
Nexify - Ketum PSM Makassar, Sadikin Aksa, angkat bicara terkait gaji pemain yang sudah tiga bulan belum dikucurkan.
Sadikin menegaskan bahwa konsorsium masih bertanggung jawab menyelesaikan gaji pemain untuk musim ini.
Selain konsorsium yang memiliki saham 39 persen, Sadikin bersama rekan-rekannya pengusaha di Makassar juga punya saham di PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) dan Sadikin and friends memiliki saham sebesar 40 persen.
Meski memiliki sebagian besar saham, Sadikin menolak untuk menalangi gaji pemain. Menurutnya, sudah kesepakatan bahwa mereka baru akan bertanggung jawab di liga berikutnya.
"Sesuai kesepakatan dengan konsorsium, kami baru bertanggung jawab musim depan, bukan liga sekarang. Jadi, ini masih tanggung jawab konsorsium," ujar Sadikin.
"Saya juga tidak mau dibebani di tengah jalan. Bayangkan, kami baru masuk jadi pemegang saham tiba-tiba dibebani gaji tiga bulan. Saya tidak mau. Tanggung jawab sampai akhir musim ini adalah konsorsium," tegas Sadikin.
Ikin, sapaan akrab Sadikin, menyatakan keyakinannya bahwa konsorsium akan segera menyelesaikan masalah gaji. Walau memang agak terlambat karena ada kendala di PSSI. Sadikin meminta agar pemain bersabar dan tetap fokus untuk klub.
Sadikin Optimistis karena konsorsium diisi oleh pebisnis besar. Sebagai sesama pengusaha, Sadikin tahu bagaimana sifat pebisnis.
"Pebisnis tidak mau merusak namanya. Jadi, mereka pasti bayar. Karena ada pertikaian di atas (PSSI) sehingga konsorsium agak menahan sedikit. Tapi akan dipenuhi semuanya,”" ungkap Sadikin,
"Saya juga suda berkomunikasi dengan Rully Habibie (CEO PSM). Dia mengatakan jika konsorsium akan selesaikan beberapa gaji (pemain, pelatih, dan ofisial), biaya operasional PSM saat tandang, serta bonus kemenangan yang belum dibayarkan," ungkap Direktur Bosowa Corporation ini.
(nda/end)
Sadikin menegaskan bahwa konsorsium masih bertanggung jawab menyelesaikan gaji pemain untuk musim ini.
Selain konsorsium yang memiliki saham 39 persen, Sadikin bersama rekan-rekannya pengusaha di Makassar juga punya saham di PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) dan Sadikin and friends memiliki saham sebesar 40 persen.
Meski memiliki sebagian besar saham, Sadikin menolak untuk menalangi gaji pemain. Menurutnya, sudah kesepakatan bahwa mereka baru akan bertanggung jawab di liga berikutnya.
"Sesuai kesepakatan dengan konsorsium, kami baru bertanggung jawab musim depan, bukan liga sekarang. Jadi, ini masih tanggung jawab konsorsium," ujar Sadikin.
"Saya juga tidak mau dibebani di tengah jalan. Bayangkan, kami baru masuk jadi pemegang saham tiba-tiba dibebani gaji tiga bulan. Saya tidak mau. Tanggung jawab sampai akhir musim ini adalah konsorsium," tegas Sadikin.
Ikin, sapaan akrab Sadikin, menyatakan keyakinannya bahwa konsorsium akan segera menyelesaikan masalah gaji. Walau memang agak terlambat karena ada kendala di PSSI. Sadikin meminta agar pemain bersabar dan tetap fokus untuk klub.
Sadikin Optimistis karena konsorsium diisi oleh pebisnis besar. Sebagai sesama pengusaha, Sadikin tahu bagaimana sifat pebisnis.
"Pebisnis tidak mau merusak namanya. Jadi, mereka pasti bayar. Karena ada pertikaian di atas (PSSI) sehingga konsorsium agak menahan sedikit. Tapi akan dipenuhi semuanya,”" ungkap Sadikin,
"Saya juga suda berkomunikasi dengan Rully Habibie (CEO PSM). Dia mengatakan jika konsorsium akan selesaikan beberapa gaji (pemain, pelatih, dan ofisial), biaya operasional PSM saat tandang, serta bonus kemenangan yang belum dibayarkan," ungkap Direktur Bosowa Corporation ini.
(nda/end)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 21 Februari 2017 18:07Persebaya Lunasi Tunggakan Gaji Andik Vermansah
-
Bola Indonesia 1 Oktober 2014 16:22Ditanya Soal Gaji Pemain, CEO PSM Angkat Tangan
-
Bola Indonesia 19 Juli 2014 14:11Jika Tidak di Makassar, PSM Ingin Homebase di Samarinda
-
Bola Indonesia 19 Juli 2014 14:07Sadikin: PSM Harus Lolos dari Degradasi
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 5 Agustus 2026 17:35Liverpool Berambisi Datangkan 2 Pemain PSG Sekaligus
-
Bola Indonesia 5 Agustus 2026 17:07Ketika Aremania Memindahkan Tribun Piala Presiden 2026 ke Angkringan
BERITA LAINNYA
-
indonesia 5 Agustus 2026 17:07Ketika Aremania Memindahkan Tribun Piala Presiden 2026 ke Angkringan
-
indonesia 5 Agustus 2026 14:31Ketergantungan Arema FC kepada Gustavo Henrique Terlihat di Piala Presiden 2026
SOROT
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:58Diberhentikan Sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji Pokok 50 Persen
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:47Awal Mula Penemuan Mayat Korban Mutilasi dalam Karung di Depok
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:45LPDP Kecewa Dokter EPR Komentar Nirempati ke Pasien BPJS
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:28Rumah Don Ritto di Bandung Digeledah Kejagung
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:26Ketua RT Ceritakan Pertemuan Pelaku Bersama Korban Mutilasi Depok
-
Liputan6 5 Agustus 2026 15:56Kubu Febrie Adriansyah Soroti 2 kali Penetapan Tersangka
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya





















