
Nexify - PSIS Semarang dengan besar hari melepas Pratama Arhan ke klub J.2 League, Tokyo Verdy. Bek kanan berusia 20 tahun itu dilepas dengan status free transfer alias gratis dan meneken kontrak dua tahu bersama Tokyo Verdy.
Di Tokyo Verdy, Arhan akan mendapatkan nomor punggung delapan. Arhan kini bersama agennya sedang menyelesaikan beberapa dokumen terakhir sebelum terbang ke Jepang untuk bergabung bersama tim barunya itu.
Arhan memang jadi salah satu pemain yang diisukan akan segera meninggalkan PSIS untuk pindah ke luar negeri belakangan ini. Apalagi setelah penampilan apiknya di ajang Piala AFF 2020 lau.
Rupanya, Pratama Arhan bukan pemain PSIS atau pemain yang pernah merasakan tempaan PSIS pertama yang bisa bermain di kompetisi luar negeri. Siapa saja pemain tersebut? Simak daftar lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Indriyanto Nugroho

Sosok kelahiran Sukoharjo, Jawa Tengah ini sempat lama membela PSIS. Indiyanto membela tim berjuluk Mahesa Jenar itu dari tahun 2003 hingga 2007.
Prestasi yang bisa diberikan Indriyanto pun terbilang lumanyan. PSIS pernah ia bawa menjadi juara tiga Liga Indonesia 2005 dan runner-up di Liga Indonesia 2006.
Namun, sebelum memperkuat PSIS sosok yang akrab disapa Nunung ini pernah bermain di Eropa bersama Indonesia Primavera di Italia selama satu musim penuh. Yakni pada musim 1994-1995.
Nunung pun punya kisah menarik selepas berkompetisi di Eropa itu. Ia pernah dijuluki Mister Cepek dari media dan penggemar sepak bola Tanah Air.
Julukan itu bermula dari kasus transfer yang melibatkan Arseto Solo dengan Pelita Jaya tahun 1996. Saat itu, Nunung disebut masih menjadi mili Arseto Solo yang kemudian dibawa ke proyek PSSI Primavera di Italia.
Arseto akhirnya bersedia melepas sang pemain ke Pelita, namun dengan transfer sangat murah yakni Rp100. Uang itu hanya sebagai formalitas saja dan sedikit ejekan kepada Pelita waktu itu.
Supriyono
Mantan pemain sayap ini pernah merasakan berkompetisi di level junior bersama PSIS Semarang. Bahkan, ia pernah membela PSIS di ajang Piala Haornas pada awal tahun 1990-an.
Selepas tampil apik di tim level junior, Mahesa Jenar itu, Supri kemudian terpilih untuk mengikuti program Primavera di Italia.
Rupanya saat itu Supri dinilai sebagai salah satu pemain yang menonjol di skuad Primavera. Hal itu membuat klub Swedia bernama, Helsingborgs sempat merekrut Supri.
Namun, Supriyono hanya bertahan beberapa bulan saja di klub itu. Ia kemudian memutuskan pulang ke Tanah Air untuk memperkuat Pelita Jaya.
Kurnia Sandy

Mantan kiper handal ini adalah pemain seangkatan dari Supriyono. Keduanya merintis karier bersama-sama di tim Piala Haornas PSIS Semarang, dan keduanya juga sama-sama bermain untuk tim Primavera.
Sama seperti Supri, Kurnia juga sempat merasakan bermain di Eropa meski hanya semusim. Saat itu Kurnia Sandy masuk ke dalam skuad Sampdoria tepatnya di musim 1996-1997.
Namun, Kurnia hanya jadi kiper keempat saat itu. Bahkan di beberapa sesi wawancara, Kurnia mengaku kerap dijadikan rekan latihan tendangan bebas legenda Sampdoria, Sinisa Mihajlovic.
Kurnia Sandy sendiri merupakan sosok yang lahir di Semarang. Namun, di level senior, ia tak pernah memperkuat PSIS Semarang.
Klasemen BRI Liga 1
Disadur dari Bola.com: Hery Kurniawan/Wiwig Prayugi, 17 Februari 2022
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Mengenal Pratama Arhan, Anak Tukang Sayur yang Mengejar Mimpi di Jepang
- 5 Fakta Tokyo Verdy, Klub Pratama Arhan di Liga Jepang
- Pelatih PSIS Dukung Langkah Pratama Arhan Berkarier di Jepang, Ini Pesannya
- Mengenang Gemilangnya Performa Pratama Arhan pada Piala AFF 2020
- Kata-kata Iwan Bule Buat Pratama Arhan yang akan Main di Jepang
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 6 Agustus 2026 23:18Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Reza Arya Jadi Pahlawan!
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 21:13Yan Diomande Ungkap Alasan Pilih Real Madrid, Wujudkan Mimpi Sejak Kecil
BERITA LAINNYA
-
indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
-
indonesia 7 Agustus 2026 16:15Borneo FC Samarinda Resmikan Kadu Monteiro, Pengganti Nadeo Argawinata
-
indonesia 7 Agustus 2026 14:00Piala Presiden 2026 Pecahkan Rekor Rating TV, Harsiwi Achmad Beberkan Kuncinya
SOROT
-
Liputan6 8 Agustus 2026 00:57Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Berjalan Transparan
-
Liputan6 7 Agustus 2026 23:30Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
-
Liputan6 7 Agustus 2026 22:00Prabowo Ungkap Rumus Bernegara: Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
-
Liputan6 7 Agustus 2026 21:20Respons Bahlil Usai Diberi Nilai Memuaskan oleh Prabowo: Terus Buktikan Prestasi
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:50Prabowo Beri Nilai Memuaskan untuk Kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:38BGN Segera Coret Sekolah Swasta Elite dari Daftar Penerima MBG
MOST VIEWED
Peluit Panjang dan Teriakan 'Cut!' yang Mengakhiri Rivalitas di Panggung Piala Presiden 2026
Prediksi Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya 6 Agustus 2026
Piala Presiden 2026: Jadwal Final Persib vs Persebaya, Tayang Live di Indosiar dan Vidio
Daftar Lengkap 18 Klub Super League 2026/2027: Ada 2 Tim Berganti Nama, Siapa Saja Pesertanya?
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















