cristian Gonzales, Samsul Arif, Abblode Yao Rudy dan Sunarto.
Tampil dengan skema 3-5-2, Arema Cronus banyak mengandalkan kelincahan dua wingback mereka -Benny Wahyudi dan Ahmad Alfarizi- dalam membongkar pertahanan Persija. Beberapa kali, overlap dua pemain agresif ini membuat lini belakang Persija kelabakan.
Laga berjalan empat menit ketika Arema memiliki peluang pertama mereka. Namun, Andritany masih sigap mengantisipasi sepakan Benny Wahyudi.
Persija sendiri tak mau dijadikan bulan-bulanan. Melalui M Ilham dan Ramdani Lestaluhu, Macan Kemayoran berupaya menembus benteng pertahanan Arema.
Menit 10, memanfaatkan kesalahan lini belakang Arema, Ramdani Lestaluhu berhasil mencuri bola di sektor kiri pertahanan tuan rumah. Namun, Purwaka Yudi dengan tenang berhasil menghalau serbuan pemain lincah ini.
Dua menit berselang, lagi-lagi memanfaatkan kesalahan pemain belakang Arema, Bambang Pamungkas berhasil menguasai bola di muka kotak penalti Arema. Namun, wasit menganggap pemain yang karib disapa Bepe ini terlebih dahulu berada dalam posisi offside.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit 14. Hendro Siswanto melepas sepakan keras ke gawang Persija. Bola melesak ke pojok kanan atas gawang Andritany. Walhasil, kedudukan berubah bagi keunggulan Arema.
Unggul satu gol, penggawa Arema terus menyerbu pertahanan Persija. Namun, kurangnya komunikasi antar pemain menyebabkan serbuan mereka terus kandas.
Menit 27, Cristian Gonzales nyaris menggandakan keunggulan Arema. Tapi, Andritany masih bisa menepis sepakan keras Gonzales yang tepat mengarah ke gawangnya.
Lima menit berselang, petaka menghampiri Persija. Andritany berbenturan dengan Hendro Siswanto kala berupaya mengantisipasi bola lambung. Cristian Gonzales yang tak terkawal menyundul bola ke gawang yang sudah melompong.
Ketinggalan dua gol, Persija berupaya membalas. Mengandalkan serangan sporadis mereka mencoba menekan pertahanan Arema.
Menit 39, Persija berpeluang mengejar ketinggalan mereka. Namun, Rendi Irawan terlalu lama menggocek bola dan kehilangan momen. Sepakannya pun akhirnya hanya melambung tinggi di atas gawang Kurnia Meiga.
Sampai babak pertama usai, tak ada tambahan gol tercipta. Kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan sementara Arema.
Pada awal babak kedua, tim pelatih Arema menarik keluar trio lini tengah mereka, Ahmad Bustomi, Sengbah Kennedy dan Hendro Siswanto. Sebagai pengganti, mereka memainkan I Gede Sukadana, Juan Revi dan Ferry Aman Saragih.
Selain trio lini tengah, penjaga gawang Arema juga mengalami pergantian. Kurnia Meiga ditarik dan diganti I Made Wardana.
Pergantian pemain ini tak mengubah gaya bermain Arema. Mereka masih mengandalkan kecepatan dua sayap mereka dalam menekan pertahanan Persija.
Tujuh menit babak kedua berjalan, Arema Cronus menambah keunggulan mereka. Memanfaatkan kerjasama satu-dua dengan Cristian Gonzales, Samsul Arif melepas sepakan keras yang mengarah tepat ke pojok kanan atas gawang Persija. Andritany, yang berupaya menghalau bola, hanya bisa melihat bola menembus gawangnya.
Kebobolan, Persija berupaya membalas. Melalui serangan balik kilat pada menit 53, mereka membahayakan gawang Arema. Namun, Kurnia Meiga masih bisa menepis sepakan keras Ramdani Lestaluhu.
