
Nexify - Manajemen Persebaya berencana bertemu dengan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Langkah tersebut diambil untuk mencegah hal-hal yang dapat merugikan Persebaya selama mempersiapkan diri sekaligus menjalani kompetisi Indonesia Super League (ISL) mendatang.
Insiden pelarangan penggunaan Stadion Gelora 10 November sebagai tempat berlatih oleh petugas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya, Senin (6/1) pagi, seolah menjadi puncak kesabaran tim juara Divisi Utama 2013 ini.
Diar Kusuma Putra, Direktur Utama PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB) mengatakan, pihaknya akan bertemu dengan Walikota untuk menjelaskan secara rinci duduk perkaranya. Diar berencana membawa dokumen-dokumen pendukung. Termasuk surat dari PSSI.
"Kita akan sampaikan surat dari PSSI, bahwa Persebaya yang diakui adalah yang berlaga di ISL. Akan kita lampirkan pula surat izin dari PSSI soal liga ke Kapolri," ucap Diar.
Menurut Diar, masalah dengan Dispora Surabaya memang sudah selesai. Persebaya sudah diperbolehkan menggunakan stadion sebagai tempat berlatih. Kendati demikian, Diar masih menyayangkan kenapa hal itu masih terjadi. "Mungkin ada staf di bawah yang tidak satu visi dengan Bu Wali," sebut Diar.
Diar juga menduga, ada pihak-pihak tertentu yang tidak senang kemudian melakukan intervensi. "Ada pihak-pihak yang ingin menggagalkan Persebaya main di Surabaya. Kalau itu diikuti oleh pemkot, mereka akan rugi sendiri," tutup Diar. [initial]
(faw/pra)
Insiden pelarangan penggunaan Stadion Gelora 10 November sebagai tempat berlatih oleh petugas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya, Senin (6/1) pagi, seolah menjadi puncak kesabaran tim juara Divisi Utama 2013 ini.
Diar Kusuma Putra, Direktur Utama PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB) mengatakan, pihaknya akan bertemu dengan Walikota untuk menjelaskan secara rinci duduk perkaranya. Diar berencana membawa dokumen-dokumen pendukung. Termasuk surat dari PSSI.
"Kita akan sampaikan surat dari PSSI, bahwa Persebaya yang diakui adalah yang berlaga di ISL. Akan kita lampirkan pula surat izin dari PSSI soal liga ke Kapolri," ucap Diar.
Menurut Diar, masalah dengan Dispora Surabaya memang sudah selesai. Persebaya sudah diperbolehkan menggunakan stadion sebagai tempat berlatih. Kendati demikian, Diar masih menyayangkan kenapa hal itu masih terjadi. "Mungkin ada staf di bawah yang tidak satu visi dengan Bu Wali," sebut Diar.
Diar juga menduga, ada pihak-pihak tertentu yang tidak senang kemudian melakukan intervensi. "Ada pihak-pihak yang ingin menggagalkan Persebaya main di Surabaya. Kalau itu diikuti oleh pemkot, mereka akan rugi sendiri," tutup Diar. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 10:39Sidang digelar di Pengadilan Tipikor Semarang, Jawa Tengah.
-
Liputan6 15 Juni 2026 10:35Cuaca Hari Ini Senin 15 Juni 2026, BMKG: Mayoritas Bakal Hujan
-
Liputan6 15 Juni 2026 09:48Gratis Masuk Ragunan Saat HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























