
Nexify - Divaldo Alves angkat bicara soal tugas barunya sebagai pelatih Persik Kediri pada BRI Liga 1 2022/2023. Pelatih asal Portugal ini menegaskan tekadnya untuk membawa Macan Putih ke posisi yang lebih terhormat.
"Sekarang, saya di Persik Kediri. Targetnya bukan bicara peringkat. Yang terpenting ke posisi yang lebih baik," ucap Divaldo Alves, dalam rilis yang diterima redaksi Nexify, Selasa (30/08).
"Tentu pada awalnya saya harus mengembalikan mental para pemain, kami akan fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya,” ia menambahkan.
Divaldo sendiri mengaku senang bisa kembali ke Indonesia. Bagi eks pelatih Persebaya Surabaya tersebut, Indonesia merupakan rumah kedua baginya.
"Saya sudah melanglang buana ke beberapa tempat seperti Arab, Eropa, Malaysia, dan sekarang kembali ke sini. Saya sudah merasa seperti orang Indonesia dan senang bahwa disambut dengan baik," tuturnya.
Divaldo sendiri saat ini sudah bergabung dengan skuad Macan Putih. Ia sudah memimpin langsung latihan Persik Kediri pada Selasa (30/08) ini. Saat ini, Persik Kediri sedang menyiapkan diri untuk menghadapi laga kontra PSM Makassar, akhir pekan mendatang.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Mulai dari Nol
Lebih lanjut, Divaldo menyebut bahwa penampilan Persik selama beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa ada masalah di tim tersebut. Ia pun meminta seluruh penggawa Macan Putih untuk tak lagi terpaku dengan yang sudah lewat dan menatap ke depan.
"Saya berkesempatan menonton Persik pada laga terakhirnya dan memang ada beberapa masalah. Namun, saya tekankan kepada seluruh anggota tim, baik pemain maupun ofisial, agar tidak lagi melihat ke belakang," tutur Divaldo.
"Waktunya bekerja lebih keras dan memulai dari nol lagi," ia menegaskan.
Siap Adu Siasat dengan Kompatriot
Divaldo pun menyoroti keberadaan pelatih-pelatih Portugal di klub-klub BRI Liga 1 2022/2023. Ia mengaku kenal dengan para kompatriotnya dan siap beradu siasat dengan mereka.
"Saya senang ada beberapa pelatih asal Portugal di sini, karena semua tahu jika akademi pemain serta pendidikan pelatih di sana salah satu yang terbaik. Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, adalah rekan sekelas saya saat mengambil kelas UEFA Pro. Sementara, pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, adalah rekan sewaktu melatih di Malaysia," papar Divaldo.
"Namun, saya tegaskan, kehadiran saya di Persik untuk membantu tim ini. Saya melihat pemain punya kualitas dan tinggal memperbaiki chemistry antarpemain saat pertandingan," tandasnya.
(Nexify/Dendy Gandakusumah)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 02:40Man of the Match Jerman vs Curacao: Kai Havertz
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 02:38Link Streaming Pantai Gading vs Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 01:58Hasil Jerman vs Curacao: Die Mannschaft Pesta Gol, Menang Telak 7-1!
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
-
Liputan6 14 Juni 2026 23:54Dari Istana ke Istiqlal, Ini Agenda Presiden Jerman di Jakarta
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















