
Nexify - Hujan deras yang mengguyur kawasan Stadion Soeprijadi Kota Blitar tak menyurutkan tekad Bonek, julukan suporter Persebaya Surabaya untuk bertahan di lokasi tersebut. Mereka tetap berada di seputaran venue Semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 antara Persebaya Surabaya dan Arema FC.
Bonek, dalam pantauan Nexify, masih bertahan di sejumlah lokasi, antara lain Patung Koi Jalan Brantas Kota Blitar. Mereka duduk di jalan di bawah siraman hujan deras.
Namun, tak hanya duduk-duduk. Ada juga sejumlah bonek yang berusaha mencari jalan pintas menembus barikade aparat keamanan. Mereka memanfaatkan gang-gang yang ada di sekitar lokasi. Bahkan, ada juga yang mencoba menyeberangi sungai kecil, yang ada di barat stadion.
Namun, upaya mereka mencari jalan pintas ini tetap gagal. Pasalnya, aparat keamanan siaga memblokade setiap jalan pintas menuju stadion.
Kendati tak sampai menerobos barikade, aksi sejumlah suporter ini membuat warga sekitar resah. Mereka khawatir akan timbul kejadian yang tak diinginkan.
"Kami khawatir ada perusakan atau aksi kriminal lain. Apalagi, tadi sudah ada pembakaran sepeda motor," papar Andi, salah seorang warga sekitar stadion.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Bakal Terus Barikade Suporter
Sementara itu, Chandra, salah seorang petugas kepolisian yang bertugas mengamankan ring 1 seputaran stadion, pihaknya mendapat instruksi untuk terus membarikade area stadion agar steril dari suporter. Menurutnya, aparat keamanan juga akan mengantisipasi agar tidak ada gesekan antarkelompok suporter yang memiliki sejarah rivalitas ini.
"Instruksinya adalah agar tidak ada suporter masuk ke area steril. Ini yang kami lakukan dengan meminta rekan-rekan tersebut untuk bisa sama-sama menyukseskan gelaran ini," katanya.
"Kami juga akan memastikan tidak ada ekses keamanan setelah pertandingan ini," tandasnya.
Bakal Terus Barikade Suporter
Sementara itu, Chandra, salah seorang petugas kepolisian yang bertugas mengamankan ring 1 seputaran stadion, pihaknya mendapat instruksi untuk terus membarikade area stadion agar steril dari suporter. Menurutnya, aparat keamanan juga akan mengantisipasi agar tidak ada gesekan antarkelompok suporter yang memiliki sejarah rivalitas ini.
"Instruksinya adalah agar tidak ada suporter masuk ke area steril. Ini yang kami lakukan dengan meminta rekan-rekan tersebut untuk bisa sama-sama menyukseskan gelaran ini," katanya.
"Kami juga akan memastikan tidak ada ekses keamanan setelah pertandingan ini," tandasnya.
(Nexify/Dendy Gandakusumah)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 10 Juni 2026 19:15Akhir Era Dedik 'Drogba' Setiawan Bersama Arema FC
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 09:48Gratis Masuk Ragunan Saat HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























