
Nexify - Arema Cronus memulai perjalanan mereka pada SCM Cup 2015 dengan mulus. Menjamu Mitra Kukar di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (18/01), anak asuh Suharno ini menang dengan skor 5-2.
Arema Cronus memulai laga yang merupakan ajang kompetitif pertama bagi mereka dengan kikuk. Meski langsung tampil menyerang, buruknya koordinasi mereka membuat serangan demi serangan mereka kandas di kaki barisan belakang Mitra Kukar.
Menit delapan, serangan Arema akhirnya membuahkan peluang pertama. Namun, sundulan Hendro Siswanto, memanfaatkan umpan diagonal Hasim Kipuw, melenceng dari gawang Wawan Hendrawan.
Lima menit berselang, giliran I Gede Sukadana yang memiliki peluang mencetak gol. Namun, sepakan gelandang Arema ini masih melambung di atas gawang Mitra Kukar.
Asyik menyerang, gawang Arema nyaris kebobolan. Memanfaatkan buruknya koordinasi barisan belakang Arema, Septian David Maulana nyaris membobol gawang Made Wardhana. Namun, sepakan eks penggawa Timnas U-19 ini terlalu lemah. Walhasil, Made Wardhana bisa mengantisipasi bola yang meluncur ke gawangnya.
Menit 18, lagi-lagi barisan belakang Arema menunjukkan koordinasi yang buruk. Hasilnya, tanpa pengawalan, Dibyo Cesario melaju sendirian tak terkawal ke kotak penalti tuan rumah. Beruntung bagi Arema, Fabiano Beltrame mampu mencuri bola dari Dibyo.
Arema akhirnya bisa unggul pada menit 24. Tendangan bebas Ahmad Bustomi memantul tanah dan meluncur ke gawang Mitra Kukar. Wawan Hendrawan tak bisa berbuat apapun mencegah bola membobol gawangnya. Pasalnya, Wawan berkonsentrasi mengantisipasi pergerakan Cristian Gonzales di mulut gawangnya.
Mitra Kukar tak perlu waktu lama menyamakan kedudukan. Dua menit berselang, memanfaatkan kelengahan lini belakang Arema, Diego Michiels melakukan solo-run dan mengakhiri aksi individunya dengan sepakan keras ke gawang Arema.
Kembali imbang membuat tensi pertandingan kian tinggi. Arema dan Mitra Kukar bergantian melepas serangan ke pertahanan tim lawan.
Menit 38, Arema akhirnya kembali unggul. Memanfaatkan sodoran Abblode Yao Rudy, Cristian Gonzales melepas tendangan keras ke sisi kiri gawang Mitra Kukar. Meski sudah berupaya melompat menjangkau bola, Wawan Hendrawan harus menyaksikan gawangnya bobol kedua kalinya di babak pertama ini.
Tiga menit babak kedua dimulai, Arema memiliki peluang menambah keunggulan. Namun, kali ini, sepakan Cristian Gonzales masih melambung jauh di atas mistar gawang Mitra Kukar.
Menit 50, giliran Sukadana nyaris membobol gawang Mitra Kukar. Memanfaatkan posisi Wawan yang maju meninggalkan sarangnya, Sukadana menendang bola tinggi melewati jangkauan Wawan. Namun, kali ini bola hanya membentur mistar gawang.
Mitra Kukar sempat membahayakan gawang Arema pada menit 62. Namun, sepakan Yogi Rahadian masih menyamping gawang Made Wardhana.
Enam menit berselang giliran Anindito Wahyu memiliki peluang membobol gawang Arema. Namun kali ini Made Wardhana tangkas mengantisipasi arah bola.
Menit 71, Samsul Arif menambah keunggulan Arema Cronus. Menerima sodoran Ahmad Noviandani, Samsul melepaskan sepakan keras ke gawang Mitra Kukar.
