
Nexify - BRI Liga 1 2022/2023 didominasi pelatih asing daripada pelatih lokal. Menariknya, tak semua pelatih asing yang datang mampu menghadirkan prestasi bagi klubnya dan beberapa justru dipecat.
Pada awal musim, BRI Liga 1 diramaikan oleh enam pelatih lokal. Ada Djadjang Nurdjaman, Seto Nurdiyantoro, Nilmaizar, Widodo C. Putro, Rahmad Darmawan, dan Aji Santoso. Namun, beberapa nama sudah terdepak dari posisinya.
Seto Nurdiyantoro dan Aji Santoso mampu bertahan di PSS Sleman dan Persebaya Surabaya. Sementara Rahmad Darmawan sudah meninggalkan RANS Nusantara FC dan kini dipinang Barito Putera.
"Saya banyak belajar dari Coach Aji. Bagaimanapun beliau adalah seorang profesional. Kami masih bertahan, tetapi mungkiin berbeda konsep. Kalau Coach Aji secara prestasi memang bagus, sementara saya masih labil," ujar Seto.
Pelatih Asing Harus Punya Prestasi
Sejauh ini, tercatat ada 12 pelatih dari 18 klub BRI Liga 1 yang mengalami pemecatan atau mundur dari jabatannya. Mereka yang mengakhiri kerja sama lebih cepat dengan klubnya tersebut didominasi pelatih asing. Rinciannya delapan pelatih dari luar negeri dan sisanya lokal.
Menipisnya jumlah pelatih lokal di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Tanah Air menjadi sorotan Seto Nurdiyantoro. Menurutnya, kualitas pelatih lokal tidak kalah dari pelatih asing.
"Mudah-mudahan lebih banyak pelatih lokal yang muncul, apalagi sekarang banyak pelatih-pelatih muda. Pelatih senior pun saya pikir punya pengalaman yang bagus seperti Rahmad Darmawan dan Djajang Nurdjaman," ucap Seto.
"Harapan saya banyak kesempatan buat pelatih-pelatih lokal, kalaupun ada pelatih asing juga jangan bawa gerbongnya. Kalau bawa gerbong ya harus ada pelatih lokal yang dilibatkan."
"Ini opini saya, kalau pelatih asing bisa bawa tim berprestasi dengan pemain seadanya itu bagus. Namun, kalau pelatih asing dengan materi pemain yang luar biasa, ya saya bilang belum bisa dijadikan tolok ukur," paparnya.
Apakah Dibutuhkan Regulasi Pelatih Asing?

Seto Nurdiyantoro berharap federasi sepak bola Indonesia alias PSSI memperketat regulasi atau aturan kriteria pelatih asing yang akan direkrut tim-tim Liga 1. Ini dilakukan agar kualitas permainan meningkat.
Sehingga para pelatih asing juga dapat membawa dampak positif bagi persepakbolaan Indonesia. Satu di antaranya bisa mentransfer ilmu kepada pelatih lokal.
"Saya dengar ada pembahasan bahwa ada aturan, yang satu poin di antaranya pelatih asing yang direkrut minimal lima tahun di negaranya dengan kualitas kompetisi level tertinggi," ucap Seto.
"Mungkin ada beberapa regulasi yang bukan menyulitkan, tetapi yang terpilih untuk klub Indonesia memang pelatih asing yang berkualitas jadi kita bisa belajar. Semoga regulasi bisa diperjelas dan diperketat," harap eks pelatih PSIM Yogyakarta itu.
Klasemen BRI Liga 1 2022/2023
Disadur dari Bola.com: Ana Dewi/Benediktus Gerendo, 15 Februari 2023
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 15:45Inggris Akhirnya Usir 'Hantu' yang Menempel Selama 24 Tahun!
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 23:31Link Streaming Piala Dunia 2026: Timnas Kanada vs Qatar 19 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 19 Juni 2026 00:21Jual Beli SPPG, Satu Dapur Dibanderol hingga Rp 100 Juta
-
Liputan6 18 Juni 2026 23:52Cerita dari Dalam Hotel Sultan saat Eksekusi Pengosongan
-
Liputan6 18 Juni 2026 23:34BI Rate Naik, Ini Pesan Airlangga ke Bank Himbara
-
Liputan6 18 Juni 2026 23:003 TKW Dianiaya Majikan di Malaysia, 4 Orang Ditangkap
-
Liputan6 18 Juni 2026 22:20Sony Sonjaya Ungkap Dugaan Proyek CCTV Fiktif Rp 300 Miliar di BGN
HIGHLIGHT
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi F...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























