
Nexify - Kekalahan anak asuhnya pada laga kontra Persib Bandung, akhir pekan lalu, tak membuat Mario Gomez kecewa sepenuhnya. Selain bangga terhadap penampilan anak asuhnya, Pelatih Arema FC ini pun bangga pada reaksi Aremania -julukan suporter Arema- terhadap kekalahan tersebut.
"Saya gembira terhadap sikap para suporter ini. Mereka tak sekadar mendukung kami sepanjang pertandingan," kata Gomez.
"Setelah pertandingan pun tak ada masalah. Tak ada masalah bagi kami, juga tak ada masalah bagi Persib Bandung," sambungnya.
Menurut Gomez, hal ini menunjukkan Aremania kian dewasa. Memang, hasil yang diraih tim kesayangan mereka tak terlalu menggembirakan, tapi Aremania tetap bisa tertib.
"Aremania saat ini jauh lebih terdidik dan tertib," tuturnya.
Sebelumnya, Arema FC harus menelan kekalahan dari Persib Bandung pada laga pekan kedua mereka di Shopee Liga 1 musim 2020. Dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Minggu (08/03), skuad besutan Mario Gomez ini takluk dengan skor 1-2.
Kendati berlangsung dalam tensi tinggi dan nuansa rivalitas yang sangat kental, laga ini relatif berjalan lancar. Memang sempat ada sejumlah insiden pelemparan, tapi tak ada insiden lebih serius yang terjadi pada laga tersebut.
Kondisi ini jauh berbeda dibandingkan pertemuan kedua tim pada 2018 lalu. Waktu itu, Aremania, yang kecewa dengan hasil imbang timnya kala menghadapi Persib Bandung, masuk ke lapangan. Mereka pun melakukan pelemparan ke area pertandingan, termasuk bench Persib Bandung. Bahkan, Mario Gomez, yang waktu itu melatih Persib Bandung, turut menjadi korban.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Buka Sekat
Lebih lanjut, Gomez menyebut bahwa kedewasaan Aremania ini bisa jadi akan membuka peluang mereka untuk mendukung tim kesayangannya di mana saja. Bahkan, menurut pelatih asal Argentina tersebut, bisa jadi Aremania bisa mendukung langsung perjuangan skuad Arema FC di kandang Persebaya Surabaya.
"Mengapa tidak? Bisa jadi, ketika suporter lain tak bisa mendukung langsung, Aremania bisa," kata Gomez.
"Ini sesuai keinginan kami. Kami ingin tak hanya tim yang lebih dewasa. Kami juga ingin suporter bisa berkembang lebih baik. Menurut saya, ini hal yang sangat bagus," tandasnya.
(Nexify/Dendy Gandakusumah)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:33Jerman Menang 7-1, Skor yang Sama Saat Lumat Brasil 12 Tahun Lalu
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:16Jepang Tahan Belanda 2-2, Laga Terbaik Piala Dunia 2026 Sejauh Ini!
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























