
Nexify - - Panitia pelaksana acara nonton bareng Aremania pada laga antara Arema FC dan Bali United memastikan acara tersebut tak sekadar untuk memberi dukungan pada tim kesayangan mereka. Acara ini, menurut mereka, juga diniatkan sebagai kampanye menghapus penyakit rasisme, yang selama ini disebut menjangkiti mereka.
"Kami akan menjadikan ajang ini untuk introspeksi," ujar Humas Panpel Nobar Aremania, Awang Karta, Rabu (17/10).
"Kami introspeksi untuk bisa mengingat apa yang membuat kita terkena sanksi, antara lain lagu-lagu rasis dan penyalaan cerawat (flare, red)," sambungnya.
Menurut Awang, kendati acara ini sekadar nobar, bukan menonton langsung di tribune, panitia akan tetap mengawasi ketat acara ini. Mereka tak akan memberi toleransi pada lagu-lagu yang bermuatan rasisme dan juga penyalaan cerawat.
"Kami akan mulai mengingatkan jika masih ada yang melantunkan lagu atau chant rasis dan juga menyalakan cerawat," tuturnya.
"Intinya, nobar besok kami mulai kampanye no flare no rasis," Awang menambahkan.
Sebelumnya, kendati disanksi tak boleh mendukung tim kesayangan mereka sampai musim ini usai, Aremania bakal tetap datang ke Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (20/10) mendatang. Mereka bakal mendukung perjuangan tim kesayangan mereka tersebut dengan acara nonton bareng di pelataran parkir barat stadion.
Sementara itu, Awang mengaku optimistis bahwa dengan kampanye macam ini sanksi yang diterima Arema dan Aremania bisa berdampak positif. Ia yakin ketika Aremania bisa kembali mendampingi tim kesayangan mereka secara langsung, budaya rasisme dan menyalakan cerawat bakal bisa tergerus.
"Saya yakin, kalau kita mau saling mengingatkan, hal-hal negatif seperti ini akan hilang sendiri," tandasnya.
Video Menarik
Berita video momen kiper klub amatir Belgia, KRC Gent, Kevin Frans, mencetak gol spektakuler pada menit-menit akhir pada Minggu (14/10/2018).
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Agustus 2026 15:33Bayern Munchen dan Barcelona Mengincar Benjamin Sesko, MU: Maaf, Gak Dulu!
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 15:14Yan Diomande di Real Madrid: Ini Kekurangan yang Masih Harus Diperbaiki
BERITA LAINNYA
-
indonesia 7 Agustus 2026 14:00Piala Presiden 2026 Pecahkan Rekor Rating TV, Harsiwi Achmad Beberkan Kuncinya
-
indonesia 6 Agustus 2026 23:18Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Reza Arya Jadi Pahlawan!
SOROT
-
Liputan6 7 Agustus 2026 15:26Kasus Keracunan MBG Massal di Papua Mengarah ke Tempe Bacem
-
Liputan6 7 Agustus 2026 15:23Pemilik Senjata Api di Sekolah Jaksel Sudah Meninggal Sejak 2020
-
Liputan6 7 Agustus 2026 15:01Istana Buka Suara soal Reshuffle, Dua Jabatan Ini Jadi Prioritas
-
Liputan6 7 Agustus 2026 14:45Prabowo Subianto Belum Kirim Nama Calon Gubernur BI Definitif ke DPR
-
Liputan6 7 Agustus 2026 14:03Temuan 995 Senjata, Polisi Panggil Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel
-
Liputan6 7 Agustus 2026 13:44Polisi Bicara Legalitas 995 Senjata di Sekolah Jaksel
MOST VIEWED
Link Nonton Streaming Persib vs Persija - Semifinal Piala Presiden 2026
Peluit Panjang dan Teriakan 'Cut!' yang Mengakhiri Rivalitas di Panggung Piala Presiden 2026
Prediksi Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya 6 Agustus 2026
Statistik Ungkap Kunci Kemenangan 2-1 Persib atas Persija di Semifinal Piala Presiden 2026
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















