
Nexify - Joko Susilo membeber rahasia di balik sukses anak asuhnya memenangi laga kontra Garuda All-Stars. Menurut Asisten Pelatih Arema Cronus ini, kunci kemenangan timnya pada laga kedua mereka dalam turnamen Sunrise of Java Cup tersebut adalah rotasi pemain.
"Salah satunya, kita melakukan rotasi. Khususnya bagi pemain-pemain yang mengalami penurunan kondisi secara drastis," ujar Gethuk, sapaan karib Joko Susilo.
"Kita juga lakukan rotasi karena tidak ingin pemain cedera. Hasil memang utama. Namun, lebih utama lagi kita jaga peman agar tak sampai cedera," sambungnya.
Sebelumnya, asa Arema Cronus menjuarai turnamen Sunrise of Java Cup (SoJC) 2015 tinggal selangkah lagi jadi kenyataan. Hal ini menyusul kemenangan kedua mereka pada ajang ini. Pada laga kontra Garuda All-Stars,di Stadion Diponegoro Banyuwangi, Jumat (31/07) sore, anak asuh Suharno ini menang telak dengan skor 3-1.
Cristian Gonzales mencetak dua gol pada laga ini. Satu gol lain Arema dicetak Samsul Arif. Sementara, gol semata wayang Garuda All-Stars dicetak Agung Prasetyo.
Sementara itu, selain rotasi pemain, kemenangan ini tak lepas dari taktik yang diracik tim pelatih. Mereka menerapkan taktik tak lazim pada laga ini.
"Ada strategi yang mungkin sedikit aneh. Ada satu posisi yang diisi tiga orang. Mungkin ini lucu tapi ini adalah salah satu cara mengatasi main dua kali dalam dua hari," tandasnya. [initial]
(den/gia)
"Salah satunya, kita melakukan rotasi. Khususnya bagi pemain-pemain yang mengalami penurunan kondisi secara drastis," ujar Gethuk, sapaan karib Joko Susilo.
"Kita juga lakukan rotasi karena tidak ingin pemain cedera. Hasil memang utama. Namun, lebih utama lagi kita jaga peman agar tak sampai cedera," sambungnya.
Sebelumnya, asa Arema Cronus menjuarai turnamen Sunrise of Java Cup (SoJC) 2015 tinggal selangkah lagi jadi kenyataan. Hal ini menyusul kemenangan kedua mereka pada ajang ini. Pada laga kontra Garuda All-Stars,di Stadion Diponegoro Banyuwangi, Jumat (31/07) sore, anak asuh Suharno ini menang telak dengan skor 3-1.
Cristian Gonzales mencetak dua gol pada laga ini. Satu gol lain Arema dicetak Samsul Arif. Sementara, gol semata wayang Garuda All-Stars dicetak Agung Prasetyo.
Sementara itu, selain rotasi pemain, kemenangan ini tak lepas dari taktik yang diracik tim pelatih. Mereka menerapkan taktik tak lazim pada laga ini.
"Ada strategi yang mungkin sedikit aneh. Ada satu posisi yang diisi tiga orang. Mungkin ini lucu tapi ini adalah salah satu cara mengatasi main dua kali dalam dua hari," tandasnya. [initial]
(den/gia)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:33Jerman Menang 7-1, Skor yang Sama Saat Lumat Brasil 12 Tahun Lalu
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:16Jepang Tahan Belanda 2-2, Laga Terbaik Piala Dunia 2026 Sejauh Ini!
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























