
Nexify - Tudingan bahwa pembentukan Tim Sembilan merupakan bentuk intervensi pada PSSI dinilai tak berdasar oleh Tondo Widodo. Pengamat sepakbola nasional ini menilai pembentukan tim ini sama sekali tak mengintervensi jalannya federasi sepakbola Indonesia ini.
"Dari sudut mana pembentukan Tim Sembilan ini dinilai sebagai bentuk intervensi? Intervensi terjadi kalau sudah ada action ke internal PSSI," ujar Tondo, pada Nexify.
"Kalau hanya fact finding atas kondisi sepakbola saat ini, ya bukan intervensi namanya," sambung pria yang pernah menimba ilmu manajemen di markas FIFA ini.
Sebelumnya, Jumat (02/01) lalu, Menpora Imam Nahrawi mengumumkan tentang pembentukan Tim Sembilan. Tim yang terdiri dari orang-orang dengan beragam latar belakang, mulai eks Deputi Komisi Pemberantasan Korupsi sampai eks Duta Besar RI di Swiss ini ditugasi untuk membenahi karut-marut sepakbola Indonesia.
Lebih lanjut, Tondo menyarankan agar Tim Sembilan tetap berkomunikasi dengan FIFA. Menurutnya, sebaiknya, apapun langkah dan temuan Tim Sembilan dilaporkan ke FIFA.
"Di Tim Sembilan kan ada Djoko Susilo, mantan Dubes RI di Swiss, yang punya akses ke FIFA," tandasnya. [initial]
(den/pra)
"Dari sudut mana pembentukan Tim Sembilan ini dinilai sebagai bentuk intervensi? Intervensi terjadi kalau sudah ada action ke internal PSSI," ujar Tondo, pada Nexify.
"Kalau hanya fact finding atas kondisi sepakbola saat ini, ya bukan intervensi namanya," sambung pria yang pernah menimba ilmu manajemen di markas FIFA ini.
Sebelumnya, Jumat (02/01) lalu, Menpora Imam Nahrawi mengumumkan tentang pembentukan Tim Sembilan. Tim yang terdiri dari orang-orang dengan beragam latar belakang, mulai eks Deputi Komisi Pemberantasan Korupsi sampai eks Duta Besar RI di Swiss ini ditugasi untuk membenahi karut-marut sepakbola Indonesia.
Lebih lanjut, Tondo menyarankan agar Tim Sembilan tetap berkomunikasi dengan FIFA. Menurutnya, sebaiknya, apapun langkah dan temuan Tim Sembilan dilaporkan ke FIFA.
"Di Tim Sembilan kan ada Djoko Susilo, mantan Dubes RI di Swiss, yang punya akses ke FIFA," tandasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Suporter Madura Pertanyakan Sikap PSSI
- Tim Sembilan Diharapkan Bisa Benahi Sepakbola Indonesia
- 18 April, PSSI Pilih Ketum Baru di Surabaya
- Jika Terjadi Ricuh PSSI Lagi, Menpora Harus Mundur
- Roy Suryo Sebut Ada Settingan untuk Merusak PSSI
- Roy Suryo: Pembentukan Tim Sembilan Tidak Relevan
- Roy Suryo Sesalkan Imam Nahrawi Tidak Hadiri Kongres PSSI
- Anggaran Tim Sembilan Kemenpora Bertentangan dengan Efisiensi
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 21:00Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs RD Kongo, 1 Juli 2026
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 20:00Prediksi Piala Dunia 2026: Meksiko vs Ekuador 1 Juli 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 26 Juni 2026 13:42RESMI: Persib Bandung Sudah Lepas 4 Pemain Asing
-
indonesia 22 Juni 2026 15:34Persib Bandung Dikaitkan dengan Aymen Hussein dan Mike van der Hoorn
SOROT
-
Liputan6 29 Juni 2026 21:17Prabowo Siapkan Amnesti Napi pada HUT Ke-81 RI
-
Liputan6 29 Juni 2026 20:27Latihan Militer Manajer Kopdes Disetop, Ini Gantinya
-
Liputan6 29 Juni 2026 20:26
RUU HAM Perkuat Komnas HAM, Beri Kewenangan Penyidikan
-
Liputan6 29 Juni 2026 19:34Latihan Militer Manajer Kopdes Resmi Disetop Buntut 5 Peserta Meninggal
-
Liputan6 29 Juni 2026 19:01Akal-akalan Bos Percetakan Cari Untung dari Penyekapan Pegawai
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























