
Nexify - Manager-coach Persebaya, Rahmad Darmawan menegaskan bahwa kemenangan atas Perseru Serui dengan skor 1-0 adalah hadiah untuk ulang tahun Kota Surabaya ke-721. Gol kemenangan Persebaya dicetak oleh Muhammad Ilham pada menit ke-32.
"Kemenangan ini kami persembahkan untuk Kota Surabaya yang hari ini ulang tahun ke-721. Selamat ulang tahun Surabaya," ucap Rahmad Darmawan dalam sesi jumpa pers usai pertandingan, Sabtu (31/5) petang.
Dalam laga yang dilangsungkan di Stadion Mandala, Jayapura tersebut, Persebaya sempat kesulitan untuk membongkar pertahanan Perseru. "Saya sudah mengingatkan ke pemain untuk sabar membongkar pertahanan pemain Perseru. Sebab ketika defence, mereka menempatkan lima pemain di belakang," terang Rahmad.
Persebaya juga banyak menciptakan peluang. Namun hanya mampu menciptakan sebiji gol lewat M. Ilham. Peluang terbaik hadir pada penghujung babak kedua melalui Greg Nwokolo. Sayang, meski tinggal berhadapan dengan gawang kosong, sontekan Greg meneruskan crossing Pacho Kenmogne, hanya justru membentur mistar.
"Memang kami banyak menciptakan peluang. Tapi sayang tak bisa dikonversi menjadi gol. Tapi inilah sepakbola. Kelengahan bisa datang sepersekian detik. Makanya saya ingatkan untuk fokus," jelas eks pelatih Arema Cronus dan Persija Jakarta ini.
Rahmad juga mengeluhkan cuaca panas Jayapura. "Cuaca hari ini luar biasa. Harus diakui cuaca yang cukup panas buat mereka sedikit kesulitan. Apalagi Serui juga bermain sangat dalam. Saya sudah bilang, kalau kita berhasil mencuri gol, pasti mereka berani keluar. Dan itu benar," tutup Rahmad. [initial]
(faw/pra)
"Kemenangan ini kami persembahkan untuk Kota Surabaya yang hari ini ulang tahun ke-721. Selamat ulang tahun Surabaya," ucap Rahmad Darmawan dalam sesi jumpa pers usai pertandingan, Sabtu (31/5) petang.
Dalam laga yang dilangsungkan di Stadion Mandala, Jayapura tersebut, Persebaya sempat kesulitan untuk membongkar pertahanan Perseru. "Saya sudah mengingatkan ke pemain untuk sabar membongkar pertahanan pemain Perseru. Sebab ketika defence, mereka menempatkan lima pemain di belakang," terang Rahmad.
Persebaya juga banyak menciptakan peluang. Namun hanya mampu menciptakan sebiji gol lewat M. Ilham. Peluang terbaik hadir pada penghujung babak kedua melalui Greg Nwokolo. Sayang, meski tinggal berhadapan dengan gawang kosong, sontekan Greg meneruskan crossing Pacho Kenmogne, hanya justru membentur mistar.
"Memang kami banyak menciptakan peluang. Tapi sayang tak bisa dikonversi menjadi gol. Tapi inilah sepakbola. Kelengahan bisa datang sepersekian detik. Makanya saya ingatkan untuk fokus," jelas eks pelatih Arema Cronus dan Persija Jakarta ini.
Rahmad juga mengeluhkan cuaca panas Jayapura. "Cuaca hari ini luar biasa. Harus diakui cuaca yang cukup panas buat mereka sedikit kesulitan. Apalagi Serui juga bermain sangat dalam. Saya sudah bilang, kalau kita berhasil mencuri gol, pasti mereka berani keluar. Dan itu benar," tutup Rahmad. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 04:21Link Streaming Piala Dunia 2026: Swedia vs Tunisia
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























