
Nexify - Langkah Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggulirkan Piala Kemerdekaan, semakin tidak terbendung. Alhasil, turnamen dijadwalkan akan diselenggarakan mulai 24 Juli.
Terkait hal tersebut, Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Sekjen PSSI), Azwan Karim, mengingatkan wasit termasuk perangkat pertandingan lain yang berada di bawah naungan PSSI supaya tidak salah jalan.
"Yang pasti, kami tidak perlu memagari seperti zaman dulu. Tentu sudah tahu persis konsekuensi bila berjalan di luar organisasi PSSI," kata Azwan Karim.
Bahkan, Azwan meyakini jika wasit termasuk perangkat pertandingan lainnya, tidak akan ikut serta di turnamen yang dibuat Tim Transisi. Bahkan pihaknya memperkirakan, turnamen buatan Tim Transisi justru akan diisi wasit serta perangkat pertandingan yang tidak memiliki lisensi PSSI.
"Itu yang saya takutkan. Bahwa, turnamen di luar PSSI tidak menggunakan perangkat pertandingan yang sesuai. Benar tidak sudah lulus, dites, atau punya lisensi? Kalau perangkatnya tidak jelas dan penyelenggaraan tidak sesuai standar, sama saja seperti tarkam. Selain itu, proteksi ke pemain seperti apa?" pungkasnya (esa/dzi)
Terkait hal tersebut, Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Sekjen PSSI), Azwan Karim, mengingatkan wasit termasuk perangkat pertandingan lain yang berada di bawah naungan PSSI supaya tidak salah jalan.
"Yang pasti, kami tidak perlu memagari seperti zaman dulu. Tentu sudah tahu persis konsekuensi bila berjalan di luar organisasi PSSI," kata Azwan Karim.
Bahkan, Azwan meyakini jika wasit termasuk perangkat pertandingan lainnya, tidak akan ikut serta di turnamen yang dibuat Tim Transisi. Bahkan pihaknya memperkirakan, turnamen buatan Tim Transisi justru akan diisi wasit serta perangkat pertandingan yang tidak memiliki lisensi PSSI.
"Itu yang saya takutkan. Bahwa, turnamen di luar PSSI tidak menggunakan perangkat pertandingan yang sesuai. Benar tidak sudah lulus, dites, atau punya lisensi? Kalau perangkatnya tidak jelas dan penyelenggaraan tidak sesuai standar, sama saja seperti tarkam. Selain itu, proteksi ke pemain seperti apa?" pungkasnya (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 6 Agustus 2026 13:00Luka Modric Berharap Rafael Leao Bertahan di AC Milan
-
Tim Nasional 6 Agustus 2026 12:17Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026, Ini Syaratnya
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Agustus 2026 11:40Bernardo Tavares Hormati Persib, Persebaya Tetap Percaya Diri Tatap Final
-
indonesia 6 Agustus 2026 11:20Igor Tolic Belum Tentukan Starter Persib untuk Final Kontra Persebaya
-
indonesia 6 Agustus 2026 08:56Jadwal Perebutan Peringkat 3 Piala Presiden 2026: Persija Jakarta vs Arema FC
-
indonesia 6 Agustus 2026 08:47Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya Berebut Trofi Juara
SOROT
-
Liputan6 6 Agustus 2026 12:59Polisi Temukan Tersangka Mutilasi di Depok Gabung Komunitas Gay
-
Liputan6 6 Agustus 2026 12:35SD di Jagakarsa Kebakaran
-
Liputan6 6 Agustus 2026 12:28Kenapa Penduduk Jakarta Berkurang Ribuan Orang, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Liputan6 6 Agustus 2026 12:17ART Diduga Disekap di Kelapa Gading, KTP Ditahan hingga Diminta Uang
-
Liputan6 6 Agustus 2026 11:33
Ultimatum untuk Dapur MBG: Urus SLHS atau Ditutup!
-
Liputan6 6 Agustus 2026 11:25
Waspada Kemarau Panjang, Jakarta Siapkan Hujan Buatan 2 Kali Sepekan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















