
Nexify - Lewat sebuah pertandingan melelahkan, Arema Cronus akhirnya sukses meraih trofi Inter Island Cup 2014 setelah mengalahkan Persib Bandung. Bermain di Stadion Gelora Jakabaring Palembang, Singo Edan menang dengan skor 2-1 lewat babak perpanjangan waktu.
Persib Bandung langsung menggebrak begitu peluit pertandingan dibunyikan. Lima menit babak pertama berjalan, sebuah peluang didapatkan oleh Maycon Calijuri. Sayang sundulannya memanfaatkan umpan Tony Sucipto masih jauh dari gawang Arema yang dijaga Kadek Wardhana.
Selama 20 menit pertandingan berjalan, Persib Bandung mampu menguasai jalannya pertandingan, sementara Arema lebih fokus untuk menunggu dan mempertahankan lini belakang dari serangan Maung Bandung. Beberapa peluang juga diciptakan Persib, sayang peluang dari Makan Konate, Tantan dan Maycon belum ada yang mampu menemui sasaran.
Arema mendapatkan peluang untuk mencetak gol pada menit ke-27. Sayang peluang tersebut gagal dimaksimalkan menjadi gol karena penampilan gemilang kiper Persib, I Made Wirawan.
Pada masa injury time babak pertama, Persib dua kali mendapatkan peluang emas. Yang pertama, tendangan Maycon ke arah gawang yang kosong mampu diselamatkan Fabiano Beltrame di garis gawang. Bola muntah mengarah ke arah Atep, namun lagi-lagi Fabiano mampu menghalaunya sebelum masuk gawang. Skor tanpa gol mengakhiri babak pertama.
Pertandingan semakin seru di babak kedua. Baik Arema maupun Persib Bandung sama-sama mencoba bermain lebih terbuka di paruh kedua ini.
Empat menit babak kedua berjalan, Arema akhirnya memecah kebuntuan lewat eksekusi penalti Fabiano Beltrame. Hadiah penalti diberikan setelah Tony Sucipto dianggap melakukan handsball di kotak penalti. Tanpa cela, Fabiano sukses menaklukkan Made Wirawan.
Tertinggal, Maung Bandung langsung mencoba membalas. Pada menit ke-67, Tantan nyaris menyamakan kedudukan. Sayang tendangannya masih mampu ditepis oleh Kadek Wardhana.
Upaya Persib untuk menyamakan kedudukan akhirnya terwujud pada menit ke-76. Umpan silang dari Firman Utina mampu diselesaikan dengan sempurna oleh Vladimir Vujovic dengan sebuah sundulan akurat. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Sukses menyamakan kedudukan, para pemain Maung Bandung semakin bersemangat menggempur pertahanan Arema. Pada menit ke-85, Persib nyaris berbalik unggul. Sayang, tendangan Firman Utina masih membentur tiang gawang Arema. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal.
Pada babak perpanjangan waktu, Persib harus bermain dengan 10 pemain setelah Hariono mendapatkan kartu kuning kedua setelah melanggar Noviandani. Tak berselang lama, Persib juga kehilangan Firman Utina karena cedera. Keluarnya Firman membuat Persib harus bermain dengan sembilan pemain karena telah melakukan tiga pergantian pemain sebelumnya.
Memanfaatkan keunggulan dua pemain, Arema akhirnya berbalik unggul. Sengbah Kennedy yang baru masuk di babak perpanjangan waktu sukses membawa Arema unggul setelah tendangannya gagal diantisipasi Made Wardana.
Di sisa waktu pertandingan, Arema juga kehilangan satu pemainnya. Fery Aman Saragih mendapatkan kartu kuning kedua. Kehilangan Fery Aman Saragih, Arema tak mengendurkan serangan mereka, namun hingga pertandingan berakhir skor 2-1 tak berubah. (bola/dzi)
Persib Bandung langsung menggebrak begitu peluit pertandingan dibunyikan. Lima menit babak pertama berjalan, sebuah peluang didapatkan oleh Maycon Calijuri. Sayang sundulannya memanfaatkan umpan Tony Sucipto masih jauh dari gawang Arema yang dijaga Kadek Wardhana.
Selama 20 menit pertandingan berjalan, Persib Bandung mampu menguasai jalannya pertandingan, sementara Arema lebih fokus untuk menunggu dan mempertahankan lini belakang dari serangan Maung Bandung. Beberapa peluang juga diciptakan Persib, sayang peluang dari Makan Konate, Tantan dan Maycon belum ada yang mampu menemui sasaran.
