
Nexify - Keuangan tim Persegres Gresik United nampaknya tak sesehat musim lalu. Baru satu bulan kompetisi bergulir, Laskar Joko Samudro dihantam kabar tak sedap. Para pemain beserta pelatih dan stafnya disebut belum menerima gaji untuk bulan Februari.
"Untuk Februari memang belum, Mas," ungkap salah satu sumber yang menolak namanya diungkapkan di media. Hingga saat ini, tim pelatih dan pemain masih menunggu kejelasan dari manajemen terkait kapan pembayaran gaji bulan Februari akan dilakukan.
Ditengarai, ketidakjelasan gaji menjadi salah satu sebab terpuruknya performa Persegres di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini. Dari lima pertandingan yang sudah dilakoni, Persegres baru mendulang sekali kemenangan, tiga kali imbang dan sekali kalah.
"Kami berharap jangan ada lagi keterlambatan gaji sebab kami juga memiliki banyak kebutuhan dan anak istri yang harus dinafkahi," sambung sumber tersebut.
Masalah keterlambatan gaji Persegres di musim ini seolah sudah diprediksi. Pasalnya, sedari awal kompetisi, Persegres tak seagresif musim lalu. Persegres hanya belanja pemain dengan kategori 'biasa-biasa saja'. Apa yang terjadi di awal musim ibarat pertanda bahwa Persegres tak sekaya musim sebelumnya. (faw/gia)
"Untuk Februari memang belum, Mas," ungkap salah satu sumber yang menolak namanya diungkapkan di media. Hingga saat ini, tim pelatih dan pemain masih menunggu kejelasan dari manajemen terkait kapan pembayaran gaji bulan Februari akan dilakukan.
Ditengarai, ketidakjelasan gaji menjadi salah satu sebab terpuruknya performa Persegres di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini. Dari lima pertandingan yang sudah dilakoni, Persegres baru mendulang sekali kemenangan, tiga kali imbang dan sekali kalah.
"Kami berharap jangan ada lagi keterlambatan gaji sebab kami juga memiliki banyak kebutuhan dan anak istri yang harus dinafkahi," sambung sumber tersebut.
Masalah keterlambatan gaji Persegres di musim ini seolah sudah diprediksi. Pasalnya, sedari awal kompetisi, Persegres tak seagresif musim lalu. Persegres hanya belanja pemain dengan kategori 'biasa-biasa saja'. Apa yang terjadi di awal musim ibarat pertanda bahwa Persegres tak sekaya musim sebelumnya. (faw/gia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 16 Juni 2023 03:00Reputasi Turun, Liga 1 Hanya Peringkat 6 di Asia Tenggara
-
Bola Indonesia 15 April 2016 09:36PSSI Legowo ISL Tak Digelar Musim Ini
-
Bola Indonesia 22 Maret 2016 11:45Demi Gulirkan Kompetisi, PSSI Sudah Surati Kapolri
-
Bola Indonesia 21 Maret 2016 12:19Mau ISL atau ISC, Madura United No Problem
-
Bola Indonesia 19 Maret 2016 11:19Persegres Butuh 25 Pemain
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 20:20Link Streaming Piala Dunia 2026: Ceko vs Afrika Selatan, 18 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 18 Juni 2026 23:003 TKW Dianiaya Majikan di Malaysia, 4 Orang Ditangkap
-
Liputan6 18 Juni 2026 22:20Sony Sonjaya Ungkap Dugaan Proyek CCTV Fiktif Rp 300 Miliar di BGN
-
Liputan6 18 Juni 2026 21:07BGN Bicara Nasib Motor Listrik yang Disegel Kejagung
-
Liputan6 18 Juni 2026 20:31
BGN Bakal Coret Warga Mampu dari Penerima MBG
-
Liputan6 18 Juni 2026 20:25Davina Karamoy Akui Terima Uang Saku dari Hanania Travel
HIGHLIGHT
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi F...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























