
Nexify - Bagi manajemen Gresik United, mengumpulkan pemain untuk berpartisipasi pada sebuah turnamen macam Piala Presiden, bukanlah sebuah hal yang rumit bin sulit. Mereka yakin bisa melakukan itu dalam tempo singkat. Satu dua hari sudah beres.
Manajer Gresik United, Bagoes Cahyo Yuwono mengatakan, perkara mengumpulkan para penggawa Laskar Joko Samudro bisa dilakukan dengan mudah. Menurut Bagoes, anak buah Liestiadi bisa dikumpulkan sewaktu-waktu.
Namun, karena tak ingin upayanya sia-sia, maka Bagoes meminta pihak penyelenggara turnamen untuk memberikan kepastian terkait perkara legalitas. "Kalau hanya mengumpulkan tim, itu bisa kami lakukan dalam satu dua hari. Yang penting bagaimana kelanjutan turnamen itu," tegasnya.
Berbeda dengan dua tim tetangga, yakni Persela Lamongan dan Persebaya, Gresik United memang termasuk klub yang cukup kritis dan detail. Bahkan ketika PT Liga Indonesia (LI) berniat membikin turnamen, mereka tak langsung tergoda untuk mengumpulkan tim.
Gresik United justru mendesak PT LIGA untuk memberikan kepastian masalah izin dan legalitas penyelenggaraan. Hasilnya seperti yang sudah diketahui bersama, turnamen itu urung dilakukan karena tak ada rekomendasi dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). (faw/dzi)
Manajer Gresik United, Bagoes Cahyo Yuwono mengatakan, perkara mengumpulkan para penggawa Laskar Joko Samudro bisa dilakukan dengan mudah. Menurut Bagoes, anak buah Liestiadi bisa dikumpulkan sewaktu-waktu.
Namun, karena tak ingin upayanya sia-sia, maka Bagoes meminta pihak penyelenggara turnamen untuk memberikan kepastian terkait perkara legalitas. "Kalau hanya mengumpulkan tim, itu bisa kami lakukan dalam satu dua hari. Yang penting bagaimana kelanjutan turnamen itu," tegasnya.
Berbeda dengan dua tim tetangga, yakni Persela Lamongan dan Persebaya, Gresik United memang termasuk klub yang cukup kritis dan detail. Bahkan ketika PT Liga Indonesia (LI) berniat membikin turnamen, mereka tak langsung tergoda untuk mengumpulkan tim.
Gresik United justru mendesak PT LIGA untuk memberikan kepastian masalah izin dan legalitas penyelenggaraan. Hasilnya seperti yang sudah diketahui bersama, turnamen itu urung dilakukan karena tak ada rekomendasi dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). (faw/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 18 Agustus 2025 23:00Timnas Indonesia U-17 Jadi Runner-up Piala Kemerdekaan 2025
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 30 Juli 2026 21:25Marcus Rashford Tulis Surat Perpisahan untuk Barcelona
-
Liga Italia 30 Juli 2026 21:19AS Roma Resmi Lepas Artem Dovbyk ke Bologna
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 31 Juli 2026 00:16Kejagung Beberkan 7 Perusahaan Diperiksa Terkait TPPU Febrie Adriansyah
-
Liputan6 31 Juli 2026 00:08Usai Tuntutan Kasus Sumur Minyak, Kini Mobil Dinas Kejari Blora Disorot
-
Liputan6 30 Juli 2026 23:42Prabowo Akan Kumpulkan Gubernur-Bupati, Bahas Indonesia ASRI
-
Liputan6 30 Juli 2026 22:48Prabowo: Jangan Jadi Jenderal Salon, Sepatu dan Celana Harus Kotor
-
Liputan6 30 Juli 2026 22:35Momen Prabowo Pulang ke Jakarta dari Batang Naik KA Nusantara Explorer
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