Arema mendapatkan peluang untuk mencetak gol pada menit ke-27. Sayang peluang tersebut gagal dimaksimalkan menjadi gol karena penampilan gemilang kiper Persib, I Made Wirawan.
Pada masa injury time babak pertama, Persib dua kali mendapatkan peluang emas. Yang pertama, tendangan Maycon ke arah gawang yang kosong mampu diselamatkan Fabiano Beltrame di garis gawang. Bola muntah mengarah ke arah Atep, namun lagi-lagi Fabiano mampu menghalaunya sebelum masuk gawang. Skor tanpa gol mengakhiri babak pertama.
Pertandingan semakin seru di babak kedua. Baik Arema maupun Persib Bandung sama-sama mencoba bermain lebih terbuka di paruh kedua ini.
Empat menit babak kedua berjalan, Arema akhirnya memecah kebuntuan lewat eksekusi penalti Fabiano Beltrame. Hadiah penalti diberikan setelah Tony Sucipto dianggap melakukan handsball di kotak penalti. Tanpa cela, Fabiano sukses menaklukkan Made Wirawan.
Tertinggal, Maung Bandung langsung mencoba membalas. Pada menit ke-67, Tantan nyaris menyamakan kedudukan. Sayang tendangannya masih mampu ditepis oleh Kadek Wardhana.
Upaya Persib untuk menyamakan kedudukan akhirnya terwujud pada menit ke-76. Umpan silang dari Firman Utina mampu diselesaikan dengan sempurna oleh Vladimir Vujovic dengan sebuah sundulan akurat. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Sukses menyamakan kedudukan, para pemain Maung Bandung semakin bersemangat menggempur pertahanan Arema. Pada menit ke-85, Persib nyaris berbalik unggul. Sayang, tendangan Firman Utina masih membentur tiang gawang Arema. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal.
Pada babak perpanjangan waktu, Persib harus bermain dengan 10 pemain setelah Hariono mendapatkan kartu kuning kedua setelah melanggar Noviandani. Tak berselang lama, Persib juga kehilangan Firman Utina karena cedera. Keluarnya Firman membuat Persib harus bermain dengan sembilan pemain karena telah melakukan tiga pergantian pemain sebelumnya.
Memanfaatkan keunggulan dua pemain, Arema akhirnya berbalik unggul. Sengbah Kennedy yang baru masuk di babak perpanjangan waktu sukses membawa Arema unggul setelah tendangannya gagal diantisipasi Made Wardana.
Di sisa waktu pertandingan, Arema juga kehilangan satu pemainnya. Fery Aman Saragih mendapatkan kartu kuning kedua. Kehilangan Fery Aman Saragih, Arema tak mengendurkan serangan mereka, namun hingga pertandingan berakhir skor 2-1 tak berubah. (bola/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 01:38Link Streaming Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Ekuador
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 00:30Link Live Streaming Belanda vs Jepang di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 23:32Jelang Lawan Kroasia, Skuad Inggris Sempat Dihantui Ancaman Tornado
-
Liga Spanyol 14 Juni 2026 23:15Kejutan Bursa Transfer: Marc Cucurella Dikabarkan Gabung Real Madrid
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
-
Liputan6 14 Juni 2026 23:54Dari Istana ke Istiqlal, Ini Agenda Presiden Jerman di Jakarta
-
Liputan6 14 Juni 2026 23:30Tempat Menonton Belanda vs Jepang di Piala Dunia 2026
-
Liputan6 14 Juni 2026 21:55Presiden Jerman Kunjungi Jakarta Besok, 10 Ruas Jalan Ditutup Sementara
MOST VIEWED
Dean Huijsen Liburan ke Bali Usai Tak Main di Piala Dunia 2026, Jaga Kebugaran dengan Berlatih di Markas Bali United
Borneo FC Tunjuk Mantan Pelatih Benfica U-15 Sebagai Pengganti Fabio Lefundes, PSM CLBK dengan Darije Kalezic
Persib Masuk Grup Sulit di ASEAN Club Championship, Igor Tolic Justru Antusias Hadapi Raksasa Asia Tenggara
Resmi! Mentahkan Rumor Persija, Borneo FC Ikat Nadeo Argawinata hingga 2029 dan Pagari Rivaldo Pakpahan 4 Tahun ke Depan
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























