
Nexify - CEO PSIS Semarang, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya bicara pentingnya kompetisi tanpa degradasi. Pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi ini memaparkan alasannya.
Menurut Yoyok, kompetisi tanpa degradasi adalah pilihan jika harus melanjutkan kompetisi di tengah pandemi Covid-19. Tujuannya, untuk mengantisipasi risiko yang mungkin terjadi.
Risiko yang dimaksud seperti adanya pemain yang terinfeksi Covid-19. Otomatis, klub harus melakukan karantina terhadap pemainnya dan tidak bisa melanjutkan kompetisi.
"Kalau ada degradasi kasihan klubnya, enggak bisa main karena karantina, terus degradasi," katanya kepada Nexify.
"Kalau yang kena separuh, masak separuh degradasi semua, enggak mungkin. Makanya degradasi ditiadakan," sambungnya.
Pernyataan Yoyok sejalan dengan apa yang disampaikan Ketum PSSI, Mochamad Iriawan dalam webinar yang digelar LPEM FEB UI. Dia tidak ingin klub turun kasta hanya karena Corona.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Belum Ambil Sikap
Namun, menurut Yoyok, PSIS belum mengambil langkah lebih jauh terkait wacana tersebut. Termasuk kewajiban menyiapkan tempat karantina seperti dalam panduan protokol kesehatan.
"Belum diputuskan apakah liga berjalan apa belum, kami belum bisa mengambil sikap," tegas Yoyok.
Wacana kompetisi tanpa degradasi muncul bersamaan dengan rencana melanjutkan kompetisi pada bulan September. Tetapi, sejauh ini belum ada keputusan resmi dari federasi.
(Nexify/Mustopa El Abdy)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 08:55Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 09:48Gratis Masuk Ragunan Saat HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























