
Nexify - Kabar buruk diterima PSIS Semarang ketika performa apik tim dan tengah berada di papan atas klasemen BRI Liga 1 2023/2024. Mahesa Jenar mendapat sanksi menggelar laga kandang tanpa penonton hingga akhir musim.
Performa PSIS Semarang sedang sangat bagus. Tim racikan pelatih Gilbert Agius itu tidak pernah kalah pada lima laga terakhir. PSIS mampu meraih 13 dari 15 poin yang diperebutkan pada periode tersebut.
PSIS Semarang kini berada di posisi keempat klasemen BRI Liga 1, dengan 37 poin dari 20 laga yang dimainkan. Nah, dengan posisi itu, PSIS berada di zona Champions Series dan bakal berebut gelar juara.
Hanya saja, di tengah kondisi yang sangat positif itu, kabar buruk datang untuk PSIS Semarang. Mereka dapat sanksi yang sangat berat karena ribut antarsuporter. Yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Apa yang Terjadi dengan PSIS Semarang?

Pada pekan ke-21 BRI Liga 1 2023/2024, PSIS Semarang menjamu PSS Sleman di Stadion Jatidiri (3/12/2023) petang WIB. Mahesa Jenar menang dengan skor 1-0 pada laga tersebut, lewat gol penalti Carlos Fortes.
Pada laga tersebut, diketahui ada fans tim tamu yang datang ke Stadion Jatidiri. Nah, dari situlah awal mula kondisi buruk harus dialami PSIS.
Dikutip dari situs resmi PSIS, terjadi keributan antara suporter PSIS Semarang dengan suporter tamu. Nah, karena ini adalah kejadian berulang, PSIS Semarang mendapat sanksi yang cukup berat dari Komdis PSSI.
PSIS Semarang dilarang menggelar laga kandang dengan penonton hingga akhir musim 2023/2024.
Penjelasan Komdis PSSI Soal Saksi PSIS Semarang

Komdis PSSI menilai PSIS Semarang melakukan pelanggaran beberapa pasal dalam Kode Disiplin PSSI ketika menjamu PSS Sleman. PSIS Semarang dianggap melanggar Pasal 70 ayat 1, 4, dan Lampiran 1 Nomor 5 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.
"Klub PSIS Semarang dikenakan sanksi larangan menyelenggarakan pertandingan dengan penonton saat menjadi tuan rumah, sejak keputusan ini diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat sampai dengan Kompetisi BRI Liga 1 Tahun 2023-2024 berakhir," bunyi hukuman pada surat Komite Disiplin.
Selain sanksi laga kandang tanpa penonton, PSIS Semarang juga mendapat sanksi berupa denda dengan nilai Rp25 juta.
PSIS Merada Diperlakukan Tidak Adil

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, kecewa berat dengan sanksi yang didapat timnya. Yoyok Sukawi merasa sanksi tersebut sangat berat. Bahkan, dia merasa PSIS telah diperlakukan dengan tidak adil dengan sanksi itu.
"Yang kami sesalkan, kami itu justru jadi korban disini, kenapa justru dihukum seberat itu. Usaha Panpel juga sudah maksimal, dari awal hingga pada saat kejadian gerak cepat dan apa yang terjadi di stadion bisa segera diatasi dengan baik hingga semua pihak yang berada di stadion bisa pulang dengan selamat," ujar Yoyok Sukawi.
Menanggapi sanksi tersebut, Yoyok Sukawi memastikan bahwa PSIS Semarang bakal mengajukan banding. Dia berharap agar PSIS mendapat sanksi yang lebih ringan.
Sumber: PSIS
Klasemen BRI Liga 1 2023/2024
Baca ini juga ya Bolaneters:
- Debut Radja Nainggolan Batal di Parepare, Betisnya Nyeri dan Pilih Tinggalkan Makassar untuk Terapi
- Dua Kartu Merah pada Dua Laga Terakhir, Pelatih Arema FC Bantah Pemainnya Mulai Frustasi
- BRI Liga 1: Persib Bernafsu Kembali ke Jalur Kemenangan Lawan Persik Usai Diimbangi PSM
- Terungkap! PT LIB Beli 15 VAR Rp 100 Miliar Lebih dan Akan Diterapkan Februari 2024
- 7 Bulan Nggak Main, Yakin Radja Nainggolan Masih Kuat Tampil di BRI Liga 1?
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 04:58Man of the Match Meksiko vs Afrika Selatan: Julian Quinones
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 00:01Tempat Menonton Amerika Serikat vs Paraguay: Kick Off Jam Berapa?
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:32Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:06Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
-
indonesia 10 Juni 2026 19:15Akhir Era Dedik 'Drogba' Setiawan Bersama Arema FC
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 00:13Wamen PPPA: Anak Korban Perundungan hingga Koma Berhak Dapat Restitusi
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:36Massa Demo Bubar, Jalan Tosari dan Sudirman Kembali Dibuka
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:26Kejagung Selidiki Alasan Badan Gizi Nasional Beli Ribuan Motor Listrik
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:18Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya soal Pengajuan Justice Collaborator
MOST VIEWED
Shin Tae-yong Akui Punya Niat Datangkan Marselino Ferdinan, Pratama Arhan, hingga Ragnar Oratmangoen ke Persija
Dean Huijsen Liburan ke Bali Usai Tak Main di Piala Dunia 2026, Jaga Kebugaran dengan Berlatih di Markas Bali United
Akhir Era Dedik 'Drogba' Setiawan Bersama Arema FC
Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























