
“Ferinando Pahabol istimewa malam ini. Dia benar-benar merepotkan” puji RD.
Keberadaan mantan pemain Persidafon Dafonsoro itu membuat dirinya harus menempatkan dua pemain ekstra di sisi kanan. Hal ini ditujukan untuk mengawasi pergerakan pemain dengan tinggi 157 cm tersebut.
“Taktik saya adalah menempatkan dua pemain di sisi kanan untuk mengawasi pergerakan Feri Pahabol. Saya juga meminta kepada Alfarizi untuk tak terlalu jauh melakukan overlap,” jelasnya.
Pada laga yang berakhir imbang 1-1 tersebut, pemain kelahiran16 Januari 1992 ini memang merepotkan pertahanan Singo Edan. Beberapa kali, akselerasi dan kecepatannya mampu membuat pemain belakang Arema Indonesia kalang kabut dan terpaksa melakukan pelanggaran untuk menghentikannya. Salah satunya adalah saat mencetak gol yang membuat Persipura unggul. (dzi/gia)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 09:48Gratis Masuk Ragunan Saat HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















