
Nexify - Kualitas kompetisi memang menjadi salah satu aspek untuk menunjang prestasi sepak bola. Namun, masih ada beberapa aspek lainnya yang juga harus diperhatikan. Misalnya saja, sarana dan prasarana, kualitas latihan, penerapan IPTEK, kualitas pelatih serta motivasi atlet atau pemainnya sendiri.
Hal tersebut diungkapkan oleh Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Joko Pekik, saat diskusi jelang nonton bareng (Nobar) babak delapan besar Piala Dunia 2014, antara Jerman kontra Prancis di Gedung Teater Wisma Kemenpora, Jakarta, Jumat (04/7) malam.
Dalam diskusi bertajuk "Kompetisi yang Ideal dan Berkualitas" tersebut, Joko didampingi anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Tony Apriliani.
"Kompetisi memang sangat penting untuk menghasilkan prestasi. Namun, ada beberapa bagian penting lainnya yang juga memiliki pengaruh, seperti kualitas latihan yang baik, pelatih yang berlisensi, dan yang lebih penting adalah motivasi dari para pemain itu sendiri.
"Banyak lagi sebenarnya penunjang bagi para pemain untuk bisa berada di posisi terbaiknya. Salah satunya yakni syarat VO2Max sebagai pemain di level tertinggi harus mendekati 70. Jika beberapa syarat itu bisa terpenuhi saya yakin para pemain muda Indonesia akan bisa mencapai level tertinggi. Ditambah lagi, dengan penyelenggaraan kompetisi yang berkualitas dan sarana yang menunjang," imbuh Joko Pekik. (esa/gia)
Hal tersebut diungkapkan oleh Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Joko Pekik, saat diskusi jelang nonton bareng (Nobar) babak delapan besar Piala Dunia 2014, antara Jerman kontra Prancis di Gedung Teater Wisma Kemenpora, Jakarta, Jumat (04/7) malam.
Dalam diskusi bertajuk "Kompetisi yang Ideal dan Berkualitas" tersebut, Joko didampingi anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Tony Apriliani.
"Kompetisi memang sangat penting untuk menghasilkan prestasi. Namun, ada beberapa bagian penting lainnya yang juga memiliki pengaruh, seperti kualitas latihan yang baik, pelatih yang berlisensi, dan yang lebih penting adalah motivasi dari para pemain itu sendiri.
"Banyak lagi sebenarnya penunjang bagi para pemain untuk bisa berada di posisi terbaiknya. Salah satunya yakni syarat VO2Max sebagai pemain di level tertinggi harus mendekati 70. Jika beberapa syarat itu bisa terpenuhi saya yakin para pemain muda Indonesia akan bisa mencapai level tertinggi. Ditambah lagi, dengan penyelenggaraan kompetisi yang berkualitas dan sarana yang menunjang," imbuh Joko Pekik. (esa/gia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Olahraga Lain-Lain 17 April 2026 15:36Reformasi Kemenpora: Erick Thohir Pangkas 191 Regulasi
-
Tenis 9 Februari 2026 13:00Menpora Apresiasi Lompatan Besar Futsal dan Dominasi Tenis Indonesia pada Awal 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 1 Juli 2026 15:48Kylian Mbappe Pecahkan Rekor Ronaldo usai Prancis Bungkam Swedia
BERITA LAINNYA
-
indonesia 26 Juni 2026 13:42RESMI: Persib Bandung Sudah Lepas 4 Pemain Asing
-
indonesia 22 Juni 2026 15:34Persib Bandung Dikaitkan dengan Aymen Hussein dan Mike van der Hoorn
SOROT
-
Liputan6 1 Juli 2026 16:05Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar Besok, Bisa Ditonton Live
-
Liputan6 1 Juli 2026 15:50Momen Prabowo Lihat Teknologi Buatan Lokal di Pameran Bhayangkara
-
Liputan6 1 Juli 2026 15:47Ledakan Besar Pabrik di Semarang, Getarannya Seperti Gempa
-
Liputan6 1 Juli 2026 15:25Ledakan di Kawasan Industri Semarang, 1 Orang Tewas
-
Liputan6 1 Juli 2026 14:55Ini Tarif Transjakarta Tanpa Subsidi Pemprov DKI
-
Liputan6 1 Juli 2026 14:50Pemprov DKI Tanggung Subsidi Rp 9.000 Tiap Penumpang TransJakarta
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























