
Nexify - Pemain PSM Makassar kembali meluapkan kekecewaan akibat tunggakan gaji yang belum dilunasi manajemen dengan mogok latihan. Aksi ini sudah berulang-ulang dilakukan dan manajemen masih juga betah tidak membayar gaji pemain tepat waktu.
Seperti gaji saat ini. Gaji untuk bulan April belum dibayarkan dan tinggal lima hari lagi atau tanggal 25 Mei nanti sudah jatuh tempo untuk pembayaran gaji bulan Mei. Namun, sampai saat ini tanda-tanda untuk pembayaran gaji itu belum juga nampak.
Makanya, pemain kembali memutuskan untuk mogok latihan. Aksi ini akan dimulai besok, Selasa (21/5) sampai batas yang tidak ditentukan.
"Kita tidak latihan karena masalah gaji. Tanggal 25 nanti itu sudah dua bulan gaji kami. Tidak ada batas, sampai gaji kami dibayar," kata kapten tim, Andi Oddang, mewakili rekan-rekannya usai latihan di Lapangan Karebosi, Senin (20/5) sore.
"Kami berharap pengurus juga ada usaha untuk membayar gaji pemain. Kami juga tidak ingin seperti ini, tapi mau diapa lagi, kita semua butuh uang untuk memenuhi kebutuhan," lanjutnya.
Mogok latihan itu juga dibenarkan asisten pelatih Imran Amrullah. Imran yang ditunjuk memimpin latihan bersama Ansar Abdullah selama pelatih Petar Segrt berencana melakukan operasi kaki di Jerman mengatakan jika pemain sudah minta untuk menghentikan sementara latihan.
"Tadi mereka mengatakan kesepakatan untuk libur, bisa dibilang mogok sementara, sampai batas waktu yang belum diketahui. Salah satu yang membuat mereka minta libur karena gaji yang belum dibayarkan," kata Imran.
"Kita juga tidak bisa paksakan pemain untuk latihan kalau belum ada kepastian. Mereka menunggu sampai ada reaksi dan perhatian dari manajemen," lanjut Imran.
Sebelum aksi mogok ini, para pemain baru melakukan latihan selama tujuh hari usai laga melawan Pro Duta 8 Mei lalu. Kini mereka mogok latihan lagi, padahal di depan mereka akan menghadapi laga lainnya yaitu melawan Persebaya (13 Juni).
Mogok latihan ini adalah aksi yang kesekian dilakukan Andi Oddang dkk. Bulan lalu, pemain juga mogok selama 10 hari karena gaji Bulan Maret hanya dibayar 50 persen. Mereka baru mau latihan 9 hari jelang laga melawan Semen Padang (5 Mei) setelah diberi janji gaji akan dibayarkan segera. (nda/dzi)
Seperti gaji saat ini. Gaji untuk bulan April belum dibayarkan dan tinggal lima hari lagi atau tanggal 25 Mei nanti sudah jatuh tempo untuk pembayaran gaji bulan Mei. Namun, sampai saat ini tanda-tanda untuk pembayaran gaji itu belum juga nampak.
Makanya, pemain kembali memutuskan untuk mogok latihan. Aksi ini akan dimulai besok, Selasa (21/5) sampai batas yang tidak ditentukan.
"Kita tidak latihan karena masalah gaji. Tanggal 25 nanti itu sudah dua bulan gaji kami. Tidak ada batas, sampai gaji kami dibayar," kata kapten tim, Andi Oddang, mewakili rekan-rekannya usai latihan di Lapangan Karebosi, Senin (20/5) sore.
"Kami berharap pengurus juga ada usaha untuk membayar gaji pemain. Kami juga tidak ingin seperti ini, tapi mau diapa lagi, kita semua butuh uang untuk memenuhi kebutuhan," lanjutnya.
Mogok latihan itu juga dibenarkan asisten pelatih Imran Amrullah. Imran yang ditunjuk memimpin latihan bersama Ansar Abdullah selama pelatih Petar Segrt berencana melakukan operasi kaki di Jerman mengatakan jika pemain sudah minta untuk menghentikan sementara latihan.
"Tadi mereka mengatakan kesepakatan untuk libur, bisa dibilang mogok sementara, sampai batas waktu yang belum diketahui. Salah satu yang membuat mereka minta libur karena gaji yang belum dibayarkan," kata Imran.
"Kita juga tidak bisa paksakan pemain untuk latihan kalau belum ada kepastian. Mereka menunggu sampai ada reaksi dan perhatian dari manajemen," lanjut Imran.
Sebelum aksi mogok ini, para pemain baru melakukan latihan selama tujuh hari usai laga melawan Pro Duta 8 Mei lalu. Kini mereka mogok latihan lagi, padahal di depan mereka akan menghadapi laga lainnya yaitu melawan Persebaya (13 Juni).
Mogok latihan ini adalah aksi yang kesekian dilakukan Andi Oddang dkk. Bulan lalu, pemain juga mogok selama 10 hari karena gaji Bulan Maret hanya dibayar 50 persen. Mereka baru mau latihan 9 hari jelang laga melawan Semen Padang (5 Mei) setelah diberi janji gaji akan dibayarkan segera. (nda/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 29 Juni 2015 10:55Asprov PSSI Jateng: Oknum LPI Dalang Kisruh Sepakbola Nasional
-
Bola Indonesia 11 Juni 2014 14:35Menpora Dorong PSSI Berikan Jalan Keluar Bagi Litvinov
-
Bola Indonesia 9 Juni 2014 10:48Tiga Bulan Tak Digaji, Pemain Rusia Ini Jualan Jus di Solo
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 28 Juni 2026 06:20Man of the Match Panama vs Inggris: Jude Bellingham
-
Piala Dunia 28 Juni 2026 06:07Man of the Match Kroasia vs Ghana: Petar Sucic
-
Piala Dunia 28 Juni 2026 06:04Hasil Kroasia vs Ghana: Sundulan Vlasic Antar Kroasia ke Fase Gugur
BERITA LAINNYA
-
indonesia 26 Juni 2026 13:42RESMI: Persib Bandung Sudah Lepas 4 Pemain Asing
-
indonesia 22 Juni 2026 15:34Persib Bandung Dikaitkan dengan Aymen Hussein dan Mike van der Hoorn
SOROT
-
Liputan6 28 Juni 2026 07:07Laut di Bekasi Diduga Tercemar, DPRD Usut Penyebabnya
-
Liputan6 28 Juni 2026 06:45Gerindra: Prabowo Tertibkan Pengusaha Akali Pajak
-
Liputan6 28 Juni 2026 06:29Gerindra Sebut MBG Serap 1,3 Juta Pekerja
-
Liputan6 27 Juni 2026 17:30Survei Puspoll: 6 Program Pemerintah yang Dianggap Penting Rakyat
-
Liputan6 27 Juni 2026 13:00Modal Hadiah Lomba, Eks Persit Ini Bawa Soya Ayu Tembus Indomaret
HIGHLIGHT
6 Calon Pengganti Marc Cucurella di Chelsea, Ada B...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















