
Nexify - Sudah tiga pertandingan uji coba yang dijalani Persebaya selama bulan Ramadan. Selain bertujuan sebagai ajang pemanasan, ketiga pertandingan uji coba juga bertujuan untuk mengasah skema anyar yang sedang mereka usung, yakni 4-3-1-2.
Sayangnya, Persebaya masih belum menemukan kata klik dari skema 4-3-1-2 ini. Para pemain nampak belum bisa beradaptasi dan mengaplikasikan formasi ini. Bila ini terus terjadi, maka manager-coach Rahmad Darmawan akan menggunakan rencana alternatif.
Dari tiga pertandingan uji coba, Persebaya baru mengemas dua kemenangan. Hasil memalukan dicapai pada pertandingan terakhir saat mereka ditahan imbang Persatu Tuban dengan skor 1-1. Perlu diketahui, Persatu adalah peserta Divisi I, atau kompetisi kasta ketiga di Indonesia.
Hasil ini membuat Rahmad harus memeras otak. "Saya akan buat satu Plan B seandainya formasi ini tidak berjalan ideal sampai dengan hari yang sudah saya tentukan," tegas Rahmad. Jika masih buntu, maka Rahmad akan kembali menggunakan formasi andalannya, 4-4-2 atau 4-4-1-1.
"Saya akan buat beberapa variasi. Kami akan kembali tapi dengan beberapa penekanan yang lebih dalam. Kami akan bermain normal dengan 4-4-2 atau 4-4-1-1. Tapi lebih ada spesifikasi tugas dari pemainnya seperti apa," tutupnya. [initial]
(faw/pra)
Sayangnya, Persebaya masih belum menemukan kata klik dari skema 4-3-1-2 ini. Para pemain nampak belum bisa beradaptasi dan mengaplikasikan formasi ini. Bila ini terus terjadi, maka manager-coach Rahmad Darmawan akan menggunakan rencana alternatif.
Dari tiga pertandingan uji coba, Persebaya baru mengemas dua kemenangan. Hasil memalukan dicapai pada pertandingan terakhir saat mereka ditahan imbang Persatu Tuban dengan skor 1-1. Perlu diketahui, Persatu adalah peserta Divisi I, atau kompetisi kasta ketiga di Indonesia.
Hasil ini membuat Rahmad harus memeras otak. "Saya akan buat satu Plan B seandainya formasi ini tidak berjalan ideal sampai dengan hari yang sudah saya tentukan," tegas Rahmad. Jika masih buntu, maka Rahmad akan kembali menggunakan formasi andalannya, 4-4-2 atau 4-4-1-1.
"Saya akan buat beberapa variasi. Kami akan kembali tapi dengan beberapa penekanan yang lebih dalam. Kami akan bermain normal dengan 4-4-2 atau 4-4-1-1. Tapi lebih ada spesifikasi tugas dari pemainnya seperti apa," tutupnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 08:55Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























