
Nexify - Meski bernopol N, mobil yang ditumpangi Pelatih Timnas Indonesia, Luis Manuel Blanco terhindar dari hadangan Bonekmania di tol arah Waru Surabaya kemarin (7/03). Mengganti plat dadakan menjadi penyelamat mereka.
Blanco memang ikut datang menyaksikan laga antara Persegres (Gresik United) menjamu Arema Indonesia kemarin. Kedatangannya yang terkesan dadakan membuat beberapa staf PT Liga Indonesia (PT LI) kelabakan dan menyewa mobil guna antar-jemput Blanco dari Bandara Juanda ke Gresik.
Yang sempat membuat staf PT LI was-was, mobil Toyota Alphard yang didapatkan di rental bernopol N. "Kami sudah punya firasat kalau Bonek pasti menghadang Aremania. Sebab, kami sempat melihat ada bangkai motor dibakar di tol," ujar salah satu staf PT LI, Syaiful Arief pada Nexify, semalam.
Syaiful mengakui ia dan sang sopir pun kemudian menutupi plat nopol N tersebut dengan lakban dan menggantinya dengan plat nopol S. Yakni plat nopol daerah Bojonegoro dan Lamongan. Meski keberangkatan pesawat Blanco ke Jakarta baru pukul 21:00 WIB, demi antisipasi rombongan pun terpaksa dipulangkan lebih cepat. Sebelum laga usai rombongan langsung kembali ke Bandara.
"Saat pulang, pintu tol belum ditutup. Tapi Bonekmania dengan membawa pentungan dan batu sudah berjaga-jaga di KM-6. Kami tak sempat dihadang karena mereka melihat plat kami S," urai Syaiful menandaskan. (fjr/mac)
Blanco memang ikut datang menyaksikan laga antara Persegres (Gresik United) menjamu Arema Indonesia kemarin. Kedatangannya yang terkesan dadakan membuat beberapa staf PT Liga Indonesia (PT LI) kelabakan dan menyewa mobil guna antar-jemput Blanco dari Bandara Juanda ke Gresik.
Yang sempat membuat staf PT LI was-was, mobil Toyota Alphard yang didapatkan di rental bernopol N. "Kami sudah punya firasat kalau Bonek pasti menghadang Aremania. Sebab, kami sempat melihat ada bangkai motor dibakar di tol," ujar salah satu staf PT LI, Syaiful Arief pada Nexify, semalam.
Syaiful mengakui ia dan sang sopir pun kemudian menutupi plat nopol N tersebut dengan lakban dan menggantinya dengan plat nopol S. Yakni plat nopol daerah Bojonegoro dan Lamongan. Meski keberangkatan pesawat Blanco ke Jakarta baru pukul 21:00 WIB, demi antisipasi rombongan pun terpaksa dipulangkan lebih cepat. Sebelum laga usai rombongan langsung kembali ke Bandara.
"Saat pulang, pintu tol belum ditutup. Tapi Bonekmania dengan membawa pentungan dan batu sudah berjaga-jaga di KM-6. Kami tak sempat dihadang karena mereka melihat plat kami S," urai Syaiful menandaskan. (fjr/mac)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 10 Juni 2026 19:15Akhir Era Dedik 'Drogba' Setiawan Bersama Arema FC
-
Bola Indonesia 26 Mei 2026 11:21RESMI: Arema FC Lepas Lucas Frigeri
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 19:23Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 19:18Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
BERITA LAINNYA
-
indonesia 19 Juni 2026 16:45Saddil Ramdani Dapat Banyak Pelajaran Berharga dari Piala Dunia 2026
SOROT
-
Liputan6 21 Juni 2026 18:07DPR Setujui Ribuan Motor Listrik BGN Dihibahkan ke Guru Honorer
-
Liputan6 21 Juni 2026 17:35Operasional MBG Depok Berhenti Sementara, Pekerja Dapur Ikut Diliburkan
-
Liputan6 21 Juni 2026 16:46LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan Agustus 2026
-
Liputan6 21 Juni 2026 15:50Ibu dan Dua Anak Diduga Keracunan Susu MBG, Ini Kata Pengelola SPPG
-
Liputan6 21 Juni 2026 14:45Pramono Beri Diskon Pajak 50 Persen untuk Film Nasional
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Ar...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