Dua menit berselang, Samsul Arif nyaris menggandakan pundi-pundi golnya. Namun sepakan melengkungnya masih menghajar tiang gawang Andritany.
Tiang gawang Andritany kembali menjadi korban sepakan keras penggawa Arema pada menit 60. Kali ini tiang menggagalkan sepakan Yao Rudy, setelah solo run nyaris separuh lapangan.
Menit 68, Rudy kembali memiliki peluang mencatatkan namanya di daftar pencetak gol. Namun, sundulan pemain asal Liberia ini masih membentur badan Ambrizal dan bergulir di samping gawang Persija.
Rudy akhirnya berhasil mencetak gol keempat Arema pada menit 72. Memanfaatkan bola liar di mulut gawang, hasil sepakan Arif Suyono yang ditepis Andritany. Rudy menceploskan bola ke gawang yang tak terjaga.
Sunarto menggenapi pesta gol Arema pada menit 80. Sepakannya melambung melewati jangkauan Adixi Lenvizio dan menukik tajam menembus gawang Persija.
Unggul jauh, Arema terus menekan pertahanan Persija. Namun, sampai laga usai, tak ada tambahan gol tercipta. (den/gia)
Tampil dengan skema 3-5-2, Arema Cronus banyak mengandalkan kelincahan dua wingback mereka -Benny Wahyudi dan Ahmad Alfarizi- dalam membongkar pertahanan Persija. Beberapa kali, overlap dua pemain agresif ini membuat lini belakang Persija kelabakan.
Laga berjalan empat menit ketika Arema memiliki peluang pertama mereka. Namun, Andritany masih sigap mengantisipasi sepakan Benny Wahyudi.
Persija sendiri tak mau dijadikan bulan-bulanan. Melalui M Ilham dan Ramdani Lestaluhu, Macan Kemayoran berupaya menembus benteng pertahanan Arema.
Menit 10, memanfaatkan kesalahan lini belakang Arema, Ramdani Lestaluhu berhasil mencuri bola di sektor kiri pertahanan tuan rumah. Namun, Purwaka Yudi dengan tenang berhasil menghalau serbuan pemain lincah ini.
Dua menit berselang, lagi-lagi memanfaatkan kesalahan pemain belakang Arema, Bambang Pamungkas berhasil menguasai bola di muka kotak penalti Arema. Namun, wasit menganggap pemain yang karib disapa Bepe ini terlebih dahulu berada dalam posisi offside.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit 14. Hendro Siswanto melepas sepakan keras ke gawang Persija. Bola melesak ke pojok kanan atas gawang Andritany. Walhasil, kedudukan berubah bagi keunggulan Arema.
Unggul satu gol, penggawa Arema terus menyerbu pertahanan Persija. Namun, kurangnya komunikasi antar pemain menyebabkan serbuan mereka terus kandas.
Menit 27, Cristian Gonzales nyaris menggandakan keunggulan Arema. Tapi, Andritany masih bisa menepis sepakan keras Gonzales yang tepat mengarah ke gawangnya.
Lima menit berselang, petaka menghampiri Persija. Andritany berbenturan dengan Hendro Siswanto kala berupaya mengantisipasi bola lambung. Cristian Gonzales yang tak terkawal menyundul bola ke gawang yang sudah melompong.
Ketinggalan dua gol, Persija berupaya membalas. Mengandalkan serangan sporadis mereka mencoba menekan pertahanan Arema.
Menit 39, Persija berpeluang mengejar ketinggalan mereka. Namun, Rendi Irawan terlalu lama menggocek bola dan kehilangan momen. Sepakannya pun akhirnya hanya melambung tinggi di atas gawang Kurnia Meiga.
Sampai babak pertama usai, tak ada tambahan gol tercipta. Kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan sementara Arema.
Pada awal babak kedua, tim pelatih Arema menarik keluar trio lini tengah mereka, Ahmad Bustomi, Sengbah Kennedy dan Hendro Siswanto. Sebagai pengganti, mereka memainkan I Gede Sukadana, Juan Revi dan Ferry Aman Saragih.
