
Nexify - Bagi Persinga Ngawi, calon lawan yang akan mereka hadapi di semifinal Piala Kemerdekaan 2015, Kamis (10/9) malam nanti di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), yakni Persiba Bantul, bukanlah tim yang asing. Sejauh ini Persinga sudah dua kali bertemu Laskar Sultan Agung.
Laskar Ketonggo, julukan Persinga memastikan akan tampil all out dalam laga malam nanti. Menurut asisten pelatih Persinga, Fajar Hermawan, pihaknya sudah menyiapkan strategi berbeda sebagai penentu lolos tidaknya Persinga ke partai final.
"Kalau dengan laga nanti, berarti sudah tiga kali bertemu dengan Persiba. Pastinya akan ada strategi berbeda," terang pria yang akrab disapa Dullah ini. Baik Persinga dan Persiba Bantul menjadi tim yang minim gol di laga perempat final Piala Kemerdekaan.
Mereka hanya mampu mencetak satu gol untuk mengamankan tiket ke semifinal. Pada babak sebelumnya, Persinga mengalahkan Cilegon United lewat lesakkan Zuhri Dwi Saputro pada menit 74. Setelah melawan Cilegon United, Persinga sudah membenahi kelemahan.
"Kami perbaiki permainan terutama pada tempo penyerangan. Sebab kami menjadi tim yang minim gol di laga perempat final lalu," ujar Dullah.
Sementara itu, asisten pelatih Persiba Bantul, Sambudiana menjelaskan bahwa mereka sudah mengantongi kekuatan Persinga. Menurut Persiba, Laskar Ketonggo banyak mengandalkan striker Slamet Hariyadi dan gelandang M, Fathurozi.
"Dari referensi yang diterima dan kemudian dianalisa, kami sudah tahu kekuatan dari Persinga," ungkapnya. Sambudiana menilai, untuk Slamet punya kecepatan dan finishing yang cukup bagus. Apalagi pemain tersebut mampu menjebol gawang Persiba saat kedua tim bermain imbang 1-1.
Sementara rekannya Fathurozi yang kerap memprovokasi wasit dinilainya punya kemampuan sebagai pembagi bola yang sangat baik. "Keduanya kami anggap sebagai pemain kunci di tim itu. Jadi perlu diwaspadai oleh anak-anak," pungkas Sambudiana. (faw/dzi)
Laskar Ketonggo, julukan Persinga memastikan akan tampil all out dalam laga malam nanti. Menurut asisten pelatih Persinga, Fajar Hermawan, pihaknya sudah menyiapkan strategi berbeda sebagai penentu lolos tidaknya Persinga ke partai final.
"Kalau dengan laga nanti, berarti sudah tiga kali bertemu dengan Persiba. Pastinya akan ada strategi berbeda," terang pria yang akrab disapa Dullah ini. Baik Persinga dan Persiba Bantul menjadi tim yang minim gol di laga perempat final Piala Kemerdekaan.
Mereka hanya mampu mencetak satu gol untuk mengamankan tiket ke semifinal. Pada babak sebelumnya, Persinga mengalahkan Cilegon United lewat lesakkan Zuhri Dwi Saputro pada menit 74. Setelah melawan Cilegon United, Persinga sudah membenahi kelemahan.
"Kami perbaiki permainan terutama pada tempo penyerangan. Sebab kami menjadi tim yang minim gol di laga perempat final lalu," ujar Dullah.
Sementara itu, asisten pelatih Persiba Bantul, Sambudiana menjelaskan bahwa mereka sudah mengantongi kekuatan Persinga. Menurut Persiba, Laskar Ketonggo banyak mengandalkan striker Slamet Hariyadi dan gelandang M, Fathurozi.
"Dari referensi yang diterima dan kemudian dianalisa, kami sudah tahu kekuatan dari Persinga," ungkapnya. Sambudiana menilai, untuk Slamet punya kecepatan dan finishing yang cukup bagus. Apalagi pemain tersebut mampu menjebol gawang Persiba saat kedua tim bermain imbang 1-1.
Sementara rekannya Fathurozi yang kerap memprovokasi wasit dinilainya punya kemampuan sebagai pembagi bola yang sangat baik. "Keduanya kami anggap sebagai pemain kunci di tim itu. Jadi perlu diwaspadai oleh anak-anak," pungkas Sambudiana. (faw/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 18 Agustus 2025 23:00Timnas Indonesia U-17 Jadi Runner-up Piala Kemerdekaan 2025
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 5 Agustus 2026 17:49Manchester United Buka Peluang Pinjamkan Joshua Zirkzee ke Juventus
BERITA LAINNYA
-
indonesia 5 Agustus 2026 17:07Ketika Aremania Memindahkan Tribun Piala Presiden 2026 ke Angkringan
-
indonesia 5 Agustus 2026 14:31Ketergantungan Arema FC kepada Gustavo Henrique Terlihat di Piala Presiden 2026
SOROT
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:20Cerita Saksi Detik-Detik Kebakaran di Gedung Cikini
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:11Asal Usul Pisau Dipakai Pelaku Mutilasi Pria di Depok
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:58Diberhentikan Sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji 50 Persen
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:47Awal Mula Penemuan Mayat Korban Mutilasi dalam Karung di Depok
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:45LPDP Kecewa Dokter EPR Komentar Nirempati ke Pasien BPJS
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:28Rumah Don Ritto di Bandung Digeledah Kejagung
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















