
Nexify - Berbagai cara dilakukan para penggawa Persebaya untuk menyambung hidup. Salah satunya adalah turun di turnamen antar kampung atau yang lebih dikenal dengan tarkam.
Kemarin, kurang lebih lima pemain Persebaya memperkuat salah satu klub amatir. Mereka mengikuti turnamen tarkam yang diadakan di Pasuruan, Jawa Timur.
"Memang tak sebenar di klub. Tapi bayarannya lumayan lah untuk menambah pemasukan harian," sebut salah satu pemain yang berposisi sebagai gelandang ini.
Mengikuti Turnamen tarkam sebenarnya dilarang oleh klub. Sebab, turnamen ini sangat rentan membuat pemain cedera. Jika sudah cedera, maka pemain dan klub lah yang merugi.
"Tapi ya gimana lagi, Mas. Bayaran di klub tidak jelas. Mending ikut kayak gini buat nambah pemasukan," sebut pemain lain yang menolak namanya diungkapkan.
Nasib pemain Persebaya memang mengenaskan. Sebanyak 50 persen untuk gaji bulan Desember 2012, Januari, Februari, Mei dan Agustus 2013 belum dibayarkan oleh manajemen. Sedangkan untuk bulan Juni, Juli, September, Oktober dan November manajemen belum membayar 100 persen.
Saat ini, pemain memilih menunggu hingga kontrak mereka selesai, bulan ini. Rencananya, mereka tetap akan menagih janji CEO Persebaya, Cholid Ghoromah tentang pelunasan gaji. (faw/pra)
Kemarin, kurang lebih lima pemain Persebaya memperkuat salah satu klub amatir. Mereka mengikuti turnamen tarkam yang diadakan di Pasuruan, Jawa Timur.
"Memang tak sebenar di klub. Tapi bayarannya lumayan lah untuk menambah pemasukan harian," sebut salah satu pemain yang berposisi sebagai gelandang ini.
Mengikuti Turnamen tarkam sebenarnya dilarang oleh klub. Sebab, turnamen ini sangat rentan membuat pemain cedera. Jika sudah cedera, maka pemain dan klub lah yang merugi.
"Tapi ya gimana lagi, Mas. Bayaran di klub tidak jelas. Mending ikut kayak gini buat nambah pemasukan," sebut pemain lain yang menolak namanya diungkapkan.
Nasib pemain Persebaya memang mengenaskan. Sebanyak 50 persen untuk gaji bulan Desember 2012, Januari, Februari, Mei dan Agustus 2013 belum dibayarkan oleh manajemen. Sedangkan untuk bulan Juni, Juli, September, Oktober dan November manajemen belum membayar 100 persen.
Saat ini, pemain memilih menunggu hingga kontrak mereka selesai, bulan ini. Rencananya, mereka tetap akan menagih janji CEO Persebaya, Cholid Ghoromah tentang pelunasan gaji. (faw/pra)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Voli 15 Juli 2026 13:29Jadwal Timnas Voli Putra Indonesia di SEA V Cup 2026
-
Piala Dunia 15 Juli 2026 10:22Sedikit Hiburan buat Kylian Mbappe dan Didier Deschamps
BERITA LAINNYA
-
indonesia 14 Juli 2026 19:37Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
indonesia 14 Juli 2026 19:22Ragnar Oratmangoen Sudah Gabung di Tahap Kedua TC Timnas Indonesia
-
indonesia 13 Juli 2026 19:23Jejak Marko Simic dan Kedatangan Denis Kolinger ke Persija Jakarta
-
indonesia 13 Juli 2026 18:12Persebaya Perkuat Skuad, Francisco Rivera Optimistis Sambut Musim Baru
SOROT
-
Liputan6 15 Juli 2026 16:21Setoran ke Kas Negara Naik 15 Kali Lipat Usai JCC Dikelola Pemerintah
-
Liputan6 15 Juli 2026 16:11Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana, KDMP Jadi Agenda Utama
-
Liputan6 15 Juli 2026 15:48Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana, Ini Agenda yang Dibahas
-
Liputan6 15 Juli 2026 14:41Penjelasan Mendikdasmen Soal Aturan Pembatasan Gawai di Sekolah
-
Liputan6 15 Juli 2026 14:35Kondisi Terkini Bekas JPO Tendean Ditabrak Truk
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























