Reaksi Keras Erick Thohir atas Nyinyiran Yuran Fernandes: Dia Sudah Minta Maaf, tapi Kalau Menyesal, Jangan Cari Makan di Indonesia

Nexify - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, merespons nyinyiran bek PSM Makassar, Yuran Fernandes. Ia tahu pemain berusia 30 tahun itu telah mengklarifikasi.
Namun, Erick Thohir tetap kesal kepada Yuran. Ia meminta bek Tanjung Verde itu untuk tidak bermain dan mengais rezeki di Indonesia apabila menyesal berkarier di BRI Liga 1.
"Dia (Yuran Fernandes) sudah meminta maaf, tapi kalau dia menyesali, jangan main di Indonesia. Main saja di luar negeri," ujar Erick Thohir kepada wartawan.
"Kalau dia menyesal main di Indonesia, jangan main di sini. Main di tempat lain saja. Jangan cari makan di sini, berkarier di sini, jelek-jelekin liga kita," katanya menambahkan.
Berawal dari Kekalahan PSM

Unggahan Yuran itu berawal dari kekalahan 1-3 PSM dari PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu (3/5) dalam laga pekan ke-31 BRI Liga 1. Gol Yuran juga dianulir wasit.
"Kecuali kalau dia ada bukti. Kalau ada bukti, dia bilang, 'Oh, wasit ini dibayar, pemain ini dibayar, ini dibayar', kita tangkap," ucap Erick Thohir.
"Tapi dia sudah meminta maaf, tetapi saya meminta liga (PT LIB) juga bertindak keras kepada liga dan pemainnya atau saya tindak liganya," lanjutnya.
Emosional

Seperti diketahui, Yuran begitu emosional usai golnya ke gawang PSS tidak disahkan wasit. Ia mengunggah dua perbandingan sepak pojok, salah satunya tendangan sudut Liverpool.
"Sepak bola di Indonesia hanya candaan, makanya level dan korupsinya akan tetap sama," kata Yuran.
"Jika Anda ingin menghasilkan uang, Anda bisa datang ke Indonesia. Jika Anda ingin bermain sepak bola serius, menjauhlah dari Indonesia," tambahnya.
Klarifikasi Yuran Fernandes

Tidak lama kemudian, Yuran meluruskan postingan di akun Instagramnya itu. Ia membeberkan maksud dari unggahan itu bukan untuk menyindir Indonesia, tapi sepak bola.
"Para pecinta sepak bola Indonesia. Saya ingin memberikan klarifikasi terkait unggahan saya di Instagram pada tanggal 3 Mei 2025," ujar Yuran.
"Pernyataan yang saya sampaikan tersebut sepenuhnya ditujukan dalam konteks sepak bola. Ungkapan tersebut sama sekali tidak dimaksudkan untuk menyinggung Indonesia sebagai sebuah negara."
"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf dan meminta untuk tidak menyalahi artikan unggahan saya ke dalam konteks yang lebih luas. Itu hanya murni merupakan bentuk kekecewaan pribadi saya terhadap situasi di lapangan."
"Sekaligus cerminan dari rasa peduli dan harapan saya kepada PSSI dan LIB, bahwa sepak bola Indonesia bisa berkembang dan menjadi lebih baik dari hari ini. Terima kasih," imbuhnya.
(Nexify/Fitri Apriani)
Klasemen BRI Liga 1
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 2 Agustus 2026 10:00Debut Langsung Cetak Gol, Mikel Arteta Sanjung Christos Tzolis
-
Liga Inggris 2 Agustus 2026 09:30Arsenal Hajar Girona, Mikel Arteta Full Senyum!
-
Liga Inggris 2 Agustus 2026 09:00Solid Selama Pra Musim, Mason Mount Siap Jadi Pembeda Bagi Manchester United
-
Bola Indonesia 2 Agustus 2026 08:00Bobol Gawang Aston Villa, Arkhan Kaka Enggan Berpuas Diri
-
Liga Inggris 2 Agustus 2026 07:30Chelsea Tumbang Lawan Spurs, Xabi Alonso: Ini Pembelajaran Bagi Kami!
BERITA LAINNYA
-
indonesia 2 Agustus 2026 08:00Bobol Gawang Aston Villa, Arkhan Kaka Enggan Berpuas Diri
-
indonesia 1 Agustus 2026 21:58Jadwal Lengkap Piala Presiden 2026
-
indonesia 1 Agustus 2026 21:44Semifinal Piala Presiden 2026: Persib vs Persija dan Persebaya vs Arema FC
-
indonesia 1 Agustus 2026 21:33Hasil Piala Presiden 2026: Persebaya Surabaya Pulangkan Juara Bertahan Port FC
SOROT
-
Liputan6 2 Agustus 2026 11:27Kapal Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep
-
Liputan6 2 Agustus 2026 11:00Petugas Damkar Gugur Tangani Kebakaran di Kramat Jati Sempat Pingsan
-
Liputan6 2 Agustus 2026 10:19Petugas Damkar Gugur Tangani Kebakaran di Kramat Jati, Begini Kronologinya
-
Liputan6 2 Agustus 2026 10:07KPK Buka Suara Terkait Kabar Intervensi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim
-
Liputan6 2 Agustus 2026 08:52Kapal Nelayan Indonesia Diserang di Papua Nugini, Jenazah Nakhoda Hilang
-
Liputan6 2 Agustus 2026 07:22Akhir Rekor Nirmal Purja, Penakluk 14 Gunung Tertinggi Tercepat Dunia
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























