
Nexify - Dugaan match fixing alias pengaturan skor yang dilakukan Persibo Bojonegoro dalam lanjutan laga AFC Cup 2013, akhirnya digelar Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (17/4).
Persibo mengalami kekalahan dengan skor mencolok, yakni delapan gol tanpa mampu memberikan balasan lawan klub Sunray Cave JC Sun, lanjutan AFC Cup 2013 di Hong Kong, 9 April lalu.
Namun, sidang yang dipimpin Ketua Komdis Hinca IP Pandjaitan tersebut, belum bisa memberikan keputusan apapun. Sebab, Komdis baru sebatas menghimpun keterangan dari CEO Persibo, Ferry Kodrad.
"Belum ada yang bisa saya sampaikan, termasuk hal apa saja yang ditanyakan Komdis kepada CEO Persibo. Sidang masih akan berlanjut hingga pekan mendatang, Rabu (24/4)," kata Hinca usai sidang.
Ditambahkannya, sidang tidak bisa dilakukan dalam satu kali kesempatan. Sebab, perlu menggali dan mengumpulkan banyak informasi dari pemain, pelatih hingga dokter tim berjuluk Laskar Angling Dharma tersebut. Sidang yang berlangsung hampir tiga jam tersebut, dihadiri semua anggota Komdis, yakni Firdaus De Wilmar, Makruf Syah, Mahfudin Nigara, Alfred Simanjuntak, Budi Prasetyo dan Laurentius.
"Tujuannya, untuk mendengar pernyataan langsung mengapa sampai banyak pemain yang cedera," imbuhnya. (esa/dzi)
Persibo mengalami kekalahan dengan skor mencolok, yakni delapan gol tanpa mampu memberikan balasan lawan klub Sunray Cave JC Sun, lanjutan AFC Cup 2013 di Hong Kong, 9 April lalu.
Namun, sidang yang dipimpin Ketua Komdis Hinca IP Pandjaitan tersebut, belum bisa memberikan keputusan apapun. Sebab, Komdis baru sebatas menghimpun keterangan dari CEO Persibo, Ferry Kodrad.
"Belum ada yang bisa saya sampaikan, termasuk hal apa saja yang ditanyakan Komdis kepada CEO Persibo. Sidang masih akan berlanjut hingga pekan mendatang, Rabu (24/4)," kata Hinca usai sidang.
Ditambahkannya, sidang tidak bisa dilakukan dalam satu kali kesempatan. Sebab, perlu menggali dan mengumpulkan banyak informasi dari pemain, pelatih hingga dokter tim berjuluk Laskar Angling Dharma tersebut. Sidang yang berlangsung hampir tiga jam tersebut, dihadiri semua anggota Komdis, yakni Firdaus De Wilmar, Makruf Syah, Mahfudin Nigara, Alfred Simanjuntak, Budi Prasetyo dan Laurentius.
"Tujuannya, untuk mendengar pernyataan langsung mengapa sampai banyak pemain yang cedera," imbuhnya. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 8 September 2024 06:28Kabar Liga 2: Persibo Bojonegoro Siapkan Akademi dan Stadion Baru
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 19:23Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 19:18Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
BERITA LAINNYA
-
indonesia 19 Juni 2026 16:45Saddil Ramdani Dapat Banyak Pelajaran Berharga dari Piala Dunia 2026
SOROT
-
Liputan6 21 Juni 2026 18:07DPR Setujui Ribuan Motor Listrik BGN Dihibahkan ke Guru Honorer
-
Liputan6 21 Juni 2026 17:35Operasional MBG Depok Berhenti Sementara, Pekerja Dapur Ikut Diliburkan
-
Liputan6 21 Juni 2026 16:46LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan Agustus 2026
-
Liputan6 21 Juni 2026 15:50Ibu dan Dua Anak Diduga Keracunan Susu MBG, Ini Kata Pengelola SPPG
-
Liputan6 21 Juni 2026 14:45Pramono Beri Diskon Pajak 50 Persen untuk Film Nasional
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Ar...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























