
Nexify - Kemenangan telak Arema Cronus dari Persik Kediri, Kamis (06/02) disambut girang Iwan Budianto. CEO Arema ini mengaku kemenangan tersebut tak mudah karena Macan Putih tampil bertahan total, nyaris sepanjang pertandingan.
"Alhamdulillah kita bisa menang di pertandingan ini. Tidak mudah main melawan tim yang menumpuk hampir tujuh orang pemainnya di kotak penalti," ujar Iwan, dalam sesi konferensi pers usai laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang tersebut.
"Kita baru bisa mencetak gol setelah pelatih menginstruksikan pemain untuk mengisi lubang yang ada di belakang tiga penyerang kita," sambungnya.
Sebelumnya, Arema menang telak, lima gol tanpa balas, di laga kedua mereka pada kompetisi Indonesia Super League 2014. Lima gol kemenangan Arema ke gawang Persik dicetak oleh: Thierry Gathuessi, Beto Goncalves, Gustavo Lopez dan Cristian Gonzales (dua gol).
Lebih lanjut, Iwan mengaku tak ada beban meski harus menghadapi Persik Kediri, yang notabene pernah dipimpinnya. Menurut Iwan, dia berusaha menjunjung profesionalisme.
"Kita profesional saja. Selain di Persik, saya juga pernah di Persisam Samarinda dan Pelita Jaya. Di mana kita berada, di situ langit dijunjung. Lihat saja penampilan Cristian Gonzales. Meski dia pernah menjadi bintang di Kediri, di pertandingan ini dia mencetak dua gol ke gawang Persik," tandasnya. [initial]
(den/hsw)
"Alhamdulillah kita bisa menang di pertandingan ini. Tidak mudah main melawan tim yang menumpuk hampir tujuh orang pemainnya di kotak penalti," ujar Iwan, dalam sesi konferensi pers usai laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang tersebut.
"Kita baru bisa mencetak gol setelah pelatih menginstruksikan pemain untuk mengisi lubang yang ada di belakang tiga penyerang kita," sambungnya.
Sebelumnya, Arema menang telak, lima gol tanpa balas, di laga kedua mereka pada kompetisi Indonesia Super League 2014. Lima gol kemenangan Arema ke gawang Persik dicetak oleh: Thierry Gathuessi, Beto Goncalves, Gustavo Lopez dan Cristian Gonzales (dua gol).
Lebih lanjut, Iwan mengaku tak ada beban meski harus menghadapi Persik Kediri, yang notabene pernah dipimpinnya. Menurut Iwan, dia berusaha menjunjung profesionalisme.
"Kita profesional saja. Selain di Persik, saya juga pernah di Persisam Samarinda dan Pelita Jaya. Di mana kita berada, di situ langit dijunjung. Lihat saja penampilan Cristian Gonzales. Meski dia pernah menjadi bintang di Kediri, di pertandingan ini dia mencetak dua gol ke gawang Persik," tandasnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 22 Mei 2026 19:31Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
-
Bola Indonesia 22 Mei 2026 17:27Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persik 23 Mei 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 08:55Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























