
Nexify - Gagasan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membentuk Tim Sembilan, terus menui cibiran. Kebijakan tersebut, dinilai bukan sebagai upaya positif dalam membangun prestasi olahraga di Indonesia.
Anggota Komisi X dari DPR RI, Moreno Soeprapto, berpandangan bahwa sangat sah jika ada pihak lain yang ingin mengawasi kinerja PSSI. Tapi dilanjutkannya, kinerjanya harus sesuai dengan statuta PSSI dan FIFA. Bagaimanapun juga, PSSI adalah anggota FIFA yang harus patuh dengan aturan FIFA yang berlaku.
FIFA telah mengisyaratkan bahwa setiap induk organisasi yang menjadi anggotanya tidak boleh mendapat intervensi apapun dalam menjalankan organisasinya. Jika tidak, maka federasi tertinggi sepak bola di dunia tersebut bakal menjatuhkan hukuman.
"Kalau pembentukannya hanya untuk pengawasan, ada bagusnya juga, saling mengawasi jalannya (organisasi). Tapi, kalau pengawasan itu untuk kepentingan politik dan kepentingan-kepentingan kelompok tertentu, jangan sampai terjadi?" ujarnya.
Menurutnya lagi, jika ada pihak lain yang tidak sejalan dengan kinerja PSSI, lebih baik melakukan komunikasi langsung tanpa harus melakukan gerakan yang akan membingungkan publik sepakbola di Tanah Air.
"Selama untuk kepentingan prestasi sepakbola, ayo semua harus duduk bersama membicarakan masalah ini dengan baik-baik. Pasti ada jalan untuk untuk memecahkan setiap masalah," tukasnya.
Selain Moreno ketua umum pssi, Djohar Arifin mengatakan jika pembentukan Tim Sembilan yang beranggotakan pengamat sepak bola, wartawan dan suporter, bisa membawa bencana terhadap persepakbolaan Indonesia.
Kemudian, Direktur Lembaga Kajian Olahraga Indonesia (Lemkapoin), Richard Ahmad, juga mempertanyakan pembentukan Tim Sembilan. Diungkapkannya, tidak paham maksud dari pembentukan Tim Sembilan oleh Kemenpora. [initial]
(esa/mac)
Anggota Komisi X dari DPR RI, Moreno Soeprapto, berpandangan bahwa sangat sah jika ada pihak lain yang ingin mengawasi kinerja PSSI. Tapi dilanjutkannya, kinerjanya harus sesuai dengan statuta PSSI dan FIFA. Bagaimanapun juga, PSSI adalah anggota FIFA yang harus patuh dengan aturan FIFA yang berlaku.
FIFA telah mengisyaratkan bahwa setiap induk organisasi yang menjadi anggotanya tidak boleh mendapat intervensi apapun dalam menjalankan organisasinya. Jika tidak, maka federasi tertinggi sepak bola di dunia tersebut bakal menjatuhkan hukuman.
"Kalau pembentukannya hanya untuk pengawasan, ada bagusnya juga, saling mengawasi jalannya (organisasi). Tapi, kalau pengawasan itu untuk kepentingan politik dan kepentingan-kepentingan kelompok tertentu, jangan sampai terjadi?" ujarnya.
Menurutnya lagi, jika ada pihak lain yang tidak sejalan dengan kinerja PSSI, lebih baik melakukan komunikasi langsung tanpa harus melakukan gerakan yang akan membingungkan publik sepakbola di Tanah Air.
"Selama untuk kepentingan prestasi sepakbola, ayo semua harus duduk bersama membicarakan masalah ini dengan baik-baik. Pasti ada jalan untuk untuk memecahkan setiap masalah," tukasnya.
Selain Moreno ketua umum pssi, Djohar Arifin mengatakan jika pembentukan Tim Sembilan yang beranggotakan pengamat sepak bola, wartawan dan suporter, bisa membawa bencana terhadap persepakbolaan Indonesia.
Kemudian, Direktur Lembaga Kajian Olahraga Indonesia (Lemkapoin), Richard Ahmad, juga mempertanyakan pembentukan Tim Sembilan. Diungkapkannya, tidak paham maksud dari pembentukan Tim Sembilan oleh Kemenpora. [initial]
Baca Juga
- Anggota DPR RI Tak Ingin PSSI Mendapatkan Gangguan
- La Nyalla Sebut Bulutangkis Down, Taufik Tersinggung
- La Nyalla: PSSI Pasti Evaluasi Untuk Mengembalikan Kejayaan
- Waketum PSSI Minta Menpora Imam Pahami UU SKN
- PSSI Sebut Belum Rasakan Peran Menpora Imam
- La Nyalla Ingatkan Menpora Imam Agar Tidak Salah Langkah
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 3 Agustus 2026 17:30Diincar MU, Arsenal Ogah Jual Myles Lewis-Skelly
-
Liga Inggris 3 Agustus 2026 17:13Manchester United Bisa Rampungkan 7 Transfer, Termasuk Myles Lewis-Skelly
-
Liga Italia 3 Agustus 2026 17:00Juventus Kibarkan Bendera Putih untuk Pemain Timnas Argentina Ini
-
Bola Indonesia 3 Agustus 2026 16:36Piala Presiden 2026 - Semifinal: Duel Penentu Tiket Final Hanya di Vidio
BERITA LAINNYA
-
indonesia 3 Agustus 2026 16:36Piala Presiden 2026 - Semifinal: Duel Penentu Tiket Final Hanya di Vidio
-
indonesia 3 Agustus 2026 16:34Balsa Sekulic Yakin Bawa Persib Bandung Melaju ke Final Piala Presiden 2026
-
indonesia 2 Agustus 2026 18:06Merasa Kepalang Tanggung, Pemain Persija Ingin Juara Piala Presiden 2026
-
indonesia 2 Agustus 2026 17:50Respon Pemain Setelah Hadiah Juara Piala Presiden 2026 Naik Jadi Rp8 Miliar
SOROT
-
Liputan6 3 Agustus 2026 17:27Prabowo Sambut Kunjungan Resmi PM Thailand di Istana
-
Liputan6 3 Agustus 2026 17:05Pendakwah SAM Masuk Red Notice Interpol
-
Liputan6 3 Agustus 2026 17:03Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual, Mahasiswa FEB USU Diberhentikan
-
Liputan6 3 Agustus 2026 16:56Petugas Damkar Gugur Saat Bertugas Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa
-
Liputan6 3 Agustus 2026 16:52Mendagri Beberkan Langkah Strategis Perkuat Infrastruktur Digital
MOST VIEWED
Bobol Gawang Aston Villa, Arkhan Kaka Enggan Berpuas Diri
Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026: Persib vs Persija dan Persebaya vs Arema FC
Aston Villa Tantang Indonesia All Stars di GBK, Juara Liga Europa Siap Sapa Fans Tanah Air
RESMI: Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Dimainkan di Bali, Ini Jadwal Lengkapnya
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya





















