
Nexify - Ribuan loyalis Persebaya 1927 mengadakan aksi di depan Balaikota Surabaya, Jumat (03/1) siang. Mereka menelurkan empat tuntutan kepada Walikota Surabaya, Tri Risma Harini. Termasuk di antaranya adalah tentang dualisme di tubuh Persebaya.
Keempat tuntutan tersebut adalah; Pertama, Tagih janji walikota tentang pelarangan pertandingan persebaya versi MMIB di Surabaya. Kedua, Cabut izin segala aktivitas Persebaya versi MMIB di Surabaya.
Ketiga, Manajemen Persebaya dituntut berjuang selesaikan kasus dualisme Persebaya dengan langkah hukum, pertahankan eksistensi klub dan penuhi hak pemain. Keempat, Walikota dan Kapolrestabes harus mengusut tuntas dan menangkap pelaku insiden-insiden kekerasan akibat dualisme Persebaya.
Sebelum tiba di Balai Kota, ribuan Bonek lebih dulu berkumpul di Taman Mundu yang terletak di depan Stadion Gelora 10 Nopember. Selanjutnya, mereka melakukan aksi long march menuju Balai Kota Surabaya.
"Kami mohon maaf kepada warna dan pengguna jalan di Surabaya karena aksi damai ini mungkin menyebabkan kemacetan di sekitar rute yang kami lalui," tutur koordinator aksi, Andi Peci.
Sementara itu, sebanyak 200 personil gabungan disiagakan untuk mengamankan jalannya demo. "Penjagaan yang diturunkan sebanyak 200 personil gabungan dan pengamanan dilakukan di dua tempat," kata AKBP Sudamiran, Kabag Ops Polrestabes Surabaya. [initial]
(faw/mac)
Keempat tuntutan tersebut adalah; Pertama, Tagih janji walikota tentang pelarangan pertandingan persebaya versi MMIB di Surabaya. Kedua, Cabut izin segala aktivitas Persebaya versi MMIB di Surabaya.
Ketiga, Manajemen Persebaya dituntut berjuang selesaikan kasus dualisme Persebaya dengan langkah hukum, pertahankan eksistensi klub dan penuhi hak pemain. Keempat, Walikota dan Kapolrestabes harus mengusut tuntas dan menangkap pelaku insiden-insiden kekerasan akibat dualisme Persebaya.
Sebelum tiba di Balai Kota, ribuan Bonek lebih dulu berkumpul di Taman Mundu yang terletak di depan Stadion Gelora 10 Nopember. Selanjutnya, mereka melakukan aksi long march menuju Balai Kota Surabaya.
"Kami mohon maaf kepada warna dan pengguna jalan di Surabaya karena aksi damai ini mungkin menyebabkan kemacetan di sekitar rute yang kami lalui," tutur koordinator aksi, Andi Peci.
Sementara itu, sebanyak 200 personil gabungan disiagakan untuk mengamankan jalannya demo. "Penjagaan yang diturunkan sebanyak 200 personil gabungan dan pengamanan dilakukan di dua tempat," kata AKBP Sudamiran, Kabag Ops Polrestabes Surabaya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 4 Agustus 2026 23:11Statistik Persebaya vs Arema: Bajul Ijo Tak Dominan, tetapi Sangat Efektif
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 5 Agustus 2026 14:31Ketergantungan Arema FC kepada Gustavo Henrique Terlihat di Piala Presiden 2026
-
indonesia 4 Agustus 2026 23:11Statistik Persebaya vs Arema: Bajul Ijo Tak Dominan, tetapi Sangat Efektif
-
indonesia 4 Agustus 2026 22:34Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya Berebut Trofi Juara
SOROT
-
Liputan6 5 Agustus 2026 15:25Isu Surpres Pergantian Kapolri, Jenderal Sigit Akhirnya Buka Suara
-
Liputan6 5 Agustus 2026 15:13Menko Polkam: Demo Boleh, tapi Jangan Anarkis
-
Liputan6 5 Agustus 2026 15:00Bobol Rumah Kosong, Pencuri Ini Malah Ketiduran
-
Liputan6 5 Agustus 2026 14:45BPS: Jumlah Penduduk Miskin Indonesia 22,93 Juta Orang Per Maret 2026
-
Liputan6 5 Agustus 2026 14:42Pasien Meninggal Usai Tunggu Kamar 8 Jam, BPJS Beberkan Aturan Rawat Inap
-
Liputan6 5 Agustus 2026 14:39Bakom Investigasi Surat Pengajuan MBG untuk Nobel yang Viral
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya


















