
Nexify - Keputusan KPSI yang membentuk tim nasional ditanggapi negatif oleh Bob Hippy. Anggota Komite Eksekutif PSSI ini mengingatkan agar KPSI patuh dengan Memorandum of Understanding yang telah mereka tandatangani di Kuala Lumpur, Malaysia, beberapa waktu lalu.
"Sesuai dengan MoU tersebut, sudah tidak ada lagi yang namanya tandingan. Mulai dari kompetisi maupun Timnas. Karena itu tak ada lagi dua timnas," ujar Bob pada Nexify.
"AFC juga telah menginstruksikan agar kompetisi mendatang, yang akan dimulai serempak di awal tahun, hanya satu," sambung Bob.
Pernyataan Bob ini merujuk pada keputusan-keputusan KPSI yang enggan untuk mematuhi hasil kesepakatan di Kuala Lumpur, beberapa waktu lalu. KPSI tetap bersikeras membentuk Timnas dan memutar kompetisi ISL.
Padahal, sesuai dengan kesepakatan yang ditandatangani di hadapan delegasi AFC, KPSI sudah dibekukan secara organisasi. Mereka tak lagi boleh bertindak seakan-akan sebuah federasi sepakbola sebuah negara. Bahkan, setelah kongres PSSI, KPSI harus membubarkan diri. (den/dzi)
"Sesuai dengan MoU tersebut, sudah tidak ada lagi yang namanya tandingan. Mulai dari kompetisi maupun Timnas. Karena itu tak ada lagi dua timnas," ujar Bob pada Nexify.
"AFC juga telah menginstruksikan agar kompetisi mendatang, yang akan dimulai serempak di awal tahun, hanya satu," sambung Bob.
Pernyataan Bob ini merujuk pada keputusan-keputusan KPSI yang enggan untuk mematuhi hasil kesepakatan di Kuala Lumpur, beberapa waktu lalu. KPSI tetap bersikeras membentuk Timnas dan memutar kompetisi ISL.
Padahal, sesuai dengan kesepakatan yang ditandatangani di hadapan delegasi AFC, KPSI sudah dibekukan secara organisasi. Mereka tak lagi boleh bertindak seakan-akan sebuah federasi sepakbola sebuah negara. Bahkan, setelah kongres PSSI, KPSI harus membubarkan diri. (den/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 8 Januari 2017 14:28
PSSI Cabut Sanksi Djohar Arifin dkk
-
Bola Indonesia 10 November 2016 21:51Digugurkan Dari Pencalonan, Bob Hippy: Banyak Aturan Dilanggar
-
Bola Indonesia 11 Mei 2015 11:11Saleh Ingatkan PSSI Soal KPSI
-
Bola Indonesia 23 Maret 2015 13:17Format Pembinaan Usia Dini PSSI Dinilai Belum Jelas
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 09:47Kai Havertz: Saya Hanya Bisa Minta Maaf
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 09:42Orlando Gill Jadi Tembok Kokoh Paraguay saat Singkirkan Jerman
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 09:01Jerman dan Mimpi Buruk Piala Dunia yang Tak Kunjung Usai
BERITA LAINNYA
-
indonesia 26 Juni 2026 13:42RESMI: Persib Bandung Sudah Lepas 4 Pemain Asing
-
indonesia 22 Juni 2026 15:34Persib Bandung Dikaitkan dengan Aymen Hussein dan Mike van der Hoorn
SOROT
-
Liputan6 30 Juni 2026 10:57Penampilan Baru Dito Ariotedjo Saat Penuhi Panggilan KPK
-
Liputan6 30 Juni 2026 10:28Sidang Vonis Nadiem Dijaga Ratusan Polisi
-
Liputan6 30 Juni 2026 09:24Aset Hanania Group Disita untuk Bayar Ganti Rugi Jemaah
-
Liputan6 30 Juni 2026 08:34Seskab Teddy Sebut Difabel Bisa Ikut Program Magang Nasional
-
Liputan6 30 Juni 2026 08:19Pita Hitam IDI NTT Kenang Dokter Icha
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























