
"Permainan anak-anak perlu mendapat pujian," ujar Huistra.
"Walau bermain hanya dengan 10 orang, kami masih bisa mengimbangi Persija," sambungnya.
Sebelumnya, pada laga kontra Persija Jakarta di Stadion Kanjuruhan Malang, Kamis (19/11), PBR harus main dengan 10 orang sejak menit 21. Leonard Tupamahu harus dikartumerah usai melanggar Pacho Kenmogne.
Bermain sepuluh orang, PBR harus menyerah dengan skor 0-2. Dua gol Persija pada laga ini dicetak Pacho Kenmogne dan Raphael Maitimo.
Lebih lanjut, meski mengaku puas, Huistra jujur mengakui anak asuhnya sempat membuat satu kesalahan fatal pada laga ini. Kesalahan ini harus dibayar mahal, gawang mereka kebobolan pada penghujung babak pertama.
"Tapi setelahnya, kita berhasil bangkit dan terus memberi perlawanan pada Persija," tandasnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 09:48Gratis Masuk Ragunan Saat HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























