
Nexify - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan bakal kembali menggelar kompetisi di musim 2015. Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti, mengatakan jika sudah menginstruksikan PT Liga Indonesia (PT LI) untuk mempersiapkan dan menyusun program pelaksanaan kompetisi, termasuk Divisi Utama.
Upaya tersebut, dilakukan setelah Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) memenangkan gugatan PSSI atas Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, dalam sidang terakhir di Jakarta, Selasa (14/07).
Hakim Ketua Ujang Abdullah memutuskan mengabulkan permohonan pemohon (PSSI), dan menyatakan tergugat (Kemenpora) diwajibkan mencabut SK pembekuan PSSI. Tak hanya meminta Kemenpora mencabut SK Pembekuan PSSI, pengadilan juga menghukum Kemenpora membayar denda Rp277 ribu.
"Kami akan jalankan kompetisi kasta utama, ISL pada Oktober 2015. Sebelum itu, juga akan diselenggarakan turnamen pemanasan. Termasuk Liga Nusantara akan kami jalankan. Oktober 2015 dipilih karena melihat kesanggupan PT Liga Indonesia," kata La Nyalla.
Selain itu diterangkannya, PSSI juga akan mengambil langkah agar kompetisi bisa terlaksana. Karena itu, PSSI berencana membicarakan izin penyelenggaraan kepada Mabes Polri.
"Kalau bisa hari ini juga (Selasa (14/7)), kami bertemu dengan Kepolisian. Tapi tentu kami harus membawa surat putusan PTUN. Ini perlu karena Kepolisian mungkin belum mengetahuinya," pungkasnya (esa/dzi)
Upaya tersebut, dilakukan setelah Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) memenangkan gugatan PSSI atas Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, dalam sidang terakhir di Jakarta, Selasa (14/07).
Hakim Ketua Ujang Abdullah memutuskan mengabulkan permohonan pemohon (PSSI), dan menyatakan tergugat (Kemenpora) diwajibkan mencabut SK pembekuan PSSI. Tak hanya meminta Kemenpora mencabut SK Pembekuan PSSI, pengadilan juga menghukum Kemenpora membayar denda Rp277 ribu.
"Kami akan jalankan kompetisi kasta utama, ISL pada Oktober 2015. Sebelum itu, juga akan diselenggarakan turnamen pemanasan. Termasuk Liga Nusantara akan kami jalankan. Oktober 2015 dipilih karena melihat kesanggupan PT Liga Indonesia," kata La Nyalla.
Selain itu diterangkannya, PSSI juga akan mengambil langkah agar kompetisi bisa terlaksana. Karena itu, PSSI berencana membicarakan izin penyelenggaraan kepada Mabes Polri.
"Kalau bisa hari ini juga (Selasa (14/7)), kami bertemu dengan Kepolisian. Tapi tentu kami harus membawa surat putusan PTUN. Ini perlu karena Kepolisian mungkin belum mengetahuinya," pungkasnya (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 10:39Sidang Eks Bupati Pati Sudewo, Pendukung Datang dengan 17 Bus
-
Liputan6 15 Juni 2026 10:35Cuaca Indonesia Hari Ini, BMKG: Mayoritas Bakal Hujan
-
Liputan6 15 Juni 2026 10:05Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Hari Ini
-
Liputan6 15 Juni 2026 09:48Gratis Masuk Ragunan Saat HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























