
Nexify - Ribuan Aremania (sebutan suporter Arema) memadati jalan depan stasiun Kota Baru Malang, Sabtu (25/04). Mereka menggelar aksi memprotes kebijakan Kementerian Pemuda dan Olahraga yang mereka nilai mengancam eksistensi klub pujaan mereka ini.
Dalam aksinya hari ini, ribuan Aremania ini juga menggelar aksi satiris bermain sepakbola di tengah jalan. Mereka menyindir pernyataan Ketua Umum Badan Olahraga Profesional Indonesia, Mayjen (purn) Noor Aman yang menyarankan Arema bermain sepakbola di pinggir jalan saja karena tetap bersikeras berlaga meski tak lolos verifikasi.
Tak hanya Aremania, aksi main bola di jalanan ini juga diikuti tim pelatih Arema Cronus. Nampak trio pelatih Arema, yakni Suharno, Joko Susilo, dan Kuncoro berbaur dengan Aremania dalam aksi tersebut.
Joko Susilo ikut bermain di jalanan © Antok
Sementara itu, M. Amin, salah satu Aremania Pasuruan mengaku aksi ini bukan puncak dari protes mereka pada Kemenpora. Menurut pria paruh baya ini, selama Arema tidak boleh bertanding, selama itu pula Aremania akan berdemo.
"Masih akan terus lanjut selama Arema tidak bisa main," ujarnya.
"Harapan kami, Menpora bisa mendengarkan suara kami ini. Jangan cuma dengar pembisik-pembisiknya," tandasnya. [initial]
(den/pra)
Dalam aksinya hari ini, ribuan Aremania ini juga menggelar aksi satiris bermain sepakbola di tengah jalan. Mereka menyindir pernyataan Ketua Umum Badan Olahraga Profesional Indonesia, Mayjen (purn) Noor Aman yang menyarankan Arema bermain sepakbola di pinggir jalan saja karena tetap bersikeras berlaga meski tak lolos verifikasi.
Tak hanya Aremania, aksi main bola di jalanan ini juga diikuti tim pelatih Arema Cronus. Nampak trio pelatih Arema, yakni Suharno, Joko Susilo, dan Kuncoro berbaur dengan Aremania dalam aksi tersebut.
Joko Susilo ikut bermain di jalanan © AntokSementara itu, M. Amin, salah satu Aremania Pasuruan mengaku aksi ini bukan puncak dari protes mereka pada Kemenpora. Menurut pria paruh baya ini, selama Arema tidak boleh bertanding, selama itu pula Aremania akan berdemo.
"Masih akan terus lanjut selama Arema tidak bisa main," ujarnya.
"Harapan kami, Menpora bisa mendengarkan suara kami ini. Jangan cuma dengar pembisik-pembisiknya," tandasnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Olahraga Lain-Lain 17 April 2026 15:36Reformasi Kemenpora: Erick Thohir Pangkas 191 Regulasi
-
Tenis 9 Februari 2026 13:00Menpora Apresiasi Lompatan Besar Futsal dan Dominasi Tenis Indonesia pada Awal 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 1 Juli 2026 09:00Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Austria 3 Juli 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 26 Juni 2026 13:42RESMI: Persib Bandung Sudah Lepas 4 Pemain Asing
-
indonesia 22 Juni 2026 15:34Persib Bandung Dikaitkan dengan Aymen Hussein dan Mike van der Hoorn
SOROT
-
Liputan6 1 Juli 2026 09:273 Anggota Polri Dapat Bintang Bhayangkara Narariya, Ini Daftarnya
-
Liputan6 1 Juli 2026 09:04Dua Demo Siap Warnai HUT Bhayangkara, Ini Lokasinya
-
Liputan6 1 Juli 2026 08:00Korupsi Jual Beli Jabatan yang Tak Pernah Berhenti
-
Liputan6 1 Juli 2026 07:55Jokowi hingga JK Hadiri Upacara HUT ke-80 Bhayangkara
-
Liputan6 1 Juli 2026 07:36Paramotor Warnai Langit Cikeas Jelang Upacara HUT Bhayangkara
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























