
Nexify - Manajemen Persela Lamongan tidak punya niatan untuk melakukan banding atas hukuman yang diterima salah satu pemainnya, Syahroni. Sebab pengurus tidak mau mengambil resiko jika memaksa melakukan banding.
Dalam keputusan Komdis PSSI tertanggal 25 Oktober 2018, Syahroni dituduh melanggar fair play saat pertandingan melawan PSIS Semarang, sehingga ia mendapat sanksi larangan bermain sebanyak dua kali.
Menurut CEO Persela Lamongan, Yuhronur Efendi, jika pihaknya mengajukan banding, ia pesimis sanksinya tidak akan lebih ringan. Sehingga manajemen memilih mematuhi keputusan Komdis PSSI.
"Secara formal kita tidak melakukan banding, justru kita khawatir tidak dikabulkan malah dapat sanksi yang lebih berat," kata Yuhronur kepada Nexify.
Kendati demikian, pria yang juga menjabat sebagai Sekda Kabupaten Lamongan ini menegaskan bahwa sanksi terhadap Syahroni cukup membuat Persela terkejut karena diumumkan menjelang pertandingan melawan PS Tira.
Sehingga tim pelatih tidak punya banyak waktu untuk menyiapkan penggantinya. Padahal peran Syahroni dalam skuat Laskar Joko Tingkir cukup krusial, ia bahkan menjadi penentu kemenangan ketika Persela mengalahkan Barito Putera.
Pada pertandingan melawan Sriwijaya FC, Syahroni juga dipastikan akan kembali absen. Karena ia baru menjalani satu kali hukuman ketika menghadapi PS Tira pekan lalu.
Video Menarik
Video time out tentang Barcelona dikabarkan akan melepas Ousmane Dembele dan 4 pesepakbola terkuat di Eropa.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 10 Juli 2026 10:59Ederson Ternyata Sudah di Manchester, Sedikit Lagi Jadi Pemain MU?
-
Lain Lain 10 Juli 2026 09:21Dari Lapangan Sampai Nongkrong, Ini Cara Tetap Segar Setelah Main Bola
BERITA LAINNYA
-
indonesia 8 Juli 2026 19:46RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
SOROT
-
Liputan6 10 Juli 2026 11:27Jampidsus Akui Rumahnya di Sentul Digeledah Polisi
-
Liputan6 10 Juli 2026 11:19Febrie Andriansyah Bantah Isu Mundur dari Jampidsus
-
Liputan6 10 Juli 2026 11:05Jampidsus Buka Suara Penggeledahan Polisi Terkait 3 Kasus Korupsi Besar
-
Liputan6 10 Juli 2026 10:00Perintah Prabowo ke Aparat: Segera Berbenah Sebelum Dibersihkan
-
Liputan6 10 Juli 2026 09:43Polisi Geledah Sejumlah Lokasi Terkait Korupsi Besar, Istana Buka Suara
-
Liputan6 10 Juli 2026 07:33Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan 3 Mantan PM Thailand
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























