
Nexify - Ruddy Widodo membeber pendapatnya soal kemungkinan lanjutan Shopee Liga 1 musim 2020 dihelat tanpa penonton. General Manager Arema FC ini mengaku tak mempermasalahkan jika nantinya kompetisi harus digelar tanpa sorak sorai penonton di tribune.
"Kami tak mempermasalahkan jika memang nantinya harus tanpa penonton. Kami support itu," ungkap Ruddy Widodo, pada Nexify.
"Toh, ini juga untuk kebaikan semua pihak," sambungnya.
Namun, Ruddy menyebut bahwa protokol yang disusun oleh tim dari PSSI ini disusun dalam kondisi ketika pandemi Corona belum lagi mereda. Karenanya, manajer berusia 48 tahun ini yakin bahwa protokol kesehatan, khususnya soal penonton dalam pertandingan, bisa saja berubah.
"Saya yakin pasti hal ini akan mengikuti kondisi dan situasi yang ada," tutur Ruddy.
"Jika kondisi masih belum lebih baik, kami tak ada masalah jika memang tanpa suporter. Harapan kami tentu kondisi di Indonesia kian membaik," ia menambahkan.
Sebelumnya, PSSI mengeluarkan rancangan protokol kesehatan yang akan diterapkan jika kompetisi digelar lagi. Protokol ini disusun oleh Ketua Tim Medis PSSI dr Syarif Alwi, Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri, dan beberapa orang lainnya.
Ada sejumlah hal yang tercantum dalam protokol tersebut. Salah satunya, protokol ini mengatur jumlah orang yang berada di stadion dalam pertandingan.
Dalam protokol tersebut disebutkan hanya ada 254 orang yang boleh berada di area stadion. 82 orang berada di zona satu, yaitu area lapangan, 100 orang berada di zona dua, yang meliputi tribune, dan 72 orang di zona tiga, yaitu area di luar stadion.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Tunggu Keputusan PSSI
Ruddy sendiri menyebut bahwa soal penonton tersebut sejatinya belum final. Pasalnya, sejauh ini belum ada keputusan resmi dari PSSI soal penonton.
"PSSI baru akan memutuskan apakah pertandingan akan dihelat dengan atau tanpa penonton pada medio Agustus mendatang," ujar Ruddy.
"Ya saat ini, kita tunggu keputusan resmi dari PSSI saja," sambungnya.
November Mulai Normal
Lebih lanjut, Ruddy mengaku bahwa manajemen Arema FC sendiri telah mengantisipasi laga bakal digelar tanpa kehadiran penonton. Bahkan, jika tak ada protokol kesehatan pun, menurut manajer asal Madiun tersebut, ia pesimistis akan ada penonton yang menyaksikan langsung pertandingan di stadion.
"Ada banyak faktor. Bisa jadi, mereka takut terpapar. Bisa juga karena faktor ekonomi. Mungkin mereka masih perlu recovery secara ekonomi jadi memilih menonton dari rumah," ungkap Ruddy.
"Kami memprediksi, jika kompetisi dihelat pada September, paling tidak pada November atau Desember kita bisa seperti biasa lagi," tandasnya.
(Nexify/Dendy Gandakusumah)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 10 Juni 2026 19:15Akhir Era Dedik 'Drogba' Setiawan Bersama Arema FC
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:33Jerman Menang 7-1, Skor yang Sama Saat Lumat Brasil 12 Tahun Lalu
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:16Jepang Tahan Belanda 2-2, Laga Terbaik Piala Dunia 2026 Sejauh Ini!
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























