
Nexify - Tewasnya satu Bonekmania dalam kerusuhan di Gelora 10 Nopember Tambaksari, Minggu (03/6) adalah karena kehabisan oksigen. Seperti yang dituturkan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Tri Maryanto semalam.
Pria pemegang jabatan tertinggi di Polrestabes Surabaya itu memang datang langsung ke ruang autopsi RSUD Dr. Sutomo untuk melihat secara langsung proses autopsi yang berlangsung lebih dari tiga jam tersebut. Sekitar pukul 23:00 WIB, ia akhirnya mau memberikan keterangan mengenai penyebab tewasnya satu Bonekmania, Purwo Yudhi Utomo.
"Berdasarkan hasil autopsi, ia meninggal karena kekurangan oksigen. Sebab, tidak ada luka yang dapat menyebabkan kematian di tubuhnya," terangnya pada pewarta di depan Ruang Verifikasi Jenazah RSUD Dr.Soetomo, Surabaya.
Hasil autopsi ini ada benarnya. Sebab, pihak P3K Gelora Tambaksari sempat memberinya masker dan tabung oksigen saat pelajar SMKN 5 Surabaya itu dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawa pemuda yang akrab disapa Tomi ini tak tertolong.
Penyebab kekurangan oksigen ini sendiri belum diketahui secara pasti. Entah karena tembakan gas air mata yang diarahkan ke penonton, atau bisa juga Tomi terjatuh dan terinjak para Bonekmania lain yang panik karena tembakan tersebut. (fjr/gia)
Pria pemegang jabatan tertinggi di Polrestabes Surabaya itu memang datang langsung ke ruang autopsi RSUD Dr. Sutomo untuk melihat secara langsung proses autopsi yang berlangsung lebih dari tiga jam tersebut. Sekitar pukul 23:00 WIB, ia akhirnya mau memberikan keterangan mengenai penyebab tewasnya satu Bonekmania, Purwo Yudhi Utomo.
"Berdasarkan hasil autopsi, ia meninggal karena kekurangan oksigen. Sebab, tidak ada luka yang dapat menyebabkan kematian di tubuhnya," terangnya pada pewarta di depan Ruang Verifikasi Jenazah RSUD Dr.Soetomo, Surabaya.
Hasil autopsi ini ada benarnya. Sebab, pihak P3K Gelora Tambaksari sempat memberinya masker dan tabung oksigen saat pelajar SMKN 5 Surabaya itu dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawa pemuda yang akrab disapa Tomi ini tak tertolong.
Penyebab kekurangan oksigen ini sendiri belum diketahui secara pasti. Entah karena tembakan gas air mata yang diarahkan ke penonton, atau bisa juga Tomi terjatuh dan terinjak para Bonekmania lain yang panik karena tembakan tersebut. (fjr/gia)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 10:39Sidang Eks Bupati Pati Sudewo, Pendukung Datang dengan 17 Bus
-
Liputan6 15 Juni 2026 10:35Cuaca Indonesia Hari Ini, BMKG: Mayoritas Bakal Hujan
-
Liputan6 15 Juni 2026 10:05Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Hari Ini
-
Liputan6 15 Juni 2026 09:48Gratis Masuk Ragunan Saat HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























