
Nexify - Perlahan namun pasti, koordinasi permainan Persib Bandung mulai mengalami kemajuan. Skuad Maung Bandung dinilai mampu bermain konstan setelah sukes mengakhiri catatan negatif akibat empat kekalahan beruntun dalam kompetisi Indonesia Super League (ISL).
"Salah satunya, tidak lepas dari peran aktif Indra Tohir sebagai Penasehat Teknik Persib. Pak Indra begitu bersemangat ketika memberikan masukan dan evaluasi kepada para pemain untuk meningkatkan kualitas tim dan menghindari kemerosotan," terang pelatih Persib, Robby Darwis, kepada Nexify.
Robby menerangkan, jika Marcio Souza dan kawan-kawan kini bermain lebih lugas. Itu dibuktikan dengan peragaan permainan umpan satu-dua yang lebih mengandalkan kecepatan dan kecerdikan
"Para pemain lebih padu dan sabar dalam membangun serangan. Kini, hampir tidak ada lagi umpan-umpan panjang dan aksi solo pemain untuk melewati penjagaan lawan. Kebiasaan pemain menahan bola berlama-lama atau lebih dari tiga sentuhan, sudah hilang," katanya.
Hasilnya, Robby mengaku serangan Persib kini lebih efektif dan bervariasi. Sehingga, peran lini kedua diharapkan dapat lebih tampil trengginas. Tidak lupa, Robby juga meminta pasukannya untuk menjaga transisi. Sehingga, keseimbangan permainan, antara menyerang dan bertahan, mampu terlaksana dengan baik.
"Strategi permainan dengan mengandalkan kecepatan dan keagresifan dari Noh Alam Shah dan Marcio, dapat berjalan dengan baik. Intinya, kami meminta agar para pemain mampu mengeluarkan kemampuan yang dimiliki," tuntasnya. (esa/end)
"Salah satunya, tidak lepas dari peran aktif Indra Tohir sebagai Penasehat Teknik Persib. Pak Indra begitu bersemangat ketika memberikan masukan dan evaluasi kepada para pemain untuk meningkatkan kualitas tim dan menghindari kemerosotan," terang pelatih Persib, Robby Darwis, kepada Nexify.
Robby menerangkan, jika Marcio Souza dan kawan-kawan kini bermain lebih lugas. Itu dibuktikan dengan peragaan permainan umpan satu-dua yang lebih mengandalkan kecepatan dan kecerdikan
"Para pemain lebih padu dan sabar dalam membangun serangan. Kini, hampir tidak ada lagi umpan-umpan panjang dan aksi solo pemain untuk melewati penjagaan lawan. Kebiasaan pemain menahan bola berlama-lama atau lebih dari tiga sentuhan, sudah hilang," katanya.
Hasilnya, Robby mengaku serangan Persib kini lebih efektif dan bervariasi. Sehingga, peran lini kedua diharapkan dapat lebih tampil trengginas. Tidak lupa, Robby juga meminta pasukannya untuk menjaga transisi. Sehingga, keseimbangan permainan, antara menyerang dan bertahan, mampu terlaksana dengan baik.
"Strategi permainan dengan mengandalkan kecepatan dan keagresifan dari Noh Alam Shah dan Marcio, dapat berjalan dengan baik. Intinya, kami meminta agar para pemain mampu mengeluarkan kemampuan yang dimiliki," tuntasnya. (esa/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 08:13Man of the Match Pantai Gading vs Ekuador: Wilfried Singo
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 08:00Jerman vs Curacao 7-1: Ya Hujan Gol, Ya Banjir Rekor, Apa Saja?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























