
Nexify - Laga FC, klub yang menjadi induk semang dari tim sepakbola Jawa Timur (Jatim) yang diproyeksikan turun di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 telah mencoret lima pemain. Sebagai gantinya, mereka menyeleksi tujuh pemain baru.
"Total kami kedatangan tujuh pemain baru. Meski, beberapa diantaranya tidak bisa benar-benar disebut baru karena sebelumnya bergabung dengan kami," kata Hanafing.
Dari tujuh pemain anyar yang sedang dijajal, empat diantaranya telah lebih dulu bergabung dengan Laga FC sebelum libur lebaran lalu. Keempat pemain itu adalah M. Syarif Nur Fajri, Dendy Sulistyawan, Ardi Yuniar dan M. Irfan Febrianto.
Sementara tiga pemain tambahan adalah M. Ridwan, Ferdian Abi Aliyil dan Finki Pasamba. Kendati belum lama bergabung, Hanafing memuji kiprah ketujuh penggawa anyarnya. Menurut Hanafing, mereka mampu beradaptasi dengan pemain lainnya.
Hanafing menjelaskan, penambahan pemain baru sangat penting dan memiliki banyak manfaat. Selain untuk memperkuat diri, juga untuk menjaga atmosfer persaingan. Sehingga tim yang berkiprah di Liga Nusantara 2014 ini akan semakin kuat.
"Laga FC ini kan proyeksi jangka panjang untuk PON. Karena itu, kami menumbuhkan persaingan yang kompetitif. Artinya, jika gagal menampilkan permainan terbaik tentu degradasi," papar eks pelatih PSIM Yogyakarta ini. (faw/dzi)
"Total kami kedatangan tujuh pemain baru. Meski, beberapa diantaranya tidak bisa benar-benar disebut baru karena sebelumnya bergabung dengan kami," kata Hanafing.
Dari tujuh pemain anyar yang sedang dijajal, empat diantaranya telah lebih dulu bergabung dengan Laga FC sebelum libur lebaran lalu. Keempat pemain itu adalah M. Syarif Nur Fajri, Dendy Sulistyawan, Ardi Yuniar dan M. Irfan Febrianto.
Sementara tiga pemain tambahan adalah M. Ridwan, Ferdian Abi Aliyil dan Finki Pasamba. Kendati belum lama bergabung, Hanafing memuji kiprah ketujuh penggawa anyarnya. Menurut Hanafing, mereka mampu beradaptasi dengan pemain lainnya.
Hanafing menjelaskan, penambahan pemain baru sangat penting dan memiliki banyak manfaat. Selain untuk memperkuat diri, juga untuk menjaga atmosfer persaingan. Sehingga tim yang berkiprah di Liga Nusantara 2014 ini akan semakin kuat.
"Laga FC ini kan proyeksi jangka panjang untuk PON. Karena itu, kami menumbuhkan persaingan yang kompetitif. Artinya, jika gagal menampilkan permainan terbaik tentu degradasi," papar eks pelatih PSIM Yogyakarta ini. (faw/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 04:21Link Streaming Piala Dunia 2026: Swedia vs Tunisia
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























