
Nexify - Ancaman boikot pertandingan yang dilontarkan oleh Arema Indonesia terbukti lebih dari sekedar gertak sambal. Sehari jelang laga menjamu Semen Padang, Sabtu (09/6), Singo Edan tetap bersikeras dengan niatan mereka itu.
Menurut Media Officer Arema, Noor Ramadhan, sampai saat ini, mereka masih tetap pada rencana mereka untuk memboikot pertandingan. Hal ini, menurutnya, akan dilakukan sampai mereka mendapat keadilan dari PSSI dan PT. Liga Prima Indonesia Sportindo (PT. LPIS).
"Aksi ini terkait protes kami pada PSSI dan LPIS, yang tidak menegakkan aturan secara benar dan profesional," ungkap Nunun, sapaan karib Noor Ramadhan.
"Kami tidak diperlakukan secara adil oleh mereka, dalam kasus yang melibatkan PSM Makassar. Kami sudah mengajukan protes dan banding. Kami sudah berusaha secara santun melakukan klarifikasi mengenai hukuman yang mereka jatuhkan pada dua pemain kami. Namun, apa yang terjadi? Tidak ada respon dari mereka," sambung dia.
"Kami sudah mengirim video pertandingan. Kemarin, kami sudah mengirim uang senilai Rp10 juta, sebagaimana syarat banding yang mereka minta. Itupun tidak mendapat respon dari mereka," papar Nunun.
Lebih lanjut, Arema sendiri mengaku tidak hanya akan melakukan aksi boikot dalam laga di kompetisi IPL saja. "Di Piala Indonesia, kami juga akan melakukan aksi serupa," tandasnya. (den/end)
Menurut Media Officer Arema, Noor Ramadhan, sampai saat ini, mereka masih tetap pada rencana mereka untuk memboikot pertandingan. Hal ini, menurutnya, akan dilakukan sampai mereka mendapat keadilan dari PSSI dan PT. Liga Prima Indonesia Sportindo (PT. LPIS).
"Aksi ini terkait protes kami pada PSSI dan LPIS, yang tidak menegakkan aturan secara benar dan profesional," ungkap Nunun, sapaan karib Noor Ramadhan.
"Kami tidak diperlakukan secara adil oleh mereka, dalam kasus yang melibatkan PSM Makassar. Kami sudah mengajukan protes dan banding. Kami sudah berusaha secara santun melakukan klarifikasi mengenai hukuman yang mereka jatuhkan pada dua pemain kami. Namun, apa yang terjadi? Tidak ada respon dari mereka," sambung dia.
"Kami sudah mengirim video pertandingan. Kemarin, kami sudah mengirim uang senilai Rp10 juta, sebagaimana syarat banding yang mereka minta. Itupun tidak mendapat respon dari mereka," papar Nunun.
Lebih lanjut, Arema sendiri mengaku tidak hanya akan melakukan aksi boikot dalam laga di kompetisi IPL saja. "Di Piala Indonesia, kami juga akan melakukan aksi serupa," tandasnya. (den/end)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 22 Mei 2026 17:03Prediksi BRI Super League: Persija vs Semen Padang 23 Mei 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 5 Agustus 2026 21:23Victor Osimhen Ditawarkan ke Atletico Madrid
BERITA LAINNYA
-
indonesia 5 Agustus 2026 17:07Ketika Aremania Memindahkan Tribun Piala Presiden 2026 ke Angkringan
SOROT
-
Liputan6 5 Agustus 2026 20:39Sidang Tahunan MPR Digelar 14 Agustus
-
Liputan6 5 Agustus 2026 19:20Menko Polkam Bantah Pemasangan Pagar Mal Antisipasi Kerusuhan
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:20Cerita Saksi Detik-Detik Kebakaran di Gedung Cikini
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:11Asal Usul Pisau Dipakai Pelaku Mutilasi Pria di Depok
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:58Diberhentikan Sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji 50 Persen
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:47Awal Mula Penemuan Mayat Korban Mutilasi dalam Karung di Depok
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















