
Nexify - Kehadiran Isaac Pupo memberi warna baru bagi Persebaya. Pupo yang merupakan playmaker dengan karakter sangat stylish, membuat Persebaya kemungkinan bisa melepas cap Greg Nwokolo-sentris.
Bukan rahasia umum bila Greg adalah motor serangan Persebaya. Hampir setiap skema serangan selalu diawali dari kaki pemain naturalisasi ini. Tak heran bila Greg selalu menjadi momok yang diwaspadai oleh pelatih-pelatih lawan.
Tapi kehadiran Pupo bisa memberikan warna lain bagi Persebaya. Untuk mengakomodasi pemain asal Liberia tersebut, manager-coach Rahmad Darmawan bahkan rela mengutak-atik skema permainan Persebaya.
Rahmad menjajal dua formasi baru, yakni 4-3-1-2 dan 3-2-4-1. Dari dua skema tersebut, nampaknya 4-3-1-2 lah yang akan digunakan untuk pertandingan lawan Persiram, Sabtu (9/8) besok di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Dalam skema 4-3-1-2, Pupo akan lebih banyak mengambil peran. Ia menjadi pelayan untuk duet penyerang Greg dan Emmanuel Kenmogne. Pun bila Persebaya kembali memakai skema lawan 4-4-1-1, Pupo lah yang berdiri di belakang Pacho Kenmogne. Sedangkan Greg kembali ke wing kiri.
Sentralnya peran Pupo secara tak langsung ditegaskan oleh Rahmad. "Pupo main di tengah. Pupo akan dominan main di tengah. Dia mungkin akan sedikit saling bergantian dengan posisi di kiri operasi covernya. Tapi Pupo lebih banyak di tengah. Sedangkan Greg lebih melebar," jelas Rahmad. [initial]
(faw/pra)
Bukan rahasia umum bila Greg adalah motor serangan Persebaya. Hampir setiap skema serangan selalu diawali dari kaki pemain naturalisasi ini. Tak heran bila Greg selalu menjadi momok yang diwaspadai oleh pelatih-pelatih lawan.
Tapi kehadiran Pupo bisa memberikan warna lain bagi Persebaya. Untuk mengakomodasi pemain asal Liberia tersebut, manager-coach Rahmad Darmawan bahkan rela mengutak-atik skema permainan Persebaya.
Rahmad menjajal dua formasi baru, yakni 4-3-1-2 dan 3-2-4-1. Dari dua skema tersebut, nampaknya 4-3-1-2 lah yang akan digunakan untuk pertandingan lawan Persiram, Sabtu (9/8) besok di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Dalam skema 4-3-1-2, Pupo akan lebih banyak mengambil peran. Ia menjadi pelayan untuk duet penyerang Greg dan Emmanuel Kenmogne. Pun bila Persebaya kembali memakai skema lawan 4-4-1-1, Pupo lah yang berdiri di belakang Pacho Kenmogne. Sedangkan Greg kembali ke wing kiri.
Sentralnya peran Pupo secara tak langsung ditegaskan oleh Rahmad. "Pupo main di tengah. Pupo akan dominan main di tengah. Dia mungkin akan sedikit saling bergantian dengan posisi di kiri operasi covernya. Tapi Pupo lebih banyak di tengah. Sedangkan Greg lebih melebar," jelas Rahmad. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 5 Agustus 2026 17:07Ketika Aremania Memindahkan Tribun Piala Presiden 2026 ke Angkringan
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 5 Agustus 2026 19:26Lamine Yamal Beri Sinyal Dukung Barcelona Rekrut Julian Alvarez
BERITA LAINNYA
-
indonesia 5 Agustus 2026 17:07Ketika Aremania Memindahkan Tribun Piala Presiden 2026 ke Angkringan
SOROT
-
Liputan6 5 Agustus 2026 20:39Sidang Tahunan MPR Digelar 14 Agustus
-
Liputan6 5 Agustus 2026 19:20Menko Polkam Bantah Pemasangan Pagar Mal Antisipasi Kerusuhan
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:20Cerita Saksi Detik-Detik Kebakaran di Gedung Cikini
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:11Asal Usul Pisau Dipakai Pelaku Mutilasi Pria di Depok
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:58Diberhentikan Sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji 50 Persen
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:47Awal Mula Penemuan Mayat Korban Mutilasi dalam Karung di Depok
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya





















