
Nexify - Lawan berat dihadapi Madura United pada pekan ke-26 BRI Liga 1 2021/2022. Laskar Sapeh Kerrab akan menantang Arema FC di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Jumat (18/02/2022) malam.
Beratnya laga melawan Arema FC diakui pelatih Madura United, Fabio Lefundes. Menyusul rekor tak terkalahkan klub berjuluk Singo Edan tersebut dalam 22 pertandingan terakhir.
”Arema adalah tim yang bagus, dan mereka punya performa bagus di dalam kompetisi,” kata Fabio Lefundes dalam sesi jumpa pers, Kamis (17/02/2022).
Arema FC, kata Fabio, juga punya kekuatan yang merata di semua lini. Karena itu, dari sektor serangan hingga pertahanan harus diwaspadai.
”Mereka punya kiper yang bagus, punya defense yang bagus juga, pemain di tengah juga bagus. Pemain di depan juga punya efektivitas dan efesiensi,” sambungnya.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Tekad Madura United
Artinya, menurut Fabio, banyak detail yang harus diwaspadai dari Arema. Karena tim asal Malang tersebut juga punya kualitas individu yang bagus.
Akan tetapi, Madura United akan tetap memberikan perlawanan sengit kepada mereka. Bahkan, dia bertekad untuk bisa meraih hasil positif.
”Kami juga akan berusaha keras untuk bisa maksimal di dalam pertandingan ini dan meraih hasil maksimal,” tegasnya.
Siap Beri Perlawanan
Tekad yang sama disampaikan bek sayap Madura United, Andik Rendika Rama. Dia menegaskan bahwa Madura United tidak akan menyerah begitu saja.
”Kami semua tahu kalau Arema sekarang lagi tren yang bagus. Dari semua materi yang Arema miliki dari sektor-sektor permainan mereka juga kuat dalam bertahan, gelandang maupun lini serang,” jelas Rendika.
”Tapi, tidak akan membuat kami begitu saja untuk menyerah dan kami akan kasih perlawanan yang bagus,” sambungnya.
Belajar dari Pertemuan Pertama
Dia juga sudah belajar dari pertemuan di putaran pertama BRI Liga 1. Dia tidak ingin mengulang kesalahan yang berujung kekalahan.
Pada pertemuan pertama melawan Arema FC, Madura United melakukan kesalahan di menit 90’ yang berujung gol dari tendangan bebas Rizky Dwi Febrianto.
”Di menit akhir pertandingan kami kurang konsentrasi dan kami melakukan salah satu fouls dan itu menyebabkan kami kemasukan dan kami kalah,” tandasnya.
(Nexify/Mustopa El Abdy)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 10:13Man of the Match Amerika Serikat vs Paraguay: Folarin Balogun
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
-
indonesia 10 Juni 2026 19:15Akhir Era Dedik 'Drogba' Setiawan Bersama Arema FC
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 10:11Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini
-
Liputan6 13 Juni 2026 09:03Pemprov DKI Bantah Matikan CCTV Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:45Kereta Gantung Taif dan Jejak Dakwah Rasulullah
MOST VIEWED
Dean Huijsen Liburan ke Bali Usai Tak Main di Piala Dunia 2026, Jaga Kebugaran dengan Berlatih di Markas Bali United
Akhir Era Dedik 'Drogba' Setiawan Bersama Arema FC
Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
Borneo FC Tunjuk Mantan Pelatih Benfica U-15 Sebagai Pengganti Fabio Lefundes, PSM CLBK dengan Darije Kalezic
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