Samsul nyaris menggandakan pundi-pundi golnya pada menit 75. Namun, sepakannya kali ini masih tipis melenceng dari gawang Wawan Hendrawan.
Lima menit berselang, Arema kembali menambah gol mereka. Memanfaatkan sundulan Cristian Gonzales, dari sepak pojok Ahmad Bustomi, Victor Igbonefo mencocor bola ke gawang Mitra Kukar.
Kian jauh unggul, Arema kian nyaman dalam mengendalikan jalannya pertandingan. Beberapa kali serbuan mereka membuat barisan pertahanan Mitra Kukar kelabakan.
Lima menit sebelum laga usai, Mitra Kukar memperkecil ketinggalan mereka. Melalui eksekusi penalti, menyusul pelanggaran Fabiano Beltrame pada Diego Michiels, Zulkifli Syukur membobol gawang Made Wardhana.
Ahmad Noviandani akhirnya mencatatkan namanya pada daftar pencetak gol. Menit 90, memanfaatkan kacaunya lini belakang Mitra Kukar, dia mencetak gol kelima Arema. (den/dim)
Arema Cronus memulai laga yang merupakan ajang kompetitif pertama bagi mereka dengan kikuk. Meski langsung tampil menyerang, buruknya koordinasi mereka membuat serangan demi serangan mereka kandas di kaki barisan belakang Mitra Kukar.
Menit delapan, serangan Arema akhirnya membuahkan peluang pertama. Namun, sundulan Hendro Siswanto, memanfaatkan umpan diagonal Hasim Kipuw, melenceng dari gawang Wawan Hendrawan.
Lima menit berselang, giliran I Gede Sukadana yang memiliki peluang mencetak gol. Namun, sepakan gelandang Arema ini masih melambung di atas gawang Mitra Kukar.
Asyik menyerang, gawang Arema nyaris kebobolan. Memanfaatkan buruknya koordinasi barisan belakang Arema, Septian David Maulana nyaris membobol gawang Made Wardhana. Namun, sepakan eks penggawa Timnas U-19 ini terlalu lemah. Walhasil, Made Wardhana bisa mengantisipasi bola yang meluncur ke gawangnya.
Menit 18, lagi-lagi barisan belakang Arema menunjukkan koordinasi yang buruk. Hasilnya, tanpa pengawalan, Dibyo Cesario melaju sendirian tak terkawal ke kotak penalti tuan rumah. Beruntung bagi Arema, Fabiano Beltrame mampu mencuri bola dari Dibyo.
Arema akhirnya bisa unggul pada menit 24. Tendangan bebas Ahmad Bustomi memantul tanah dan meluncur ke gawang Mitra Kukar. Wawan Hendrawan tak bisa berbuat apapun mencegah bola membobol gawangnya. Pasalnya, Wawan berkonsentrasi mengantisipasi pergerakan Cristian Gonzales di mulut gawangnya.
Mitra Kukar tak perlu waktu lama menyamakan kedudukan. Dua menit berselang, memanfaatkan kelengahan lini belakang Arema, Diego Michiels melakukan solo-run dan mengakhiri aksi individunya dengan sepakan keras ke gawang Arema.
Kembali imbang membuat tensi pertandingan kian tinggi. Arema dan Mitra Kukar bergantian melepas serangan ke pertahanan tim lawan.
Menit 38, Arema akhirnya kembali unggul. Memanfaatkan sodoran Abblode Yao Rudy, Cristian Gonzales melepas tendangan keras ke sisi kiri gawang Mitra Kukar. Meski sudah berupaya melompat menjangkau bola, Wawan Hendrawan harus menyaksikan gawangnya bobol kedua kalinya di babak pertama ini.
Tiga menit babak kedua dimulai, Arema memiliki peluang menambah keunggulan. Namun, kali ini, sepakan Cristian Gonzales masih melambung jauh di atas mistar gawang Mitra Kukar.
