
Nexify - Kritikan meluncur kepada PSSI terkait banyaknya pemain naturalisasi yang memperkuat skuat Timnas Indonesia. Mantan kapten Timnas Indonesia, Agung Setyabudi, menjadi sosok yang paling khawatir dengan fenomena tersebut.
Seperti diketahui, pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy baru-baru ini menentukan skuat untuk menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2022. Sebanyak 24 pemain dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan yang akan digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, mulai 21 Agustus 2019.
Enam pemain di antaranya berstatus naturalisasi, yakni Otavio Dutra Persebaya Surabaya, Victor Igbonefo (PTT Rayong), Stefano Lilipaly (Bali United), Greg Nwokolo (Madura United), Beto Goncalves (Madura United), hingga terbaru Osas Saha (Tira Persikabo).
Agung beranggapan, pelatih memang memiliki kewenangan untuk menentukan komposisi dalam skuatnya. Akan tetapi, ia cukup kecewa jika harus ada pemain naturalisasi, apalagi dengan jumlah tidak sedikit.
"Sangat disayangkan banyak pemain naturalisasi di Timnas Indonesia. Lebih baik memanfaatkan pemain yang lahir dan besar di negara ini. Mereka sebenarnya tidak kalah kualitasnya," terang Agung kepada Bola.com, Jumat (16/8/2019).
Pria yang mengawali karier di Timnas Indonesia pada Piala Asia 1996 ini menilai PSSI sudah saatnya mengkaji ulang kebijakan soal pemain naturalisasi. Hal yang disampaikan Agung Setyobudi cukup beralasan.
Pada era 1990-an, tidak ada pemain naturalisasi. Timnas Indonesia mampu menjadi satu di antara kekuatan sepak bola di Asia. Terbukti dengan meraih medali emas SEA Games Manila 1991, hingga menjadi kuda hitam di Piala Asia.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Era 2010
Timnas Indonesia memasuki era penerapan pemain naturalisasi yang diawali pada Piala AFF 2010. Cristian Gonzales menghiasi daftar pertama hasil dari perpindahan kewarganegaraan, yang kemudian nama-nama lain menyusul sampai sekarang.
Akan tetapi, prestasi timnas senior justru kalah dibandingkan timnas kelompok usia U-16, U-19 atau U-23. Agung pun menyindir PSSI agar sebaiknya seluruh skuat naturalisasi dibentuk sejak dari usia dini, sehingga tidak perlu memakai pemain naturalisasi.
"Buat apa ada pembinaan timnas kelompok umur U-16, U-18, U-19, sampai U-23. Namun ketika masuk senior, dengan mudah memanggil pemain naturalisasi," kata Agung.
"Saya menilai PSSI sekarang mungkin hanya mengejar sesuatu di luar prestasi anak bangsa. Begitu mudahnya pemain asing bisa menjalani naturalisasi kemudian masuk ke timnas. Kasihan putra-putra bangsa yang sudah menunggu dari level junior," tegas Agung Setyobudi.
Sumber: Bola.com/Penulis Vincentius Atmaja/Editor Wiwig Prayugi
Published: 16 Agustus 2019
Baca Juga:
- 3 Pemain Tira Persikabo Dipanggil Timnas Indonesia, Perasaan RD Campur Aduk
- Teco Dukung Pemain Bali United Ini Debut di Timnas Indonesia
- Rizky Pora Khilaf dan Minta Maaf ke Bayu Gatra dan Pelatih Timnas Indonesia
- Pukul Bayu Gatra, Simon McMenemy Depak Rizky Pora dari Timnas Indonesia
- Pukul Bayu Gatra, Rizky Pora Dicoret dari Skuat Timnas Indonesia
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 12:40Tempat Menonton Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 21:13Yan Diomande Ungkap Alasan Pilih Real Madrid, Wujudkan Mimpi Sejak Kecil
BERITA LAINNYA
-
indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
-
indonesia 7 Agustus 2026 16:15Borneo FC Samarinda Resmikan Kadu Monteiro, Pengganti Nadeo Argawinata
-
indonesia 7 Agustus 2026 14:00Piala Presiden 2026 Pecahkan Rekor Rating TV, Harsiwi Achmad Beberkan Kuncinya
SOROT
-
Liputan6 8 Agustus 2026 00:57Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Berjalan Transparan
-
Liputan6 7 Agustus 2026 23:30Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
-
Liputan6 7 Agustus 2026 22:00Prabowo Ungkap Rumus Bernegara: Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
-
Liputan6 7 Agustus 2026 21:20Respons Bahlil Usai Diberi Nilai Memuaskan oleh Prabowo: Terus Buktikan Prestasi
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:50Prabowo Beri Nilai Memuaskan untuk Kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:38BGN Segera Coret Sekolah Swasta Elite dari Daftar Penerima MBG
MOST VIEWED
Peluit Panjang dan Teriakan 'Cut!' yang Mengakhiri Rivalitas di Panggung Piala Presiden 2026
Prediksi Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya 6 Agustus 2026
Piala Presiden 2026: Jadwal Final Persib vs Persebaya, Tayang Live di Indosiar dan Vidio
Daftar Lengkap 18 Klub Super League 2026/2027: Ada 2 Tim Berganti Nama, Siapa Saja Pesertanya?
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















