
Nexify - Rencana Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat melantik pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di bawah pimpinan La Nyalla Mahmud Matalitti, belum memperlihatkan kepastian. Pasalnya, Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman, belum dapat menyebutkan waktu pelaksanaan.
Hanya saja ditegaskan Tono, hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan PSSI. Sebab, KONI Pusat justru meminta PSSI mampu menjalankan program kerja dan prestasi.
"Pelantikan bukan hal utama dari yang utama. Saya harap, PSSI bisa dan tidak boleh takut beraktivitas karena kepengurusan mereka sudah dilindungi Surat Keputusan (SK) KONI Pusat tertanggal 30 Juli 2015," kata Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman di sela-sela peluncuran SMS KONI Donasi (KD), di Senayan, Jakarta, Kamis (27/8).
Disampaikan Tono, sekalipun PSSI pimpinan La Nyalla belum dilantik, namun kepengurusan harus diakui karena sudah sah.
"Sekali lagi, PSSI harus fokus dengan program yang sudah dicanangkan. Kapan kepengurusan dilantik, itu hanya sebuah formalitas dan itu bukan hal yang utama," tuturnya.
Hingga kini, PSSI masih kesulitan menjalankan program kerja akibat status pembekuan belum dicabut Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.
Salah satunya, ketika PSSI ingin menggelar Piala Proklamasi yang mempertemukan Arema Cronous lawan Persib Bandung, 15 Agustus lalu. Akibatnya, perrtandingan gagal digelar karena tidak mendapat izin keramaian dari Kepolisian.
Sementara itu, SMS KD (KONI Donasi) merupakan upaya KONI Pusat untuk mencari alternatif pendanaan guna menjalankan program pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga Indonesia. Dengan menggandeng mitra kerja swasta nasional, diharapkan mampu terealisasi dengan baik.
Tono melanjutkan, hal tersebut untuk menyongsong event khususnya Olimpiade 2016, SEA Games 2017 dan Asian Games 2018. Selain itu, kedepannya diharapkan mampu memberikan kesejahteraan bagi para pelaku olahraga.(esa) (esa/yp)
Hanya saja ditegaskan Tono, hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan PSSI. Sebab, KONI Pusat justru meminta PSSI mampu menjalankan program kerja dan prestasi.
"Pelantikan bukan hal utama dari yang utama. Saya harap, PSSI bisa dan tidak boleh takut beraktivitas karena kepengurusan mereka sudah dilindungi Surat Keputusan (SK) KONI Pusat tertanggal 30 Juli 2015," kata Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman di sela-sela peluncuran SMS KONI Donasi (KD), di Senayan, Jakarta, Kamis (27/8).
Disampaikan Tono, sekalipun PSSI pimpinan La Nyalla belum dilantik, namun kepengurusan harus diakui karena sudah sah.
"Sekali lagi, PSSI harus fokus dengan program yang sudah dicanangkan. Kapan kepengurusan dilantik, itu hanya sebuah formalitas dan itu bukan hal yang utama," tuturnya.
Hingga kini, PSSI masih kesulitan menjalankan program kerja akibat status pembekuan belum dicabut Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.
Salah satunya, ketika PSSI ingin menggelar Piala Proklamasi yang mempertemukan Arema Cronous lawan Persib Bandung, 15 Agustus lalu. Akibatnya, perrtandingan gagal digelar karena tidak mendapat izin keramaian dari Kepolisian.
Sementara itu, SMS KD (KONI Donasi) merupakan upaya KONI Pusat untuk mencari alternatif pendanaan guna menjalankan program pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga Indonesia. Dengan menggandeng mitra kerja swasta nasional, diharapkan mampu terealisasi dengan baik.
Tono melanjutkan, hal tersebut untuk menyongsong event khususnya Olimpiade 2016, SEA Games 2017 dan Asian Games 2018. Selain itu, kedepannya diharapkan mampu memberikan kesejahteraan bagi para pelaku olahraga.(esa) (esa/yp)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 8 Agustus 2026 08:00Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 07:36Kejutan! Liverpool Amankan Jasa Ronald Araujo dari Barcelona
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 07:00Manchester City Selangkah Lagi Amankan Bintang Timnas Maroko Ini
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 06:00Termasuk Bruno Fernandes, MU Siapkan 22 Pemain untuk Hadapi PSG
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
BERITA LAINNYA
-
indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
-
indonesia 7 Agustus 2026 16:15Borneo FC Samarinda Resmikan Kadu Monteiro, Pengganti Nadeo Argawinata
-
indonesia 7 Agustus 2026 14:00Piala Presiden 2026 Pecahkan Rekor Rating TV, Harsiwi Achmad Beberkan Kuncinya
SOROT
-
Liputan6 8 Agustus 2026 00:57Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Berjalan Transparan
-
Liputan6 7 Agustus 2026 23:30Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
-
Liputan6 7 Agustus 2026 22:00Prabowo Ungkap Rumus Bernegara: Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
-
Liputan6 7 Agustus 2026 21:20Respons Bahlil Usai Diberi Nilai Memuaskan oleh Prabowo: Terus Buktikan Prestasi
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:50Prabowo Beri Nilai Memuaskan untuk Kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:38BGN Segera Coret Sekolah Swasta Elite dari Daftar Penerima MBG
MOST VIEWED
Peluit Panjang dan Teriakan 'Cut!' yang Mengakhiri Rivalitas di Panggung Piala Presiden 2026
Prediksi Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya 6 Agustus 2026
Piala Presiden 2026: Jadwal Final Persib vs Persebaya, Tayang Live di Indosiar dan Vidio
Daftar Lengkap 18 Klub Super League 2026/2027: Ada 2 Tim Berganti Nama, Siapa Saja Pesertanya?
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























