
Nexify - Pelatih PSM Makassar, Petar Segrt, sepertinya tidak lama lagi akan segera menggelar latihan perdananya setelah masalah kontrak pemain selesai. Pelatih berkebangsaan Kroasia itu sudah meninjau sarana latihan tim, yaitu Lapangan Karebosi.
Tapi, Petar kecewa melihat kondisi Lapangan Karebosi yang tidak terawat. Ia mengeluhkan kondisi tanah yang keras akibat musim kemarau dan itu tidak bagus dipakai latihan.
“Hari ini saya mengunjungi Karebosi dan kecewa melihat kondisinya. Kondisinya buruk, tanah keras dan tidak cocok untuk memulai latihan di sana. Bisa berbahaya bagi otot pemain, apalagi mereka sudah lama tidak latihan,” jelas Petar.
“Saya sudah sampaikan sejak Agustus bahwa kita akan segera mulai latihan. Harusnya sudah ada yang merawat lapangan tersebut, tapi ternyata dibiarkan saja. Sekarang sudah Oktober dan sudah mendekati saat latihan, tapi belum ada yang peduli dan bergerak untuk merawatnya,” ungkap pelatih berusia 46 tahun itu.
Menurut Petar, lapangan membutuhkan banyak air, apalagi di musim kemarau seperti sekarang ini. Selain itu, harus diistirahatkan sampai tim memulai latihan.
Sayangnya, tidak ada yang melakukan perawatan dengan rutin menyiram lapangan tersebut. Selain itu, lapangan tersebut setiap sore sering dimanfaatkan masyarakat untuk bermain bola, sehingga merusak rumput dan struktur tanah di sana.
Petar menganggap pihak manajemen PSM, di bawah PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PT PSM), harus bertanggung jawab menemukan solusi untuk tempat latihan. "Saya harap kita bisa memperbaiki semua, termasuk lapangan sebelum memulai latihan,” ujarnya.
Keluhan Petar bukan sekali ini saja. Saat kota Makassar di guyur hujan, air menggenangi permukaan lapangan dan mengharuskan latihan urung digelar. Musim hujan berakhir, kondisi tanah lapangan milik masyarakat Makassar ini kembali dipermasalahkan karena dianggap tidak rata dan keras. "Ini tentu tidak baik untuk pemain," ucapnya. (nda/dzi)
Tapi, Petar kecewa melihat kondisi Lapangan Karebosi yang tidak terawat. Ia mengeluhkan kondisi tanah yang keras akibat musim kemarau dan itu tidak bagus dipakai latihan.
“Hari ini saya mengunjungi Karebosi dan kecewa melihat kondisinya. Kondisinya buruk, tanah keras dan tidak cocok untuk memulai latihan di sana. Bisa berbahaya bagi otot pemain, apalagi mereka sudah lama tidak latihan,” jelas Petar.
“Saya sudah sampaikan sejak Agustus bahwa kita akan segera mulai latihan. Harusnya sudah ada yang merawat lapangan tersebut, tapi ternyata dibiarkan saja. Sekarang sudah Oktober dan sudah mendekati saat latihan, tapi belum ada yang peduli dan bergerak untuk merawatnya,” ungkap pelatih berusia 46 tahun itu.
Menurut Petar, lapangan membutuhkan banyak air, apalagi di musim kemarau seperti sekarang ini. Selain itu, harus diistirahatkan sampai tim memulai latihan.
Sayangnya, tidak ada yang melakukan perawatan dengan rutin menyiram lapangan tersebut. Selain itu, lapangan tersebut setiap sore sering dimanfaatkan masyarakat untuk bermain bola, sehingga merusak rumput dan struktur tanah di sana.
Petar menganggap pihak manajemen PSM, di bawah PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PT PSM), harus bertanggung jawab menemukan solusi untuk tempat latihan. "Saya harap kita bisa memperbaiki semua, termasuk lapangan sebelum memulai latihan,” ujarnya.
Keluhan Petar bukan sekali ini saja. Saat kota Makassar di guyur hujan, air menggenangi permukaan lapangan dan mengharuskan latihan urung digelar. Musim hujan berakhir, kondisi tanah lapangan milik masyarakat Makassar ini kembali dipermasalahkan karena dianggap tidak rata dan keras. "Ini tentu tidak baik untuk pemain," ucapnya. (nda/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 18 Oktober 2023 08:36Petar Segrt, Eks Pelatih PSM Makassar yang Sukses Bikin Malu Timnas Malaysia
-
Piala Dunia 2 November 2015 15:18Eks Pelatih PSM Makassar Tukangi Timnas Afghanistan
-
Bola Indonesia 21 Juni 2014 12:38Libur Latihan, Manajemen PSM Perbaiki Karebosi
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juli 2026 08:46Rating Pemain Spanyol saat Kalahkan Prancis: Dominan di Semua Lini
-
Piala Dunia 15 Juli 2026 08:18Andai Finalnya Spanyol vs Argentina
-
Piala Dunia 15 Juli 2026 08:14Andai Finalnya Spanyol vs Inggris
-
Piala Dunia 15 Juli 2026 07:52Spanyol Tampil Dominan, Lini Serang Prancis Kehabisan Ruang
BERITA LAINNYA
-
indonesia 14 Juli 2026 19:37Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
indonesia 14 Juli 2026 19:22Ragnar Oratmangoen Sudah Gabung di Tahap Kedua TC Timnas Indonesia
-
indonesia 13 Juli 2026 19:23Jejak Marko Simic dan Kedatangan Denis Kolinger ke Persija Jakarta
-
indonesia 13 Juli 2026 18:12Persebaya Perkuat Skuad, Francisco Rivera Optimistis Sambut Musim Baru
SOROT
-
Liputan6 15 Juli 2026 09:45Kronologi Ojol Dibunuh saat Pergoki Pencuri Ambil Kunci Motor
-
Liputan6 15 Juli 2026 09:41DPRD Minta Pemprov DKI Siapkan Regulasi Baru Pajak Parkir dan Hiburan
-
Liputan6 15 Juli 2026 09:32Inggris vs Argentina, Terkadang Licik Diperlukan untuk Menang
-
Liputan6 15 Juli 2026 08:38Momen Asosiasi Mitra BGN Ancam Segel Dapur MBG di DPR
-
Liputan6 15 Juli 2026 07:56Panen 5 Ton Ikan, KM Koxinga Tenggelam Dihantam Gelombang
-
Liputan6 15 Juli 2026 07:30Ketika Warga Turun Tangan Bantu Negara Perbaiki Jalan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























