
Nexify - Sekretaris PT Liga Indonesia (PT LI), Tigor Shalom Boboy, memastikan pihaknya tidak keberatan untuk menggelar kompetisi mulai Oktober 2015. Hal tersebut merupakan permintaan dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Selain itu, PSSI juga meminta PT LI untuk menyiapkan turnamen pra musim. Diungkapkan Tigor, PT LI sebelumnya juga sudah memiliki rencana untuk menjalankan kompetisi mulai September atau Oktober 2015. Karena itu ditegaskannya, sama sekali tidak kerepotan sekalipun harus berkejaran dengan waktu yang ada.
"Itu program kami setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terakhir. Memang kami merencanakan September atau Oktober 2015. Karena waktunya mepet, kami merencanakan di bulan Oktober," terang Tigor. "Divisi Utama tentu akan menyusul. Memang biasanya Divisi Utama digelar setelah ISL," imbuhnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, penyelenggaraan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015-2016, termasuk Divisi Utama bisa saja berlangsung lebih cepat dibanding sebelumnya. Hal tersebut, apabila sanksi FIFA belum berakhir sehingga tidak ada agenda internasional.
"Sebelumnya, direncanakan berakhir Mei 2016. Karena mulai Oktober 2015, maka mundur satu bulan. Tapi, harus melihat agenda-agenda yang ada terlebih dahulu. Kalau dalam status disanksi FIFA, sehingga tim nasional Indonesia tidak memiliki kegiatan. Karena itu, bisa saja lebih cepat," pungkasnya.[initial]
(bola/yp)
Selain itu, PSSI juga meminta PT LI untuk menyiapkan turnamen pra musim. Diungkapkan Tigor, PT LI sebelumnya juga sudah memiliki rencana untuk menjalankan kompetisi mulai September atau Oktober 2015. Karena itu ditegaskannya, sama sekali tidak kerepotan sekalipun harus berkejaran dengan waktu yang ada.
"Itu program kami setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terakhir. Memang kami merencanakan September atau Oktober 2015. Karena waktunya mepet, kami merencanakan di bulan Oktober," terang Tigor. "Divisi Utama tentu akan menyusul. Memang biasanya Divisi Utama digelar setelah ISL," imbuhnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, penyelenggaraan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015-2016, termasuk Divisi Utama bisa saja berlangsung lebih cepat dibanding sebelumnya. Hal tersebut, apabila sanksi FIFA belum berakhir sehingga tidak ada agenda internasional.
"Sebelumnya, direncanakan berakhir Mei 2016. Karena mulai Oktober 2015, maka mundur satu bulan. Tapi, harus melihat agenda-agenda yang ada terlebih dahulu. Kalau dalam status disanksi FIFA, sehingga tim nasional Indonesia tidak memiliki kegiatan. Karena itu, bisa saja lebih cepat," pungkasnya.[initial]
Baca Juga:
- Terkait Status Kompetisi, PT LI Akui Sudah Layangkan Surat ke PSSI
- Penyelenggara Turnamen PIS Kesulitan Mencari Peserta
- Penyelenggara Turnamen PIS Sebut Format dan Kick-off Kemungkinan Berubah
- Penyelenggara PIS Rencanakan Undang Klub Divisi Utama
- BOPI Tegaskan Hanya Verifikasi Penyelenggara Turnamen PIS
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 09:48Gratis Masuk Ragunan Saat HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