Selain trio lini tengah, penjaga gawang Arema juga mengalami pergantian. Kurnia Meiga ditarik dan diganti I Made Wardana.
Pergantian pemain ini tak mengubah gaya bermain Arema. Mereka masih mengandalkan kecepatan dua sayap mereka dalam menekan pertahanan Persija.
Tujuh menit babak kedua berjalan, Arema Cronus menambah keunggulan mereka. Memanfaatkan kerjasama satu-dua dengan Cristian Gonzales, Samsul Arif melepas sepakan keras yang mengarah tepat ke pojok kanan atas gawang Persija. Andritany, yang berupaya menghalau bola, hanya bisa melihat bola menembus gawangnya.
Kebobolan, Persija berupaya membalas. Melalui serangan balik kilat pada menit 53, mereka membahayakan gawang Arema. Namun, Kurnia Meiga masih bisa menepis sepakan keras Ramdani Lestaluhu.
Dua menit berselang, Samsul Arif nyaris menggandakan pundi-pundi golnya. Namun sepakan melengkungnya masih menghajar tiang gawang Andritany.
Tiang gawang Andritany kembali menjadi korban sepakan keras penggawa Arema pada menit 60. Kali ini tiang menggagalkan sepakan Yao Rudy, setelah solo run nyaris separuh lapangan.
Menit 68, Rudy kembali memiliki peluang mencatatkan namanya di daftar pencetak gol. Namun, sundulan pemain asal Liberia ini masih membentur badan Ambrizal dan bergulir di samping gawang Persija.
Rudy akhirnya berhasil mencetak gol keempat Arema pada menit 72. Memanfaatkan bola liar di mulut gawang, hasil sepakan Arif Suyono yang ditepis Andritany. Rudy menceploskan bola ke gawang yang tak terjaga.
Sunarto menggenapi pesta gol Arema pada menit 80. Sepakannya melambung melewati jangkauan Adixi Lenvizio dan menukik tajam menembus gawang Persija.
Unggul jauh, Arema terus menekan pertahanan Persija. Namun, sampai laga usai, tak ada tambahan gol tercipta. (den/gia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 6 Agustus 2026 17:51Link Nonton Streaming Persib vs Persebaya - Final Piala Presiden 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 07:00Manchester City Selangkah Lagi Amankan Bintang Timnas Maroko Ini
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 06:00Termasuk Bruno Fernandes, MU Siapkan 22 Pemain untuk Hadapi PSG
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
-
indonesia 7 Agustus 2026 16:15Borneo FC Samarinda Resmikan Kadu Monteiro, Pengganti Nadeo Argawinata
-
indonesia 7 Agustus 2026 14:00Piala Presiden 2026 Pecahkan Rekor Rating TV, Harsiwi Achmad Beberkan Kuncinya
SOROT
-
Liputan6 8 Agustus 2026 00:57Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Berjalan Transparan
-
Liputan6 7 Agustus 2026 23:30Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
-
Liputan6 7 Agustus 2026 22:00Prabowo Ungkap Rumus Bernegara: Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
-
Liputan6 7 Agustus 2026 21:20Respons Bahlil Usai Diberi Nilai Memuaskan oleh Prabowo: Terus Buktikan Prestasi
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:50Prabowo Beri Nilai Memuaskan untuk Kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:38BGN Segera Coret Sekolah Swasta Elite dari Daftar Penerima MBG
MOST VIEWED
Peluit Panjang dan Teriakan 'Cut!' yang Mengakhiri Rivalitas di Panggung Piala Presiden 2026
Prediksi Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya 6 Agustus 2026
Piala Presiden 2026: Jadwal Final Persib vs Persebaya, Tayang Live di Indosiar dan Vidio
Daftar Lengkap 18 Klub Super League 2026/2027: Ada 2 Tim Berganti Nama, Siapa Saja Pesertanya?
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya





