Menit 50, giliran Sukadana nyaris membobol gawang Mitra Kukar. Memanfaatkan posisi Wawan yang maju meninggalkan sarangnya, Sukadana menendang bola tinggi melewati jangkauan Wawan. Namun, kali ini bola hanya membentur mistar gawang.
Mitra Kukar sempat membahayakan gawang Arema pada menit 62. Namun, sepakan Yogi Rahadian masih menyamping gawang Made Wardhana.
Enam menit berselang giliran Anindito Wahyu memiliki peluang membobol gawang Arema. Namun kali ini Made Wardhana tangkas mengantisipasi arah bola.
Menit 71, Samsul Arif menambah keunggulan Arema Cronus. Menerima sodoran Ahmad Noviandani, Samsul melepaskan sepakan keras ke gawang Mitra Kukar.
Samsul nyaris menggandakan pundi-pundi golnya pada menit 75. Namun, sepakannya kali ini masih tipis melenceng dari gawang Wawan Hendrawan.
Lima menit berselang, Arema kembali menambah gol mereka. Memanfaatkan sundulan Cristian Gonzales, dari sepak pojok Ahmad Bustomi, Victor Igbonefo mencocor bola ke gawang Mitra Kukar.
Kian jauh unggul, Arema kian nyaman dalam mengendalikan jalannya pertandingan. Beberapa kali serbuan mereka membuat barisan pertahanan Mitra Kukar kelabakan.
Lima menit sebelum laga usai, Mitra Kukar memperkecil ketinggalan mereka. Melalui eksekusi penalti, menyusul pelanggaran Fabiano Beltrame pada Diego Michiels, Zulkifli Syukur membobol gawang Made Wardhana.
Ahmad Noviandani akhirnya mencatatkan namanya pada daftar pencetak gol. Menit 90, memanfaatkan kacaunya lini belakang Mitra Kukar, dia mencetak gol kelima Arema. (den/dim)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 31 Oktober 2025 05:55Cristian Gonzales Soroti Minimnya Striker Haus Gol di Timnas Indonesia
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 8 Agustus 2026 15:46Barcelona Siapkan Tawaran Kedua untuk Rodri Setelah Proposal Awal Ditolak
-
Otomotif 8 Agustus 2026 15:33Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 14:12Gagal Dapatkan Vinicius Junior, Arsenal Disarankan Rekrut Marcus Rashford
BERITA LAINNYA
-
indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
-
indonesia 7 Agustus 2026 16:15Borneo FC Samarinda Resmikan Kadu Monteiro, Pengganti Nadeo Argawinata
-
indonesia 7 Agustus 2026 14:00Piala Presiden 2026 Pecahkan Rekor Rating TV, Harsiwi Achmad Beberkan Kuncinya
SOROT
-
Liputan6 8 Agustus 2026 09:43Prabowo: Bahlil Bukti Pemimpin Ditempa Cobaan
-
Liputan6 8 Agustus 2026 08:26Alasan Prabowo Ingin Buku Pelajaran Diperbarui
-
Liputan6 8 Agustus 2026 00:57Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Berjalan Transparan
-
Liputan6 7 Agustus 2026 23:30Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
-
Liputan6 7 Agustus 2026 22:00Prabowo Ungkap Rumus Bernegara: Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
-
Liputan6 7 Agustus 2026 21:20Respons Bahlil Usai Diberi Nilai Memuaskan oleh Prabowo: Terus Buktikan Prestasi
MOST VIEWED
Peluit Panjang dan Teriakan 'Cut!' yang Mengakhiri Rivalitas di Panggung Piala Presiden 2026
Prediksi Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya 6 Agustus 2026
Piala Presiden 2026: Jadwal Final Persib vs Persebaya, Tayang Live di Indosiar dan Vidio
Daftar Lengkap 18 Klub Super League 2026/2027: Ada 2 Tim Berganti Nama, Siapa Saja Pesertanya?
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























